Versi text one piece chapter 764 White Monster

Versi text one piece chapter 764 White Monster


VERSI TEKS ONE PIECE CHAPTER 764 :“White Monster”
Diposting oleh Miun Sylvester Stonez • Di: One Piece

ALUR CERITA ONE PIECE CHAPTER 764 :“White Monster”
==================
===============

=====================
Copyright New Naruto
Shippuden & One Piece Lovers
=======================
Baca Sebelumnya di :
Komik One Piece Chapter 763
=======================

Cover : Cover Story Jinbei
rehat dulu sejenak sebagai
gantinya Oda memberikan
Colorspread yg keren seperti biasa.
Tema kali ini tentang SHP
yang sedang bersenang senang dengan kawanan Kuma
(beruang) Lokasi di sebuah
hutan yang cukup indah,
Diiringi sungai jernih dan air
terjun kecil dibelakang mereka
juga sinar matahari yang masuk melalui celah celah
dedaunan membuat hutan ini
terasa hidup..
Disinilah para kru SHP sedang pesta makan ikan bersama kawanan Kuma, Ikan ikan disungai ini sangat banyak. Tak salah lagi ini
merupakan Ikan Salmon, yang
merupakan makanan favorite
beruang. bentuk mulut dan
warna bawahnya, ikan
Salmon jenis Pink mungkin..
Tapi ikan Salmon di sungai?
Induk Salmon akan ke sungai
untuk menetaskan telurnya.
Jadi pada dasarnya Sungai
adalah habitat awal mereka
sebelum akhirnya pindah ke laut.
Setengah dari induk
salmon ini akan mati setelah
beberapa hari berkembang biak.
Jadi semoga saja ikan
ikan yang digambar Oda ini
telah menetaskan telur mereka terlebih dulu lol Franky dgn rambut versi beruangnya makan ikan bakar
bersama sang Kuma,
minumnya tetap sebotol Cola.
Sanji tentu saja yang jadi juru masak.
Robin seperti biasa duduk manis sambil tersenyum menikmati
keceriaan yang tergambar
disana, sisanya sedang asik
sendiri menangkap ikan. Sang
Kuma sendiri terlihat sangat bersahabat, dan jika bicara
mengenai Beruang.
Binatang yang satu ini memang sering
muncul di One Piece, ambil
contoh kecil.. Sang figuran
super Pandaman xD
meskipun belum jelas asal usulnya sih. Bahkan juga ada Beruang yang
memiliki peran cukup penting
seperti Bepo dan jangan
lupakan juga si Zombie boneka
beruang, Kumashi.
Meskipun aslinya binatang ini tergolong hewan buas tapi dalam
manga/anime, hewan ini
justru jadi maskotnya kawaii..
Yang sering nonton anime
pasti pernah liat Pantsu bermotif Kuma-chan kan, Saat
ini Robin pun memakainya lho..
Tapi sayangnya di Baju!
Namun tetep Autofokus tak
dapat dihindari.
"Beware of the Bear"
begitulah tulisan dibajunya xD ma, terlepas dari manis atau
tidak dan Buas atau nggaknya
hewan ini..
Oda nitip pesan
"Hati hatilah terhadap
Beruang" eh salah
"Hati hatilah terhadap bajak laut"

