Law terbaring tak berdaya, sementara tak
jauh darinya, Doflamingo berdiri tenang
seolah tanpa rasa bersalah setelah
sebelumnya dengan kejam menembaki
berkali-kali tubuh Law yang telah rebah. Di
sekitar mereka, orang-orang hanya bisa
bertanya-tanya mengenai hal yang terjadi
secara tiba-tiba dan sangat cepat itu.
Di sisi Usopp, Sanji, dan yang lainnya, mereka
hanya bisa mendengar apa yang terjadi lewat
denden mushi. "Tembakan dan ledakan apa
tadi itu!? Apa yang terjadi dengan Law!?? Apa
yang terjadi di sana!??"
"Maaf sudah mengganggu hari kalian, para
wargaku.." ucap Doflamingo ke orang-orang
di sekitar. "Shichibukai ini, Trafalgar Law,
dialah yang bertanggung jawab atas kabar
tak benar mengenai aku yang turun dari
tahta. Meskipun dia mencoba untuk
menjatuhkanku dari kepemimpinanku,
sekarang kalian sudah tak perlu khawatir
lagi, semua masalah sudah kubereskan."
One Piece Chapter 730 - Tiga Kartu
Teks Version by Beelzeta
"Kami sudah menduganya!!" ucap orang-
orang. Dengan lugunya, mereka terus
mendukung apa yang Doflamingo katakan.
"Dressrosa kita tercinta sedang diserang oleh
orang-orang jahat!! Tapi kita beruntung!!"
"Hei Mingo!!!!" dari balik jendela kolesium
Luffy menatap ke arah Doflamingo, "Apa yang
telah kau lakukan pada Law!!??" terlihat Luffy
benar-benar marah.
"Topi Jerami, ini bukan urusanmu.." ucap
Doflamingo. "Law adalah orangku, jadi
merupakan tugasku untuk memberi dia
pelajarahn." lanjutnya.
"Kinemon, bawa Law!!" Zoro bergegas
menuju Doflamingo, sementara Kinemon
menuju tempat Law terbaring. Di sisi para
Angkatan Laut yang masih mengawasi, "Vice
Admiral, si pemburu bajak laut sudah mulai
bergerak! Haruskah kita menangkap mereka
sekarang!?"
"Hmm, kalau begitu..."
"Tunggu sebentar!" seseorang tiba-tiba saja
mencegat mereka.
Di sisi Chopper, ia masih terus bertanya-tanya
mengenai apa yang telah terjadi. "Hei,
seseorang beritahu aku!! Apa yang
sebenarnya terjadi!??"
"Tuan Law mendapat luka serius akibat si
orang jahat itu, Doflamingo!!" jelas Kinemon.
"Apa!??" ucap Nami kaget.
Doflamingo masih berdiri santai, melihat Zoro
dan Kinemon yang semakin dekat menuju ke
arahnya. "Mereka adalah si pemburu bajak
laut dan Kinemon si rubah api, kan? kurasa
Momonosuke ada di kapal itu.."
"Jangan sampai kita tertangkap! Kita tak
boleh membiarkan ia mendapatkan Law!!"
ucap Zoro. "Ya!!" sahut Kinemon.
"Fuffuffuffuffu.." Doflamingo tertawa. Tepat
ketika Zoro hendak menebas dengan
pedangnya, seseorang muncul dan menahan
tebasan Zoro dengan pedangnya. Yang
muncul tak lain adalah Amiral Fujitora, Issho.
"Orang ini.." Law mengingatnya. Sebelumnya,
mereka pernah bertemu di salah satu bar
yang ada di negeri itu. Saat itu, Fujitora
berkata, "Kurasa demi kebaikan kita bersama,
sebaiknya aku tak memberitahu siapa aku.."
Jblassshhh!!!! Dengan kekuatannya tiba-tiba
saja lubang muncul di bawah kaki Zoro,
lubang yang cukup besar dan dalam. Fujitora
menjatuhkan Zoro ke dalam lubang yang
diciptakannya itu.
"Hah!?" Kinemon kaget, "Tuan Zoro!??"
"Kinemon, apa yang terjadi pasa Zoro!?"
tanya Usopp lewat denden mushi.
