Versi text one piece chapter 758 Abaikan dan teruslah melaju

Versi text one piece chapter 758 Abaikan dan teruslah melaju


ERSI TEKS ONE PIECE CHAPTER 758 : "Abaikan dan teruslah melaju"

• Scene diawali di Level 4
Ladang bunga, Luffy Law
Rebecca Kyros Diamante
berada disana. Dibelakang
mereka terlihat ada lubang di
dinding Istana yang mungkin berasal dari bekas pertarungan
sebelumnya di Istana sebelum
dipindahkan oleh Pica.
Kyros berkata pada Luffy Law untuk
melaju kedepan dan
membereskan Doflamingo sementara dirinya akan tetap
berada disana untuk
menghabisi pembunuh
Istrinya, Diamante.
“Kuserahkan hal ini padamu,
Prajurit!”
: Ucap Luffy sebelum pergi .
Sementara Law sudah berjalan
didepan dan ingin segera
bertemu Doflamingo
“Kita pergi ketempat Doflamingo!”
: Ucap Law
“Ayo!”
: Sahut Luffy
“Aku tak akan melepaskan kalian!”
: Cegah Diamante
“Musuhmu adalah aku, Diamante!”
: Tantang Kyros .
Sementara Rebecca hanya
duduk terdiam, kemudian
Luffy menghampirinya
“Aku sungguh senang
akhirnya kau dapat bertemu
dengan ayahmu, Rebecca!”
: Ucapnya sambil tersenyum
lebar
“Ya”
: jawab Rebecca yg masih
agak terharu .
Luffy pun pergi meninggalkan
mereka
“Terimakasih kuncinya! Aku pergi!”
: Ucapnya.
Namun Rebecca memanggilnya
kembali, dgn nama saat Luffy
menjadi peserta Koloseum
“Hey.. Lucy!! Akankah kau
benar benar.. Mengalahkan
Doflamingo!?”
: Luffy berhenti sejenak,
meletakan tangan kirinya
pada Topi kesayangannya
kemudian berkata
“namaku bukan Lucy...”
: Berbalik badan
“Aku Luffy! Orang yang akan
menjadi Raja Bajak Laut!”
: Ucapnya sambil tersenyum
pasti
“Kau tak perlu khawatir!”
: Lanjut Luffy sambil pergi,
namun Diamante langsung
bertindak
“Kurang Ajar, Kubilang Aku
tak akan membiarkanmu
pergi ke Istana Kerajaan!
Pengkhianat Bodoh!”
: Teriaknya sambil menusukan
pedang berkibarnya ke arah mereka berdua Law memegang Luffy, dia pun
terheran
“hm?”
: gumam Luffy dan kemudian
“ROOM ! SHAMBLES !”
Clink!
Mereka pun bertukar
dengan sebuah Gentong yang
ada di Istana, Gentong terbelah
dua dan Diamante terlihat
sangat kesal
“Apaa”
: Teriaknya Luffy Law sudah berada
didalam, disebuah ruangan
yang ada kebun dan Kolam Renang
“Woah, apa kita di Istana
Kerajaan? Sungguh kekuatan
yang berguna!”
: Puji Luffy pada kemampuan Law
“ini menguras stamina juga!“
: Lanjut Luffy
“Beruntung aku bisa membawamu sajauh ini..
Aku harus menghemat tenaga”
: Sementara Law terlihat
kesakitan
“Uh..”
: gumamnya
“eh? Ada apa?”
: tanya Luffy
“Aku sedang melakukan operasi..”
: Jawab Law yang
ternyata sedang
mengeluarkan Peluru peluru
yang dulu ditembakan Dofla padanya
“Si Brengsek itu! Dia menggunakan Peluru Timah!” .
Seorang Keroco mengetahui
keberadaan mereka dan
melaporkannya pada seorang
Petinggi lewat Den Den mushi
“Law dan Topi Jerami telah
muncul di Kebun dekat Kolam”
: lapornya
“Dimengerti !”
: Jawabnya yang
ternyata adalah Sugar
“Ribuan Budak mainan yang
telah kukumpulkan selama 10
tahun ini.. Mereka telah
menghilangkan semuanya
dengan mudah”
: ucapnya penuh tatapan dendam
“Sangatlah mudah untuk
membalas dendam.. Hanya
dengan menyentuh kalian aku
bisa langsung menghapus
keberadaan kalian”

• Scene beralih ke Plateu Istana
lama, Usopp terlihat gelisah
setelah Violet berkata Sugar
telah terbangun dari tidur
panjangnya xD
mereka telah menyusun sebuah rencana, yaitu menembak Sugar dgn
senjata Kabuto nya namun
Usopp dan Kinemon terlibat
perdebatan..