• Scene masih diawali dari
Flashback Law.
Setelah sebelumnya Corazon
dikejutkan oleh Law yang
ternyata penyandang 'D' dan
juga Law yang dikejutkan oleh Corazon yang ternyata
dapat bicara, Akhirnya kedua
orang yang sama sama
terkejut itupun membicarakan
masalah ini di tengah kota,
sebuah gang kecil yang agak jauh dari markas Donquixote
“mengapa? Sejak kapan kau
bisa bicara?”
: tanya Law
“Aku memang bisa bicara”
: jawab Cora
“Jadi artinya selama ini kau
membohongi Doflamingo?”
: tanya Law lagi
“Aku tak pernah bilang
padanya bahwa aku tak dapat
bicara. Dia membuat
kesimpulan itu berdasarkan
pemikirannya sendiri”
: jawab Cora
“Tapi itu sama saja dengan kau
membohonginya!! ”
: Teriak Law
“Oi.. Oi.. ”
: ucap Cora .
karna Law berbicara terlalu keras Orang orang yang melintas
kemudian melihat mereka
karna teriakan Law tadi,
Berbisik bisik yang mungkin
dalam pandangan orang orang
terlihat seperti seorang anak yang sedang dipalak oleh preman xD
Kemudian Cora memetik jari dan berkata
“Silence”
? sebenarnya lebih enak
ditulis dalam bahasa jepang
tapi aku sendiri tak bisa baca
RAW nya xD
Namun saat aku nonton anime biasanya dalam
kasus ini mereka berkata “Shizukani”
: Setelah Corazon melakukan hal
itu, tiba tiba keramaian kota
terasa hening, sepi dan tanpa suara.
Meskipun terlihat jelas
orang orang disana sangat
ramai dan berisik tapi baik Cora maupun Law sama sekali
tak dapat mendengar apapun
“Eh?”
: heran Law
“Semua suara dari kota tiba
tiba lenyap.
Mengapa... Bibir mereka bergerak tapi aku tak dapat apapun!!”
“Aku menciptakan sebuah
Barrier karna kau terlalu berisik!”
: Ucap Cora
“Barrier kedap suara! Disini kau
tak akan bisa mendengar suara
apapun yang berasal dari luar sana”
: Law terkejut yang jelas jelas
melihat kucing didepannya yg
berisik sambil mengejar tikus
namun dia tak dapat
mendengar apapun
“Begitu pula orang orang
disana tak dapat mendengarmu.
Aku memakan buah Nagi Nagi.
Aku manusia tanpa suara”
: Jelasnya
? kemampuan dengan
perantara memetik jari
memang sudah jadi hal lumrah.
Kebanyakan biasanya dapat
menghentikan waktu tapi
untuk kasus Cora dia dapat membuat area disekitarnya
menjadi kedap suara.
Sekarang sudah jelas, Corazon bukanlah pengguna Ope Ope melainkan
Nagi Nagi..
'Nagi' berarti tenang, hening, sunyi.. Yah seperti itulah.
Kemampuan yang pastinya akan cocok untuk seorang kutu buku.
Law lagi lagi terkejut
mengetahui rahasia lainnya
dari Corazon itu
“Kau pengguna buah iblis?”
: Teriak Law
“Dasar pembohong besar!
Tunggu.. Apa itu artinya
tingkah lakumu yang seperti
orang kikuk itu juga...?”
“hehe.. Ya tentu saja!”
: Jawab Cora meyakinkan Meskipun wajahnya berkata
serius namun semuanya pupus
ketika dia berkata
“Itu semua hanyalah akting”
: sambil rokok yang dipegangnya kembali membakar mantel bulunya
“Usotsuki!!”
: Bentak Law
“Bahumu terbakar!”
“Yah.. Aku jadi tak pernah
bisa berhenti bertingkah
kikuk semenjak aku berpura
pura menjadi orang yg seperti itu”
“Berisik!! Kelakuan aneh
seperti itu tidak mungkin
hanyalah Akting! ”
“Kenapa kau menyembunyikannya dari nakama mu?”
: tanya Law marah
“Aku tak menganggap
mereka sebagai nakama!”
: jawab Cora
“Tugasku sebagai adiknya
adalah untuk mecegah Aniki
ku Doffy agar tidak
kehilangan kontrol!
Aku tak mengerti mengapa ayah dan
ibuku yang baik malah melahirkan seorang Monster seperti dia”
“Dia... bukanlah Manusia!!”
: Ucap Cora