"Tuan Zoro.."
"Argghhhh!!!" tiba-tiba Doflamingo melesat
dan menyerang Kinemon. Keadaan semakin
sulit. "Kinemon!!!" teriak Luffy. "Aku akan
segera ke sa.. aaaa... jeruji ini terbuat dari
batu laut.." tubuh Luffy tiba-tiba saja lemas.
Kembali ke Zoro, ia telah sampai di dasar dari
lubang yang Fujitora buat. Dari sana, Zoro
langsung melesatkan sebuah tebasan.
Fujitora masih mampu menahannya. "Admiral
Isso!!" teriak para Angkatan Laut.
"Tebasan melayang, huh? berutal sekali.."
ucap Fujitora, sementara Zoro telah melompat
dan kembali ke permukaan.
"Tuan Kinemon, apa kau baik-baik saja!?"
tanya Brook lewat denden mushi. Semuanya
khawatir. Kinemon tak menjawab, namun
terlihat ia masih bisa bertahan dari serangan
Doflamingo. "Kau belum kalas dari musuh,
kan!?" tanya Brook lagi.
Kembali ke sisi Zoro, "Aku tak pernah mengira
kalau penjudi tua kita ternyata seorang
Admiral.." ucapnya.
"Admiral!??" Luffy kaget.
"Kalian telah bersikap baik padaku, tapi tetap
saja aku harus mengarahkan pendangku
pada kalian." ucap Fujitora. "Menggigit
tangan yang telah memberiku makan.. ada
apa dengan dunia ini??" lanjutnya.
Di sisi Kinemon, dengan lantang ia
memberitahu semuanya lewat denden mushi,
"Orang yang bersama dengan Doflamingo
adalah... seorang Admiral!!!"
"Apa!!?" Nami dan yang lainnya begitu shock
dan kaget saat mendengarya. "Seorang
Admiral datang ke Dressrosa!??"
"Apa itu berarti Doflamingo bekerja sama
dengan Angkatan Laut? Kalau begitu kita
akan jauh kalah jumlah.." ucap Robin, Usopp
ketakutan.
"Tuan Law!! Tuan Law!!" Kinemon berteriak-
teriak. "Mereka terbang??" Zoro kaget.
Doflamingo menyeret tubuh Law dan terbang
dengan kekuatan buah iblis awannya,
sementara Fujitora menaiki bongkahan batu
yang ia buat melayang.
"Apa kau masih hidup!? Jawab aku!!" teriak
Kinemon lagi.
"Fuffuffuffuffu!!" Doflamingo terus saja
tertawa.
"Sepertinya ada banyak hal yang harus kita
bicarakan setelah kembali ke sana, Fujitora.."
ucap Doflamingo. "Kalau kau membantuku,
mereka semua milikmu.." lanjutnya.
"Aku akan membuat keputusan setelah kita
selesai bicara.." ucap Fujitora.
Mereka berdua pergi, dan tak lama setelahnya
para Angkatan Laut pun bergerak. "Tangkap
Roronoa Zoro sekarang!!"
"Ini Kinemon, tuan Law telah berhasil dibawa
oleh musuh!!" lapor Kinemon ke Nami dan
yang lainnya. "Apa!??"
"Pertama-tama kita harus lari!!"
"Hyaaahh!!!" Kinemon dan Zoro pun lari.
"Law!!" Luffy masih berada di balik jendela
dengan jeruji batu laut itu. "Hei Luffy, cepatlah
temukan pintu keluar!! Kami akan lari
berkeliling sampai kau keluar!!" ucap Zoro.
"Mengerti!! Kita harus cepat, suara Law masih
belum benar-benar menghilang.." ucap Luffy.
"Hyaaaahhhh!!!!" teriaka panik kembali
terdengar dari denden mushi. "Apa lagi yang
terjadi kali ini!!?? Thousand Sunny, apa yang
terjadi!!??"
Di belakang Thousand Sunny, tampak kapal
bajak laut dengan ukuran yang mungkin
ratusan kali kapal Topi Jerami. Dan di
benderanya, terpampang jelas tulisan, "BIG
MOM"
"Itu adalah kapal milik.. Big Mom!!"