Dengan jarak yang sangat jauh seperti itu Kinemon ragu ini akan berhasil bahkan mustahil menurutnya
namun Keputusan Usopp sudah
bulat karna bagaimanapun
juga saat ini kaptennya sedang
dalam bahaya
“Apa kau sudah paham betapa
seriusnya situasi sekarang ini..
Aku juga sampai gemetaran..
Jika memikirkan kalau Robin
pernah diubah menjadi
mainan! Aku bahkan tak sadar telah melupakannya!
Jika Sugar menyentuhnya, aku
pasti akan melupakan Luffy juga!”
“Teman temanku telah
menghilang.. Dan aku bahkan
tak menyadarinya! Aku tidak
bisa berdiam saja !
akan kuhentikan dia Bagaimanapun
caranya!!”
“Tapi Usopp-Dono, bagaimana
mungkin kau bisa menembak
dari jarak sejauh ini?
Ini mustahil”
: Sela Kin
“Aku saja nyaris tak bisa melihat
Istananya dan musuhnya juga berada di balik dinding itu!
Kita tak bisa melihat mereka”
“Apapun kondisinya..
Mereka bahkan tak bisa menjawab
Den den mushi mereka. jadi
tak ada waktu lagi!”
: Ucap Usopp sambil bersiap dengan
Kabuto nya
“Aku adalah Seorang
Penembak!“
: Sambil memasangkan kaca matanya
“mendukung adalah hal mulia!
Aku menembak jatuh musuh
demi melindungi teman temanku tanpa disadari oleh
yang lainnya”
“Biarkan aku membantumu!”
: Ucap Kin
“Tapi. Apa yang akan terjadi
jika kau menembakan itu?”
: Tanya Kan Melihat keyakinan Usopp, Riku pun memutuskan
membantunya terlebih
memang harapan satu"nya
sekarang adalah Luffy Law..
Riku bermaksud menahan orang orang yang sdg
memanjat ketempat mereka
“Kapten Tank, bantu aku!
Kita akan melindungi Usopp-kun!”
“Ayah..”
: Ucap Viola
“Raja Riku!”
: Ucap Tank, dan
jangan lupakan Hack..
Dia juga berada disana untuk
membantu
“para penduduk sudah hampir
sampai disini. Semua orang
sedang dilanda kebingungan.
Bahkan mereka mungkin saja
akan mencoba menyerangku.
Tapi kita tak boleh sampai menyakiti mereka”
: Ucap Riku
“Itu Sulit !”
: Sela Tank
“Kita hanya perlu mengulur
waktu untuk si penembak ini”
: Sahut Riku
“Terimakasih, Raja yang lama”
: Persiapan sudah selesai, giliran
menempatkan sasarannya
yang sulit..
Viola yang bisa
melihat situasi dalam Istana
jadi pemandu bagi Usopp
“Usopp-kun! Sugar sedang
mendekati mereka! Dia berada
di lantai yang sama”
“Jangan alihkan pandanganmu, sebab aku mengandalkan
penglihatanmu!”
: Ucap Usopp .
Sedang disibukan masalah itu,
masalah lain pun muncul.
Para penduduk telah berhasil
memanjat sampai atas, satu
demi satu mereka berdatangan
“akhirnya”
: Ucap mereka.
Dan target yang mereka incar
pun berada disana , para
pemilik Bounty! Dari bintang 1
sampai yang tertinggi 5
berkumpul disana
“Raja Riku ada di sana..!!”
“Viola-sama”
“Kinemon”
“Dewa Usopp”
: Mereka pun langsung
berbondong bondong
menyerbu mereka sambil
membawa senjata seadanya.
Kayu sekop sapu bahkan
sampai ada yang bawa ikan , lol oda
“ayo kita tangkap mereka dan
serahkan pada Doflamingo!!”
“kita hentikan mereka!”
: Ucap Kin
“Ya!”
: sahut Kan.
Sementara di Istana, Sugar
telah sampai dihadapan Luffy Law
“Siapa anak itu?”
: ucap Luffy .
Viola melihat hal itu dan
memberitahukannya pada yang lain
“Sugar telah sampai di kebun!”
: ucapnya panik
“jangan ada yang lari!
Tetap disini!”
: Perintah Riku
“Ayah..!!”
: ucap Viola
“Jangan lengah!”
: Seru Usopp yang fokus kedepan
“ma'af”
: Ucap viola
“Beritahu aku lokasi kebunnya!”
: Ucap Usopp .
Viola pun menjelaskannya pada Usopp
“Kau bisa lihat jendela di
puncak menara luar?”