• Sebuah Flashback dalam
flashback, melanjutkan cerita
saat Homing, Rosinante,
Doflamingo diikat di dinding
dan disiksa oleh warga
“Bebaskan mereka! Uwaah”
: tangis Homing tak kuasa
mendengar jeritan kesakitan
kedua anaknya
“Anak anak tidak bersalah!
Arahkan saja semua panahnya
padaku! Tolonglah Bebaskan
mereka!”
: teriak Homing memohon pada warga
“Ayah, ini sakit! Aku akan
mati..”
: ucap Rosi .
Dofla sepertinya yang paling
terluka, namun dia tidak
merengek seperti ayah dan
adiknya tetapi dia malah
mengancam para warga dalam
kondisinya yang seperti itu
“Kalian semua akan
membayarnya!”
“!?”
: sang ayah heran
“Ani-sama”
: pun Rosi
“Aku tak akan mati! Apapun
yang kalian lakukan padaku,
aku akan tetap hidup..”
“Dan membunuh kalian
semua!! Satu persatu!!”
: Teriaknya sambil bercucuran
air mata

• Kembali ke flashback utama
“Dia dilahirkan sebagai Iblis..
Dia tak pernah takut akan
sesuatu. Yang mengetahui sifat
alami Doffy sebenarnya
hanyalah kami.. 4 eksekutif!
Dan Vergo, Corazon sebelumnya!”
? Terkuak sudah yang
mengisi bangku hati
sebelumnya atau Corazon
pertama adalah Vergo, namun
tetap saja aku akan
memanggil Rosinante dengan sebutan Corazon karna sudah
terlanjur mendarah daging
“Vergo?”
: tanya Law
“Seorang Pria tangguh yang
saat ini berada jauh dari Family
untuk sebuah misi rahasia.
Bahkan aku sendiri pun tak
tau detailnya... Namun dia
sama sekali tak ada hubungannya denganmu!” .
Setelah mengatakan semua itu.
Corazon mengubah
pembicaraan kembali ke topik
utama yaitu untuk menyuruh
Law keluar dari Donquixote family
“Jangan jadi monster seperti
kakakku! Pergilah dari sini, Law!”
: Ucap Cora
“Tak mungkin aku akan pergi.
Aku ingin jadi seperti dia!”
: Bantah Law
“Nama Rahasia D.. Tak salah
lagi kau pasti berasal dari Ras
yang ditakdirkan "Klan D"”
“Di Kotaku.. Kami berkata
pada para anak nakal "Anak
bandel akan dimakan 'D"”
? Dongeng sebelum tidur xD
Tiap kali seseorang yang
bernama D muncul.. Para orang
tua akan panik dan bilang
kalau D Akan membawa badai
lagi pada dunia”
? Ternyata.. Lagi lagi Law
mengutip ucapan orang lain xD
Saat Law berkata pada tashigi
dia mengutip kata kata
Doflamingo, saat dia berkata
pada Doflamingo pun ternyata mengutip kata kata Corazon.
Mendengar Cora berkata
begitu, Law lantas kaget
mengingat dirinya juga
seorang penyandang D
“Apa maksudmu? Apa aku
monster atau semacamnya?”
“Mungkin. Tak ada yang tahu
kebenarannya. Itu adalah
nama yang diwariskan secara
rahasia diseluruh dunia.
Dan di tempat tertentu mereka
menyebut Klan D sebagai..”
“Musuh Alami Para Dewa”
“Musuh dewa?”
: heran Law
? Seseorang yang dianggap
Dewa oleh warga, lebih
tepatnya mereka sendiri yang
menganggap dirinya Dewa
hanyalah Tenryuubito
“Jika 'Dewa' yang mereka
maksud adalah Tenryuubito..
maka mungkin tujuan orang
orangmu adalah untuk
'menghancurkan dunia' Tapi
itu jauh berbeda dari apa yang diinginkan Doffy. D ada untuk
menentang para Dewa”
: Namun Law yang masih kecil
jelas tak akan langsung
memahami tentang hal ini
“Aku tak mengerti apa yang
kau bicarakan!”
: Teriaknya
“Aku masuk ke keluarga ini
agar bisa membunuh banyak
orang sebisa mungkin.
Aku adalah bawahan Doflamingo. Bukan kau! Aku akan mati
dalam setahun, Jika aku pergi
dari sini maka tak akan punya
lagi tujuan hidup!!” .
Cora menghela nafas,
memejamkan mata dan
berkata
“Ja, pergi dari sini dan carilah
obat!!”
: Namun ketika dia membuka
mata, Law sudah menghilang
dihadapannya..
Dia berlari dan bilang
“Tidak ada obatnya!”
: terus berlari sekencang
mungkin dengan tujuan melaporkan kebohongan Cora
pada Dofla
“Kekuatan buah iblis dan fakta
bahwa kau bisa bicara akan
kuberitahukan ini pada Doflamingo!”
: ucapnya sambil
berlari dan tersenyum
“Tunggu!!”
: Teriak Cora yang
telat menyadari
“Dia pasti akan melakukan
lebih dari sekedar
menendangmu keluar!”
: lanjut Law
“Kusogaki..”
: Geram Cora Dengan kakinya yang panjang dia bisa mengejar Law dengan mudah, kemudian
mengayunkan kakinya ke
arah kepala Law tapi Law yg
sekarang beda dari dulu, dia mampu menghindarinya
dengan mudah bahkan
melancarkan serangan balik
yang membuat Cora terlempar
ke Tempat sampah didepannya
“Haaah”
: ejek Law .
Sudah jatuh tertimpa tangga
pula. Sudah masuk tempat
sampah eh terbakar pula tuh
sampah karna rokoknya.
Itulah yang saat ini dialami
Cora bener bener kikuk
Sementara Law pergi dengan
senyum diwajah karna
latihannya selama ini tak sia sia
“Aku tak hanya diam saja
dalam 2 tahun ini. Sekarang
aku kuat!”
: ucapnya Namun seperti kejadian
sebelumnya, lagi lagi Buffalo
memergoki aksi Law.
Kali ini Baby 5 juga ada disana
“Oi Law, kau melanggar Blood
Rule lagi yah?”
: ucap Buffalo
“Hey, apa yang kalian berdua
lakukan? Kulihat bibir kalian
bergerak tapi aku tak dapat
mendengar apapun”
: juga Baby 5.
Dan Law pun kembali
melakukan trik seperti
sebelumnya, menyogok dgn Es krim
“Kalian akan kubelikan es
krim jadi Diamlah!”
: Ucap Law .
Buffalo si tukang makan
langsung menanggapi ini dgn
spontan
“Aku ingin Es krim super besar
seharga 500 beli Dasuyan!!”
: Ucapnya
“Baby 5. Pinjami aku uang!”
: ucap Law
“eh? Ba-baik..”
: sahutnya
“Dia membutuhkanku.. ! ”
: batin Baby 5.
Penyakitnya dah kambuh nih xD

