Versi text one piece chapter 722 Garis Keturunan Kerajaan

Versi text one piece chapter 722 Garis Keturunan Kerajaan
Para petarung block D telah memasuki arena,termasuk Rebecca.
Dan di antara parapetarung tersebut,
tampaknya Rebeccalahyang paling dibenci.
Tepat setelah ia memasuki arena, para penonton langsung berteriak-teriak mencaci makinya.

"Mati saja kau Rebecca!!""Dasar darah kotor!!!"

"Kali ini mereka akan membunuhmu!!""Mereka akan membunuhmu!!!"

"Kau adalah aib Dressrosa!!"
Rebecca, cucu dari raja sebelumnya yangterkenal kejam dijadikan pelampiasan untukbalas dendam atas apa yang tak ia perbuat."Kenapa balas dendam padanya!?" Luffybenar-benar kesal.

Sama seperti kasusnya,apa yang kakeknya perbuat tak adahubungannya dengannya.


Tak seperti para penonton, para pesertamalah menggoda Rebecca.

"Hei hei, wajahmumanis sekali, kau bahkan lebih buruk dariBartolomeo dari Blok B itu.."
ucap salahseorang peserta.

"Kalau aku bisamengalahkanmu, aku akan jadi pahlawannegeri ini.." ucap peserta lainnya.

"Ya, kaubenar..""Hentikan itu!!" seseorang tiba-tiba sajadatang sambil menunggangi kuda.
"Apa!?? lihat!! di pintu masuknya!!" serupenonton.Ternyata, itu adalah Cavendish, yang datangdengan menunggangi kuda. "Kyaa!!Cavendish-sama!!" para penonton utamanyakaum perempuan histeris. "Dan inilah dia,kapten dari bajak laut cantik, kuda putihCavendish!!" teriak pembawa acara.

"Dia cantik sekali!! aaahhh..." beberapapenonton bahkan sampai silau melihatkecantikanya."Santai oi.." ucap penonton mainan disebelahnya."

Para penonton perempuan bertekuk lututpadanya!! kecantikan yang sempatmengguncang dunia tiga tahun lalu ternyatamasih dimilikinya!!" teriak pembawa acara."Cavendish-sama, hajar wanita itu!!!""Hajar Rebecca!!!!""Diam kalian semua!!!" teriak Cavendishsambil mengangkat pedangnya.

"Aku tak tahudendam apa yang kalian miliki padanya!! Tapimelawan seorang perempuan muda yangmempertaruhkan nyawanya di dalam arena,seseorang yang bahkan tak beranimeresikokan hidup mereka tak berhakmencacinya!! Kalau kalian begitu ingin diamati, ambil senjata kalian dan masuklah kedalam arena!!"


Para penonton terdiam."Mereka yang bisa menangani masalahmereka hanyalah kebisingan!! Aku tak punyaalasan untuk masuk kali ini, tapi aku benciturnamen ini!! Hidup seorang ksatria takhanya suatu hal yang diperlihatkan!!"Cavendish menghentikan kata-katanya,kemudian menaruh kembali alat pengerassuaranya ke kuda.

"Terimakasih, Farle.." kudaitu kemudian dipersilahkan untuk pergimeninggalkan arena."Apa-apaan dia membawa kuda danpengeras suara??" pikir peserta.
"Wow!! kau berhasil mengatakannya padamereka,
kubis!! Ternyata kau tak begituburuk juga!!" ucap Luffy.

"Tapi tetap saja, akumembencimu.." lanjutnya."Hm??""Cavendish-sama!!!!!" para penonton tetapbersorak mendukungnya."Sungguh luar biasa!!!! Aku tak peduli denganRebecca lagi!!""Kami akan terus mendukungmu!!!Cavendish!!!""Sungguh karisma yang luar biasa, diaberhasil mengubah hujan cacian menjadiombak dukungan!!" teriak pembawa acara.

Deg..Cavendish merasakan sesuatu.."Yah, aku tahu kau tak menginginkan ini,kan.." ucap peserta di sebelahnya. "Kau pastimarah mendapat dukungan yang berlebihanseperti itu. Yah, penonton memang egois..""Hyaaa!! aku populerr!!!!! ini hebat!!!"ternyata Cavendish malah senang."Kau senang!!!?????" peserta tadi kaget."Sudah tiga tahun lamanya.." ucap Cavendishlagi."Umm.. kali ini saja.