"Kenapa ada kapal Yonkou di sini!??"
"Apaaa!?????"
"Aku adalah kapal.. aku adalah kapal.." samar-
samar terdengar kapal raksasa milik Big Mom
itu bernyanyi. "Apa kapalnya bernyanyi??"
Kembali ke sisi Zoro, "Apa kalian bercanda!?
kapal bajak laut Big Mom!??"
"Matilah kita.." ucap Nami dan yang lainnya.
"Apa yang terjadi!? Apa Big Mom ada di kapal
itu!?" tanya Luffy sambil marah-marah.
"Kami masih belum bisa memastikannya, tapi
yang pasti dua orang yang kita temui di
pulau Manusia Ikan ada di atas kapal itu!!"
jelas Sanji.
"Mom!! sudah kami pastikan Caesar ada di
kapal itu, Roar!!" ucap Pekoms, manusia
singa yang sempat Luffy temui di Pulau
Manusia Ikan. "Jadi Caesar ada di tangan
mereka, Bon!" ucap Tamago, lelaki dari klan
kaki panjang yang waktu itu ikut
bersamanya. "Kalau begitu kita hanya perlu
menenggelamkan kapal mereka dan
mengambil Caesar dari laut, Soir!!" lanjutnya.
Di sisi Usopp, ia juga kaget saat mendengar
penjelasan Sanji. Bahkan mungkin, Usopp lah
yang paling kaget dan ketakutan di antara
semuanya. "Big Mom!!?? Luffy, ini semua
karena ulahmu waktu itu!!!" teriak Usopp.
"Kau benar-benar terkenal, ilmuan sialan!!"
Sanji menggeprak Caesar, "Apa benda besar
sialan ini datang untuk menolongmu juga,
hah!??"
Caesar untuk sesaat terdiam, mulai
menampakan wajah ketakutan, sampai
akhirnya ia berteriak, "Kumohon, tolong
aku!!!!"
"Eh??" Sanji kaget. "Aku tak boleh tertangkap
oleh Big Mom!!" ucap Caesar. "Aku sudah
banyak menggelapkan modal penelitian
darinya di masa lalu.."
"Apa yang kau bicarakan??"
"Persetan dengan detailnya, intinya kalau
tertangkap semuanya akan terbongkar dan
aku akan dibunuhnya.." ucap Caesar. "Itu
masalahmu, sialan!!" bentak Sanji. "Tapi
bagaimanapun kami tak akan
menyerahkanmu pada mereka, jadi
diamlah!!" lanjutnya.
"Mereka akan menembaki kita!!!" seru Brook,
tampak kapal besar Big Mom sudah
mempersiapkan meriam-meriam dan
kemudian menembaki Thousand Sunny.
"Whoaaa!!!!"
"Sial, waktunya tepat sekali!! Kita sedang
meninggakan Dressrosa, bisakah kita
kembali!??"
"Apa kau baik-baik saja, Sanji!? Dengarkan
aku!!" ucap Franky lewat denden mushi,
"Jangan bawa Yonkou ke Dressrosa!! Kalau
negeri ini semakin kacau, rencana para
tentara akan terganggu!!" jelasnya.
Di sisi Luffy, "Hmm!? ngomong-ngomong
kenapa Caesar masih ada di kapal??" ia
bingung. "Kelihatannya kesepakatannya telah
gagal, atau Law menolak untuk dikalahkan
seperti itu oleh Doflamingo!!" ucap Zoro.
"Aku setuju karena Law bilang kalau dia akan
membawa Caesar ke pulau berikutnya, cih, si
sialan itu.." gerutu Sanji.
"Sanji, sebaiknya kita tidak kembali!" ucap
Nami. "Bukan karena aku takut, tapi dengar
aku, Luffy!" Nami hendak menyampaikan
sesuatu, "Ada tiga kartu yang kita
pertaruhkan dengan Doflamingo!! Caesar,
Pabrik Smile, dan Momonosuke untuk alasan
yang masih belum diketahui!! Kita belum
berhasil menghancurkan pabrik Smile, jadi
kartu yang itu masih ada di tangan mereka,
tapi dua sisanya masih ada di tangan kita!!"