Sementara Corazon dengan
wajah gosongnya pulang ke
markas dengan perasaan putus asa.
Namun ternyata saat itu
mereka sedang membereskan
barang barang ke kapal, berencana pindah markas.
Seperti yg terlihat di chapter
sebelumnya kapal Donquixote
ini memiliki kepala berbentuk
burung Flamingo dan uniknya
lagi dipasangkan kacamata yang mirip dgn milik Dofla.
Cora berjalan cemas ke arah
kapal tersebut
“Apa ini adalah akhir bagiku?
Sial..! Aku terlalu percaya pada
bocah itu dan memberitahukan semuanya” .
Dofla yang sudah berada di
atas kapal menyambut Cora
yang baru pulang itu.
Bukan dengan cacian atau teguran
tetapi Dofla bertingkah seperti
tak terjadi apa apa
“Corazon! Kau sudah kembali?
Kita akan berlayar!
Lagi lagi angkatan laut menemukan
kita. Itu Tsuru dari markas
besar”
? Si Nenek temennya Garp
dan Sengoku yang bisa bikin
orang jadi kaya jemuran
“Dia belum memberitahukannya, yah?”
: heran Cora.
Law muncul di hadapannya
“hehehe.. Kuputuskan untuk
tak memberitahunya, karna aku sudah berhutang budi padamu.
2 tahun yang lalu kau
juga tak melaporkan kalau
aku menusukmu ,bukan ?
Sekarang kita impas”
: Jelasnya .