." Rebecca menghampiriCavendish, lalu berkata, "Terimakasih sudahmembelaku..""Yah, tak apa, aku benar-benar marah denganmereka.." ucap Cavendish. "Tapi lupakan itu,bagaimanapun kita musuh.." lanjutnya."Ngomong-ngomong, apa ada reporter disekitar sini?? kalau mereka ingin menjadikanini sebagai suatu artikel, aku harus bicaradengan mereka..

setelah pertandingan ini,akan ada sesi interview, hallo super star,siapa yang kau panggil super star?? fufufu,ya, seperti itu..""Yah, sementara itu, semuanya sudahberkumpul.

." ucap pembawa acara. "Blok Dterdiri dari 137 peserta, dengan satu orangsudah pergi.. dan baiklah, dengan ini BattleRoyale dimulai!!!"Dan yap, pertarungan dimulai."Baiklah.." Cavendish bersiap."Cavendish-sama!!!""Tunjukan padaku pemenggalmu, Sulieman!!"ucap salah seorang peserta."Hajar mereka, Orlumbus!!"Ternyata blok D juga dipenuhi denganpetarung-petarung aneh."Mati kau rebecca!!""Lihat aku, tuan prajurit.

." ucap rebecca dalamhati.Sementara itu di kebun bunga Dressrosa,"Yellow cab dan squad Pink Bee telah tiba!!"lapor Leo. Ia dan yang lainnya telah sampai dikebun bunga itu.

"Terimakasih, Leo.." ucap siboneka tentara, yang tak lain adalahpemimpin mereka."Hari ini akhirnya tiba juga, kapten!! Kamijuga membawa pahlawan legendaris!!""Selama sepuluh tahun, kita telah bertarung!!Demi kehormatan raja Riku!! dan merebutkembali kebebasan kita!!""Aku tak akan pernah lupa kekejaman yangtelah dilakukan oleh orang yang datang kenegeri kita itu, dan mengambil semuanya darikita!!""Kita telah menghabiskan bertahun-tahununtuk menyiapkan rencana ini!! Meskipun diaShichibukai, kita tetap harus menang!!""Yaaahh!!"

Sementara itu Usopp, yang juga sampai disana hanya bisa diam berdiri, mendengarkan.Dalam hati, "Baik, dengarkan rencana merekadengan seksama, lalu pikirkan waktu yangtepat untuk kabur.."Di Acacia, Zoro yang sedang dalam perjalananmenuju kapal ditemani oleh salah seorangmahluk kerdil. "Zoroland, nanti di depan kitaharus belok kiri!! Kiri itu sisi pinggangmuyang tak ada pedangnya.

.""Kau pikir aku bodoh hah sampai tak tahukiri!!??""Kau memang tak tahu..""Orang-orang yang menyerang kapal kalianadalah kelompoknya Jora, salah seorangpemimpin keluarga Donquixote!! Dia sangatberbahaya, dia punya kekuatan seni yang bisamengacaukan musuhnya!!""Kau tahu sebanyak itu??""Nama, wajah, dan kekuatan dari semuapemimpin, dan yang ada di atas mereka, akumengingat semuanya dengan sempurna!!Terutama 10 tahun lalu.. ketika hanya merekabertiga berhasil menyapu habis semuapasukan Dressrosa..

para pemimpin terkuat,Trebol, Diamante, dan Pica, aku tak akanpernah melupakan wajah mereka.."Di perjalanan, secara tak sengaja Sanji danKinemon melihat Zoro yang berlari, "Ooh!!Zoro-dono!! Zoro-dono!! kami di sini!!" teriakKinemon."Suaramu terlalu keras!!" Sanji menendangKinemon."Siapa mereka itu?? temanmu??"
tanya orangkerdil yang bersama Zoro."Mereka itu si alis keritingland dantopknotland.." jelas Zoro.Setelahnya, merekapun berkumpul sejenakuntuk membicarakan keadaannya. Sanjikaget. "Apa!? kau akan pergi untukmenyelamatkan Nami-san!?? jadi dia sedangdalam bahaya!?? pantas saja ia tak menjawabdendenmushinya,

baiklah, aku juga iku!!"ucap Sanji."Tunggu, Sanji-dono!! kita kemari untukmemberitahu Luffy-dono, kan??" ucapKinemon."Kaki hitam.." seorang perempuan berjubahtiba-tiba muncul diam-diam dari balik tembok,ternyata itu Violet. "Ooohh!!! Violet-chaaaanku tercinta..." Sanji berputar-putar."AKu harap dia menikammu.." ucap Zoro."Kapal kalian telah diambil alih oleh Jora, dansekarang sedang menuju ke Green Bit.