"Law mengulur waktu Doflamingo mungkin
untuk menjauhkan mereka dari dua kartu itu,
dan dengan itu juga dia mungkin
membukakan pintu untuk kita bisa
mensabotase pabriknya!! Kalau kita
membiarkan kartu-kartu yang coba Law
lindungi dengan hidupnya didapatkan oleh
musuh, sama saja dengan kita menyianyiakan
pengorbanannya!!"
Sejenak Luffy terdiam dan kemudian berkata,
"Kau benar.. aku mengerti.. Biar kami yang
akan mengambil Law kembali!!"
Luffy, masih sambil berlari lalu bertanya pada
Kinemon, "Apa nama pulau selanjutnya?"
"Zou!!" jawab Kinemon.
Kemudian, Luffy pun memberi perintah,
"Sanji!! Nami!! Chopper!! Brook!! Momoko!!
Kalian berlayarlah menuju Zou!!"
"Baiklah!! Jadi.. tolong beri aku izin.. untuk
menyerang balik.. kapal bajak laut Big Mom!!"
pinta Sanji. "Eeeehhhhh.....!???" Brook kaget.
"Ya, tentu!!" Luffy mengizinkannya. "Apa!!??"
"Lagipula tidak akan keren kalau terus
dengan mereka.."
"Hehe, tepat sekali.." ucap Sanji.
"Ini berbahaya!!"
"Hentikan!!!" Nami dan yang lainnya
ketakutan, sementara Sanji malah tampak
bersemangat untuk melawan balik.
"Kami akan pergi duluan.." ucap Sanji. "Kami
tunggu kalian di Zou.."
"Yah!! dan masalah misi sabotase serahkan
saja pada kami!!" ucap Franky.
"Semuanya, jaga diri kalian baik-baik.." ucap
Luffy, "Kami akan pergi ke tempat itu.. untuk
menghajar Doflamingo!!!" Luffy, Zoro, dan
Kinemon sedang dalam perjalanan menuju
tempat itu, The Palace..
jauh darinya, Doflamingo berdiri tenang
seolah tanpa rasa bersalah setelah
sebelumnya dengan kejam menembaki
berkali-kali tubuh Law yang telah rebah. Di
sekitar mereka, orang-orang hanya bisa
bertanya-tanya mengenai hal yang terjadi
secara tiba-tiba dan sangat cepat itu.
Di sisi Usopp, Sanji, dan yang lainnya, mereka
hanya bisa mendengar apa yang terjadi lewat
denden mushi. "Tembakan dan ledakan apa
tadi itu!? Apa yang terjadi dengan Law!?? Apa
yang terjadi di sana!??"
"Maaf sudah mengganggu hari kalian, para
wargaku.." ucap Doflamingo ke orang-orang
di sekitar. "Shichibukai ini, Trafalgar Law,
dialah yang bertanggung jawab atas kabar
tak benar mengenai aku yang turun dari
tahta. Meskipun dia mencoba untuk
menjatuhkanku dari kepemimpinanku,
sekarang kalian sudah tak perlu khawatir
lagi, semua masalah sudah kubereskan."
One Piece Chapter 730 - Tiga Kartu
Teks Version by Beelzeta
"Kami sudah menduganya!!" ucap orang-
orang. Dengan lugunya, mereka terus
mendukung apa yang Doflamingo katakan.
"Dressrosa kita tercinta sedang diserang oleh
orang-orang jahat!! Tapi kita beruntung!!"
"Hei Mingo!!!!" dari balik jendela kolesium
Luffy menatap ke arah Doflamingo, "Apa yang
telah kau lakukan pada Law!!??" terlihat Luffy
benar-benar marah.
"Topi Jerami, ini bukan urusanmu.." ucap
Doflamingo. "Law adalah orangku, jadi
merupakan tugasku untuk memberi dia
pelajarahn." lanjutnya.
"Kinemon, bawa Law!!" Zoro bergegas
menuju Doflamingo, sementara Kinemon
menuju tempat Law terbaring. Di sisi para
Angkatan Laut yang masih mengawasi, "Vice
Admiral, si pemburu bajak laut sudah mulai
bergerak! Haruskah kita menangkap mereka
sekarang!?"