Kapal berlayar, namun
angkatan laut menemukan
mereka. Baku tembak pun
terjadi, Gladius menembaki
mereka dgn kemampuan
pamu pamu nya, G mengangkat Bazooka mengisyaratkan bagaimana
kekuatan fisiknya.
Buffalo bertugas menyalakan meriam
sambil memakan es krim super
besar pemberian Law dari uang Baby 5 xD
tak lupa si kecil Dellinger juga ikut membantu mengisi meriam dgn peluru.
Haha Bajak laut termuda
sepanjanga sejarah Diantara keributan itu,

Diamante heran karna Cora dan
Law tak ikut membantu atau
lebih tepatnya mereka tak ada
disana
“Dimana Law dan Corazon?”
: Tanyanya
“Aku melihat mereka menaiki
kapal tadi. Tapi sekarang aku
tak dapat menemukan mereka
dimanapun”
: ucap G
“Aku melihat mereka
membawa tas dan pergi”
: Ucap Buffalo dengan polosnya
sambil memakan es krim .
Senor mengecek ke kabin
kapal dan menemukan
sepucuk kertas yang terdapat
tulisan Cora didalamnya
“Waka-sama, kutemukan ini
ditempat tidur gantungnya
Corazon.”
? dalam kertas : 'Aku pergi
untuk menyembuhkan
penyakit Law'
“Apa yang dia pikirkan..!!”
: geram Dofla .
Sementara itu, kedua orang
yang sedang dibicarakan ini
juga sedang berada dalam
kapal, namun bukan kapal
Donquixote tetapi hanyalah
kapal kecil yang setidaknya mampu digunakan untuk berlayar
“Ini Penculikan~
~!!”
: teriak Law .
Itulah yg dipikirkan anak ini
mengingat dirinya yang tiba
tiba dibawa ke kapal dan
diikat dgn tali
'Puru puru puru puru'
: Den den mushi yang dibawa
Cora berbunyi
“Oi, angkat Den den mushi nya!
Itu dari Doflamingo, kan?
Biarkan aku bicara dengannya!
Cepat angkat! Doflamingooo~!
Selamatkan aku~!”
: oceh Law .
namun Cora tak mengangkat Den den nya
“Apa yang kau rencanakan padaku?”
: teriaknya
“Aku akan menyembuhkan penyakitmu.”
: jawab cora
“kita akan pergi berkeliling ke
setiap rumah sakit”
“Sudah kubilang, penyakit ini
tak akan sembuh” .
Cora benar benar serius dengan
hal ini, dibuktikan dgn dirinya
yang membawa begitu
banyak buku yang
kemungkinan dia mencari
tentang rumah sakit dan semacamnya.
Setelah sebelumnya mengabaikan den
den, kali ini dia sendiri yg
mencoba memanggil seseorang
lewat den den nya itu
'Bibibip.. Puru puru puru'
“Apa kau memanggil
Doflamingo? Heeey! Tolong aku!”
: oceh Law
'Gacha'
"Muffin"
“Bagels...! Ini aku”
"Ah.. Rosinante"
? Muffin dan Bugle adalah
sejenis kue. Jadi mungkin itu
semacam kode?
Orang yang sedang berbicara
dengan Cora ini ternyata dari
markas besar angkatan laut
“Aku akan meninggalkan
misiku untuk sementara”
: ucap Cora
“Apa kau terlibat masalah?”
: tanya orang itu
“Hanya ada sesuatu yang harus
ku urus”
: jawab Cora
“Aku mengerti.. Bagaimana
dengan anak anak itu?”
: tanyanya lagi
“Apa mereka masih tak mau
pergi meskipun sudah kau Bully?”
“Apapun yang kulakukan,
ketiga anak itu tetap tak mau
pergi”
: ucap Cora
? Law, Buffalo, dan Baby 5
“Keluarga itu telah menjadi
semakin keji.. Berhati hatilah”
: ucap orang itu
“Dimengerti” .
Orang tersebut ternyata
merupakan pimpinan marine
sendiri. Admiral Sengoku!
yang sedang memakan
sesuatu (kue?) Jadi ternyata
selama ini Cora bekerja sama dengan marine untuk mengurus masalah
"Keluarganya" itu
bagaimanapun juga dia berniat
untuk menghentikan aksi
bengal sang kakak dan bekerja sama dengan marine
adalah pilihan yang cukup tepat.
Ingat saat Dofla bilang
lagi lagi Markas mereka
ketahuan marine! Ulah siapa
ini? Jelas merupakan ulah Cora.
Dia yang dianggap tak bisa
bicara juga sifat alaminya yg
kikuk dan statusnya sebagai
adik sang kapten membuat
Cora tak akan dicurigai sama
sekali oleh anggota lainnya.
Sengoku sendiri sedang
memegang foto Corazon
waktu muda, masih tanpa
make up dan mengenakan
seragam marine lebih
mengejutkan lagi pangkatnya saat itu adalah Komandan, dan
selidik demi selidik ternyata
Oda pernah menggambar
Corazon ketika di marine ini di
Colorspread chapter 691
“Kuserahkan semuanya
padamu. Lakukan saja sesuka
hati.. Kunantikan laporanmu
selanjutnya!”
“Ryokai.. Akan kukirim
detailnya lewat surat”
'Gacha'
“Admiral Sengoku! Orang
yang meminta dipindahan
tugaskan sudah ada disini”
: ucap seorang marinir
“Ya.. Masuklah”
: sahut Sengoku sambil memasukan foto Rosi ke lacinya
“Jadi, kau yang mau pindah
itu? Aku banyak mendengar
tentangmu dari orang orang,
Bahwa kau sudah melakukan
banyak hal luar biasa dalam
setahun semenjak kau bergabung dengan marine.
Kau ingin dipindahkan ke G5,
benar? Tapi pertama pertama
aku ingin tau mengapa ada
telur goreng yang menempel
di pipi kirimu itu?”
: Ada sesuatu di pipinya, siapa
lagi kalau bukan...
“Baik, pak! Namaku Vergo..”
: ? Inilah dia sang Corazon
pertama, misi rahasianya
ternyata bergabung dengan
marine dan menjadi seorang
mata mata..
Cukup Ironis melihat peran dari Corazon pertama dan kedua ini yang
berbanding terbalik.
Jika Vergo adalah mata mata
Donquixote yang bergabung
bersama marine.
Sementara Rosinante adalah mata mata marine yang bergabung
bersama Donquixote.
Oh yah si Sengoku juga memelihara
kambing di markas sana xD
Kembali ke sisi Cora dan Law
“Siapa yang barusan kau
panggil? Kau berkata sesuatu
mengenai 'Misi'?
Jangan bilang kau adalah Marine?”
: tanya Law
“Apa kau membenci Marines?”
tanya balik Cora
“Aku benci semua orang dan
segala sesuatu yang
berhubungan dengan
pemerintah dunia!”
: jawabnya
“Aku bukanlah marine!”
: Sela Cora
“Benarkah?”
? Jadi Cora memang sempat
bergabung dengan marine,
kuyakin dia menjadi kuat juga
karna pelatihan marine.
Namun statusnya saat ini
entahlah.
Bisa jadi masih mengingat percakapannya dgn
Sengoku terlihat seperti
bawahan dan atasan.
Serta sekarang juga sudah jelas,
tentang dia yang memakai
Make Up juga pakaian serba tertutup bukanlah untuk
bergaya tetapi untuk
menyembunyikan wajah
marine nya itu..! Jadi seperti
terdapat 2 sisi, Ketika jadi
Rosinante dia adalah marine sementara ketika jadi Corazon
dia adalah Penjahat
(hanya dalam artian)..
Fakta dia pernah tergabung dalam
marine juga cukup
menjelaskan kenapa dia tak jadi Corazon pertama tetapi
kedua.