." jelasViolet. "Apa!!??"Di laut, dalam perjalanan menuju Green Bit,memang tampak Sunny yang berada dibawah kekuasaan Jora sedang berlayar. Didalamnya, ada juga Nami, Brook, danChopper, yang masih berbentuk seni nggakjelas itu."Yohohoho!! musik dan seni laut yangindah!!!"

Brook malah tampak menikmatinya."Ohoho, kau tahu seni ya.." ucap Jora."Hentikan kapalnya!! Apa kau benar-benaringin pergi ke Green Bit!??" ucap Nami."Ohoho, tidakkah Law akan terkejut saat yangdatang untuk mengambil Caesar bukanlahkalian, tapi aku!!""Brook bertingkah aneh, apa kaumengkhianati kami!??" Chopper takmenyangka."Tulang, bagaimana bisa kau menyebutdirimu pendekar pedang!??" ucapMomonosuke, yang juga ada di sana dansudah diubah menjadi bentuk seni."Aku hanya menyadari kalau bagaimanapunaku ini seniman.." ucap Brook. "Berkaryaadalah alasan kenapa aku hidup, meskipunaku sudah mati.

.""Orang-orang itu tak akan mengerti, soulking.." ucap Jora. "Passion yang ingin kitasampaikan, mereka tak akan bisa mengerti!!"lanjutnya."Dying art!! hidup adalah bentuk terhebatdari seni!!""Tidaakk!!" Nami dan yang lainnya terjepitoleh seni.

"AKu tak kesakitan, uukhh!!" ucapMomonosuke."Selamatkan kami!!!" teriak Chopper."Ini luar biasa, Jora-san!!!" ucap Brook."Aku benar-benar tersentuh, ini sungguhmenyampaikan tragedi Dressrosa.. dalamsepuluh menit, anak-anak ribut ini akanmenjadi bagian dari seni ini.. dan berhentibernafas.." ucap Jora."Apa!!??""Brook!!!""Tulang!!!""Sungguh indah!!" Brook seolah tak peduli."Tolong izinkan aku memainkan iringanmusik untuk ini!!" pintanya.

"Kau mau melakukannya, Soul King??""Ya, tapi aku butuh alat musikku, Jora-san.."Dengan senang hati Jora pun mengembalikanbiola Brook seperti semula."Ahh.. kesadaranku mulai menghilang..

akutak mau mati.." ucap Chopper."Lihat, Jora-san, sebenarnya tongkat iniadalah pedang.." ucap Brook."Ooh, begitu ya, ayo cepat mainkan musik.."Saatt.."Yap, aku sudah memotongmu.." ucap Jora."Hmm?? memotong???""Hitoyogiri!!!" ternyata diam-diam Brooksecara cepat telah menebas Jora, dan ketika iamemasukan kembali pedangnya, perempuanitu berhasil dibuat rebah. "Gyaaa!!!!""Broookk!!!!" Chopper senang luar biasa.

"Maad, sepertinya aku tak bisa melihatsenimu.. bagaimanapun aku tak punya matayohohoho.." Brook kini telah kembali menjadiseperti semula.Beralih ke pertarungan antara Law melawanDoflamingo, dan Fujitora, tampak kini Lawsudah rebah, dihajar habis-habisan.Sementara Fujitora, ia duduk, dan Doflamingo,ia berdiri sambil bercerita, "Ini adalah kisahdelapan ratus tahun yang lalu.. Law.. duapuluh raja, dari dua puluh negeri berkumpuldi pusat dunia.. dan menciptakan sebuahinstitusi besar.. yaitu pemerintah dunia.."

".. dan para raja pencipta, memutuskan untukmembawa keluarga mereka dan hidup diMariejoa.. hanya pemimpin Alabasta yangmenolak.. jadi hanya ada 19 keluarga.. merekamasih hidup di sana.. keturunan dari raja-rajayang memerintah dunia.. Tenryuubito..""Jadi delapan ratus tahun yang lalu itu,kesembilan belas negara itu ditinggal tanparaja.. kau mengerti, kan?? tentu saja, negara-negara itupun memilih raja mereka yangselanjutnya.

. jadi, pemerintah baru pun lahir..Di Dressrosa, pemerintah baru itu adalahkeluarga Riku.. dan keluarga pencipta, yangpergi ke tanah suci Mariejoa.. adalah keluarga Donquixote!!"

Tidak ada komentar:

Posting Komentar