"Hmm, kalau begitu..."
"Tunggu sebentar!" seseorang tiba-tiba saja
mencegat mereka.
Di sisi Chopper, ia masih terus bertanya-tanya
mengenai apa yang telah terjadi. "Hei,
seseorang beritahu aku!! Apa yang
sebenarnya terjadi!??"
"Tuan Law mendapat luka serius akibat si
orang jahat itu, Doflamingo!!" jelas Kinemon.
"Apa!??" ucap Nami kaget.
Doflamingo masih berdiri santai, melihat Zoro
dan Kinemon yang semakin dekat menuju ke
arahnya. "Mereka adalah si pemburu bajak
laut dan Kinemon si rubah api, kan? kurasa
Momonosuke ada di kapal itu.."
"Jangan sampai kita tertangkap! Kita tak
boleh membiarkan ia mendapatkan Law!!"
ucap Zoro. "Ya!!" sahut Kinemon.
"Fuffuffuffuffu.." Doflamingo tertawa. Tepat
ketika Zoro hendak menebas dengan
pedangnya, seseorang muncul dan menahan
tebasan Zoro dengan pedangnya. Yang
muncul tak lain adalah Amiral Fujitora, Issho.
"Orang ini.." Law mengingatnya. Sebelumnya,
mereka pernah bertemu di salah satu bar
yang ada di negeri itu. Saat itu, Fujitora
berkata, "Kurasa demi kebaikan kita bersama,
sebaiknya aku tak memberitahu siapa aku.."
Jblassshhh!!!! Dengan kekuatannya tiba-tiba
saja lubang muncul di bawah kaki Zoro,
lubang yang cukup besar dan dalam. Fujitora
menjatuhkan Zoro ke dalam lubang yang
diciptakannya itu.
"Hah!?" Kinemon kaget, "Tuan Zoro!??"
"Kinemon, apa yang terjadi pasa Zoro!?"
tanya Usopp lewat denden mushi.
"Tuan Zoro.."
"Argghhhh!!!" tiba-tiba Doflamingo melesat
dan menyerang Kinemon. Keadaan semakin
sulit. "Kinemon!!!" teriak Luffy. "Aku akan
segera ke sa.. aaaa... jeruji ini terbuat dari
batu laut.." tubuh Luffy tiba-tiba saja lemas.
Kembali ke Zoro, ia telah sampai di dasar dari
lubang yang Fujitora buat. Dari sana, Zoro
langsung melesatkan sebuah tebasan.
Fujitora masih mampu menahannya. "Admiral
Isso!!" teriak para Angkatan Laut.
"Tebasan melayang, huh? berutal sekali.."
ucap Fujitora, sementara Zoro telah melompat
dan kembali ke permukaan.
"Tuan Kinemon, apa kau baik-baik saja!?"
tanya Brook lewat denden mushi. Semuanya
khawatir. Kinemon tak menjawab, namun
terlihat ia masih bisa bertahan dari serangan
Doflamingo. "Kau belum kalas dari musuh,
kan!?" tanya Brook lagi.
Kembali ke sisi Zoro, "Aku tak pernah mengira
kalau penjudi tua kita ternyata seorang
Admiral.." ucapnya.
"Admiral!??" Luffy kaget.
"Kalian telah bersikap baik padaku, tapi tetap
saja aku harus mengarahkan pendangku
pada kalian." ucap Fujitora. "Menggigit
tangan yang telah memberiku makan.. ada
apa dengan dunia ini??" lanjutnya.
Di sisi Kinemon, dengan lantang ia
memberitahu semuanya lewat denden mushi,
"Orang yang bersama dengan Doflamingo
adalah... seorang Admiral!!!"
"Apa!!?" Nami dan yang lainnya begitu shock
dan kaget saat mendengarya. "Seorang
Admiral datang ke Dressrosa!??"
"Apa itu berarti Doflamingo bekerja sama
dengan Angkatan Laut? Kalau begitu kita
akan jauh kalah jumlah.." ucap Robin, Usopp
ketakutan.