Dengan perahu kecilnya Cora
dan Law tiba pada sebuah
rumah sakit yang cukup besar.
Seperti biasa Cora mengangkat
Law hanya dengan satu
tangannya itu
“Oi, aku tak ingin pergi ke
rumah sakit”
“Jangan tiba tiba merengek
seperti itu. Kau jadi terdengar
seperti bocah biasa..
Lihatlah rumah sakit besar ini! Mereka pasti akan
menyembuhkanmu” .
Mereka masuk kedalam,
berkonsultasi dengan dokter..
Namun mereka kaget ketika
mendengar penyakit Law
“Penyakit Amber Lead...!!!”
“penyakit ini sudah ada cukup
lama. Kuyakin obatnya telah
ditemukan, benarkan Dok?”
: tanya Cora
“Ma.. Ma'af bolehkah aku
mengetahui dari mana kau
berasal?”
: tanya balik sang Dokter
“FLEVANCE”
: Ucap Law .
Tiba tiba sang Dokter dan sang
Suster itu panik ketika
mendengar nama itu
“Kyaaaa.. Kita akan tertular”
: teriak sang suster
“Cepatlah ambil sarung tangan,
Obat anti infeksi, dan juga
Masker Gas kemudian panggil
polisi dan kabari pemerintah! Cepatlah!!”
: bisik sang dokter
“Cukup sudah..”
: Ucap Law sambil pergi dan menangis
“Law!”
: Ucap Cora
“Lihatlah! Aku bahkan bukan
manusia lagi!”
: ucap Law .
Cora terkejut dan Iba melihat
Law yang menangis seperti itu
sementara kedua dokter tadi
terus terusan mengoceh
“White Monster..!! Kembalilah
ke asalmu!!”
: teriak si Suster
“Hey kau!”
: tunjuk si Dokter pada Cora
“Lancangnya kau
membawa anak itu kemari!
Apa kau tidak tau berapa ratus pasien yang kami punya
disini..” .
Hanya dalam sekejap mata,
ketika nama penyakit Amber
lead dan kota Flevance
disebutkan suasana disana
langsung heboh.
Petugas pun langsung mengumumkan ini lewat speaker
"Keadaan Darurat! Seorang
anak dengan penyakit Amber
lead sedang berada didalam
rumah sakit!" .
Semua orang panik, yang
sehat ataupun yang sudah
sakit sama sama menghindar
ketika Law berjalan melewati
mereka.
Hal ini membuat Cora
sangat marah dan memukul sang Dokter dengan kerasnya
"Kami akan menyuntikan obat
anti infeksi secepatnya!"
: Speaker .