"Tuan Law!! Tuan Law!!" Kinemon berteriak-
teriak. "Mereka terbang??" Zoro kaget.
Doflamingo menyeret tubuh Law dan terbang
dengan kekuatan buah iblis awannya,
sementara Fujitora menaiki bongkahan batu
yang ia buat melayang.
"Apa kau masih hidup!? Jawab aku!!" teriak
Kinemon lagi.
"Fuffuffuffuffu!!" Doflamingo terus saja
tertawa.
"Sepertinya ada banyak hal yang harus kita
bicarakan setelah kembali ke sana, Fujitora.."
ucap Doflamingo. "Kalau kau membantuku,
mereka semua milikmu.." lanjutnya.
"Aku akan membuat keputusan setelah kita
selesai bicara.." ucap Fujitora.
Mereka berdua pergi, dan tak lama setelahnya
para Angkatan Laut pun bergerak. "Tangkap
Roronoa Zoro sekarang!!"
"Ini Kinemon, tuan Law telah berhasil dibawa
oleh musuh!!" lapor Kinemon ke Nami dan
yang lainnya. "Apa!??"
"Pertama-tama kita harus lari!!"
"Hyaaahh!!!" Kinemon dan Zoro pun lari.
"Law!!" Luffy masih berada di balik jendela
dengan jeruji batu laut itu. "Hei Luffy, cepatlah
temukan pintu keluar!! Kami akan lari
berkeliling sampai kau keluar!!" ucap Zoro.
"Mengerti!! Kita harus cepat, suara Law masih
belum benar-benar menghilang.." ucap Luffy.
"Hyaaaahhhh!!!!" teriaka panik kembali
terdengar dari denden mushi. "Apa lagi yang
terjadi kali ini!!?? Thousand Sunny, apa yang
terjadi!!??"
Di belakang Thousand Sunny, tampak kapal
bajak laut dengan ukuran yang mungkin
ratusan kali kapal Topi Jerami. Dan di
benderanya, terpampang jelas tulisan, "BIG
MOM"
"Itu adalah kapal milik.. Big Mom!!"
"Kenapa ada kapal Yonkou di sini!??"
"Apaaa!?????"
"Aku adalah kapal.. aku adalah kapal.." samar-
samar terdengar kapal raksasa milik Big Mom
itu bernyanyi. "Apa kapalnya bernyanyi??"
Kembali ke sisi Zoro, "Apa kalian bercanda!?
kapal bajak laut Big Mom!??"
"Matilah kita.." ucap Nami dan yang lainnya.
"Apa yang terjadi!? Apa Big Mom ada di kapal
itu!?" tanya Luffy sambil marah-marah.
"Kami masih belum bisa memastikannya, tapi
yang pasti dua orang yang kita temui di
pulau Manusia Ikan ada di atas kapal itu!!"
jelas Sanji.
"Mom!! sudah kami pastikan Caesar ada di
kapal itu, Roar!!" ucap Pekoms, manusia
singa yang sempat Luffy temui di Pulau
Manusia Ikan. "Jadi Caesar ada di tangan
mereka, Bon!" ucap Tamago, lelaki dari klan
kaki panjang yang waktu itu ikut
bersamanya. "Kalau begitu kita hanya perlu
menenggelamkan kapal mereka dan
mengambil Caesar dari laut, Soir!!" lanjutnya.
Di sisi Usopp, ia juga kaget saat mendengar
penjelasan Sanji. Bahkan mungkin, Usopp lah
yang paling kaget dan ketakutan di antara
semuanya. "Big Mom!!?? Luffy, ini semua
karena ulahmu waktu itu!!!" teriak Usopp.
"Kau benar-benar terkenal, ilmuan sialan!!"
Sanji menggeprak Caesar, "Apa benda besar
sialan ini datang untuk menolongmu juga,
hah!??"
Caesar untuk sesaat terdiam, mulai
menampakan wajah ketakutan, sampai
akhirnya ia berteriak, "Kumohon, tolong
aku!!!!"
"Eh??" Sanji kaget. "Aku tak boleh tertangkap
oleh Big Mom!!" ucap Caesar. "Aku sudah
banyak menggelapkan modal penelitian
darinya di masa lalu.."