Cora pun meninggalkan rumah
sakit itu dengan sebuah
kekacuan.
Law kembali diangkatnya dgn satu tangan
“Orang besar itu mencari gara
gara denganku.. Sungguh
rumah sakit yang buruk!!
Maafkan aku.. Apa itu
membuatmu terbayang masa lalu?”
: tanya Cora
“Inilah mengapa kubilang aku
tak ingin pergi ke rumah sakit!”
: ucap law yang masih
menangis
“Tapi selanjutnya kita pasti
akan menemukan Dokter
yang mampu”
: teriak Cora
“Lupakan saja!”
: balas Law .

Selanjutnya mereka
mendatangi rumah sakit lain,
namun reaksi para dokter
tetaplah sama
“Penyakit Amber lead~!!
Seseorang, siapa saja cepatlah
kemari! Disini ada orang yang
selamat dari White City!!
Terdapat bintik putih pada
kulitnya.” .
Law menangis, Cora marah,
Rumah sakit hancur..

Membawa Law seperti biasa
dan meyakinkannya bahwa
selanjutnya pasti berhasil
“Ayo, kita pergi ke tempat
selanjutnya.. Kali ini mereka
akan menyembuhkanmu.
Aku jamin itu!”
“Lepaskan aku! Aku tak
tertarik!” .

Dan mereka pun sampai di
rumah sakit berikutnya,
namun kejadiannya tetaplah sama
“Moshi Moshi, Pemerintah
dunia? Disini ada seorang yang
selamat dari Flevance.
Mengapa kau tidak memusnahkan
semuanya?”
: Kejadian Selanjutnya yah
seperti biasa...

hingga sampai ke rumah sakit lainnya
“Lihat Law! Orang orang di
kota ini terlihat ramah!”
“Tidaaak..!!” .
Dan lagi lagi berakhir seperti ini..
“Uwaaah, kita akan terinfeksi!
Enyahlah!”
“Dan kau memanggil dirimu
seorang Dokter?”
: Hajar Cora .
Law menangis, Cora marah,
Rumah sakit hancur dan para
Dokter harus dirawat xD

Begitulah hari hari mereka..
"Mereka telah masuk ke 8
rumah sakit dan sekarang
Bocah dengan penyakit amber
lead itu sedang berada di~~
"speaker Kehebohan yang mereka buat ini membuat Marine harus
campur tangan dalam masalah
tersebut
“Kemana perginya mereka
berdua?”
: Meskipun selalu berakhir gagal,
Corazon tak patah semangat..
Dia terus membawa Law ke
rumah sakit berikutnya.
Meskipun harus melewati
salju, badai, bahkan gurun pasir sekalipun dia pasti akan
terus membawa Law untuk
mencarikannya seorang dokter
“Corazon.. Apa penyakit ini
tak bisa sembuh.. Ini
menyakitkan sekali”
“Jangan mengeluh tentang hal
itu! Tempat selanjutnya pasti
akan menyembuhkanmu!
Akankah kau sembuh ataukah
mati? Itu semua tergantung
padamu. Ini adalah pertarungan antara hidup dan
mati. Jadi berjuanglah!!” .
Karna mereka yang sudah
cukup terkenal dikalangan
para Dokter, membuat mereka
menjadi sulit menyembuhkan
penyakit ini bahkan untuk
bisa masuk rumah sakit sekalipun
“Itu penyakit Amber lead.
Kunci Rumah sakitnya
sebelum mereka masuk!”
“Apa kalian semua ingin
kubunuh, hah?”
: Teriak Cora
“Cukup, Corazon!”
: Law hanya bisa menangis dan menangis.

6 Bulan telah terlewat, mereka
terus berkelana kesana kemari
namun belum ada satupun
Dokter yang mampu
menyembuhkan penyakit Law.
Bintik putih di kulit Law semakin membesar.
Kertas kertas yang berisi lokasi rumah sakit pun dibuang Cora
karna mungkin memang
semua yang tertera disana
sudah dia jajal.
Duduk sendirian sambil meminum
sake?
Sementara Law sudah
tertidur pulas
“Apa yang sedang kulakukan..? Membawa bocah ini berkeliling.. Hanya untuk membuat dia mengingat
kembali tragedi itu tanpa
mampu membuatnya membaik sedikitpun..!!”
“Apa ini demi 'D' ...? tidak, aku
bahkan tak peduli lagi hal itu!
Aku selalu.. merasa kasihan
padamu.. Tapi aku terus
terusan menjahilimu”
“mungkin aku tak pantas
mengatakan ini..
Lagipula kau hanyalah seorang Kusogaki..
Namun untuk berkata..
"Aku akan mati"..
Sungguh bocah yang malang”
“Waktu itu kau memang
menusukku.. Tapi.. Itu bahkan
tak sakit! Justru kaulah satu
satunya yang terluka..
BAKA LAW!!”
: Cora tak kuasa menahan
tangis, Law terbangun dan
mendengar apa yang
diucapkan Corazon tadi..
yang membuat Law pun ikut
menangis dalam tidurnya .

Matahari terbit, Den Den Cora
berbunyi
“Puru Puru Puru”
: Law membangunkan Cora,
namun untuk pertama kalinya
kali ini dia tidak memanggil
Corazon melainkan..
“Cora-san! Cora-san, bangun!”
“hmm... ....!?”
: Cora Terkejut setengah mati mendengar Law
memanggil namanya dengan
tambahan -san
“Ada apa dengan wajah itu?”
: bentak Law
“Kau baru saja memanggilku
Cora-san..”
“Terserahlah.. Cepat angkat
den den mushi itu!”
"Gacha"
“Corazon.. Ini aku!! ”

Seseorang yang ingin di
panggil Law sejak dari dulu,
Doflamingo! Kali ini dia berhasil
menghubungi mereka.
Apa Law masih mengharapkan
Doflamingo setelah apa yang dilaluinya selama ini bersama
Cora-san! Juga ada maksud apa
dibalik Senyum Doflamingo itu...?

??? TO BE CONTINUED ???

Tidak ada komentar:

Posting Komentar