"Apa yang kau bicarakan??"
"Persetan dengan detailnya, intinya kalau
tertangkap semuanya akan terbongkar dan
aku akan dibunuhnya.." ucap Caesar. "Itu
masalahmu, sialan!!" bentak Sanji. "Tapi
bagaimanapun kami tak akan
menyerahkanmu pada mereka, jadi
diamlah!!" lanjutnya.
"Mereka akan menembaki kita!!!" seru Brook,
tampak kapal besar Big Mom sudah
mempersiapkan meriam-meriam dan
kemudian menembaki Thousand Sunny.
"Whoaaa!!!!"
"Sial, waktunya tepat sekali!! Kita sedang
meninggakan Dressrosa, bisakah kita
kembali!??"
"Apa kau baik-baik saja, Sanji!? Dengarkan
aku!!" ucap Franky lewat denden mushi,
"Jangan bawa Yonkou ke Dressrosa!! Kalau
negeri ini semakin kacau, rencana para
tentara akan terganggu!!" jelasnya.
Di sisi Luffy, "Hmm!? ngomong-ngomong
kenapa Caesar masih ada di kapal??" ia
bingung. "Kelihatannya kesepakatannya telah
gagal, atau Law menolak untuk dikalahkan
seperti itu oleh Doflamingo!!" ucap Zoro.
"Aku setuju karena Law bilang kalau dia akan
membawa Caesar ke pulau berikutnya, cih, si
sialan itu.." gerutu Sanji.
"Sanji, sebaiknya kita tidak kembali!" ucap
Nami. "Bukan karena aku takut, tapi dengar
aku, Luffy!" Nami hendak menyampaikan
sesuatu, "Ada tiga kartu yang kita
pertaruhkan dengan Doflamingo!! Caesar,
Pabrik Smile, dan Momonosuke untuk alasan
yang masih belum diketahui!! Kita belum
berhasil menghancurkan pabrik Smile, jadi
kartu yang itu masih ada di tangan mereka,
tapi dua sisanya masih ada di tangan kita!!"
"Law mengulur waktu Doflamingo mungkin
untuk menjauhkan mereka dari dua kartu itu,
dan dengan itu juga dia mungkin
membukakan pintu untuk kita bisa
mensabotase pabriknya!! Kalau kita
membiarkan kartu-kartu yang coba Law
lindungi dengan hidupnya didapatkan oleh
musuh, sama saja dengan kita menyianyiakan
pengorbanannya!!"
Sejenak Luffy terdiam dan kemudian berkata,
"Kau benar.. aku mengerti.. Biar kami yang
akan mengambil Law kembali!!"
Luffy, masih sambil berlari lalu bertanya pada
Kinemon, "Apa nama pulau selanjutnya?"
"Zou!!" jawab Kinemon.
Kemudian, Luffy pun memberi perintah,
"Sanji!! Nami!! Chopper!! Brook!! Momoko!!
Kalian berlayarlah menuju Zou!!"
"Baiklah!! Jadi.. tolong beri aku izin.. untuk
menyerang balik.. kapal bajak laut Big Mom!!"
pinta Sanji. "Eeeehhhhh.....!???" Brook kaget.
"Ya, tentu!!" Luffy mengizinkannya. "Apa!!??"
"Lagipula tidak akan keren kalau terus
dengan mereka.."
"Hehe, tepat sekali.." ucap Sanji.
"Ini berbahaya!!"
"Hentikan!!!" Nami dan yang lainnya
ketakutan, sementara Sanji malah tampak
bersemangat untuk melawan balik.
"Kami akan pergi duluan.." ucap Sanji. "Kami
tunggu kalian di Zou.."
"Yah!! dan masalah misi sabotase serahkan
saja pada kami!!" ucap Franky.
"Semuanya, jaga diri kalian baik-baik.." ucap
Luffy, "Kami akan pergi ke tempat itu.. untuk
menghajar Doflamingo!!!" Luffy, Zoro, dan
Kinemon sedang dalam perjalanan menuju
tempat itu, The Palace..
Tidak ada komentar:
Posting Komentar