“ya”
“kau akan bisa melihat Topi
Jerami dari Jendela yang ada
ditengah! Jendelanya berjeruji!”
“ada berapa banyak Jerujinya?”
: tanya Usopp
“1 Vertikal dan 3 Horizontal.
Jarak dari Jendela sampai ke
tanah kira kira 1,2 meter
seukuran dgn tinggi Sugar!”
“Berapa ukuran bingkai Jendela bawah?”
: tanya Usopp lagi
“50 x 40”
“Sulit untuk menembusnya”
: gumam Usopp
“Sugar sedang menuju ke arah
mereka!”
: panik Viola .
Usopp sudah benar benar siap,
meskipun dibelakangnya
banyak orang yg mengincarnya
namun mental Usopp benar
benar tak tergoyahkan,
ekspresinya sangat serius! dalam hatinya dia berkata
“Sasarannya ada dibalik
dinding! kalau sampai meleset,
Luffy bisa terancam. Hey Luffy!
Tanpamu aku tak peduli
dengan lautan.
Siapa pula yang akan menyelamatkan negeri ini!?
Dengar Sugar! Takkan
kubiarkan semuanya berjalan
sesuai keinginanmu!!”
“Maju, Super Grow Up! Kuro
Kabuto!! ”
: ditariknya si peluru.
Namun sebelum dilepas Usopp
tiba tiba merasakan sesuatu
dari Istana
“apa ini? Aku bisa melihat..
Aura mereka!!”
? Apakah Kenbunshoku Haki
Usopp telah bangkit?
Sepertinya ya, ini adalah haki..
Tekad kuat Usopp lah yang
telah membangkitkannya.
Meskipun Usopp tak
mempelajarinya tapi itu
bukanlah hal yg tak mungkin
terjadi, pasalnya Luffy sendiri
membangkitkan Hao Haki
secara kebetulan .
Jadi Usopp pun mungkin seperti itu,
hanya tinggal diasah saja
hingga dia bisa menguasainya!
Penembak Jitu + Haki !!
Makin Dewa saja nih Usopp
“Luffy ada disana!”
: batinnya yg sudah menemukan lokasi mereka
“Teknik Rahasia! Tembakan
Serangga! Jarak Jauh”
: teriaknya sambil dilepas peluru
tadi, namun usai menembak
Usopp pun langsung tertangkap
“Kita berhasil menangkap
mereka!”
: semua tertangkap kecuali Viola,
dia sendiri sdg harap harap cemas dgn peluru yang ditembakan Usopp
“angin bertiup dari barat ke timur”
: Batin Usopp
“Kecepatan angin '4' angin ini sedikit
menguntungkan.. 2..1..”
: Peluru yang dirancang berbalut
berlapis lapis mulai
menunjukan reaksinya dan
melepas lapisan perlapisan
“Dorongan pertama 'mesiu bintang' ! Sedikit mendorong
ke atas, lalu bagian bawah
terlepas”
“dua detik kemudian,
dorongan ke-2 dimulai !
Lapisan luar terlepas, peluru
melesat secara Horizontal.
Mengarah ke bagian kiri
bawah bingkai jendela menara. Menembus dinding!
Terus.. Terus ! Sampai ke sasaran”
? Prosesnya gini, Istana itu
kan berada di tempat yang
sangat tinggi dan juga
jaraknya jauh sehingga Usopp
tak mungkin bisa
menembaknya langsung dgn tenaganya itu sehingga dia
menambahkan lapisan berlebih
yang ketika terlepas akan
berfungsi sebagai pendorong,
dorongan pertama membuat
Peluru terlontar ke atas hingga mencapai ketinggian Istana.
setelah sampai ke posisi yg
pas, Dorongan kedua pun
dimulai kali ini peluru terlontar
ke depan lurus mengarah
Jendela..
Dan hal ini hanya bisa dilakukan dgn penghitungan yang tepat.
WeW dia benar benar seorang 'Sogeking' Peluru telah masuk istana
mengarah ke arah Sugar
“Sedikit meleset, tapi.. Peluru spesial ini..”
: masih batin Usopp
“eh?”
: gumam sugar melihat
sesuatu mengarah kepadanya,
lalu tiba tiba
“Kyaaaaaa”
: Teriak Sugar, yang
ternyata Peluru yang
ditembakan Usopp itu
merupakan Wajah Usopp yang
digambar oleh Kanjuro dgn
Ekspresi hampir sama seperti saat Usopp Kepedasan
memakan Tatabasco yang
membuat Sugar pingsan, yang
ketika diulang
“Akan mengingatkan kembali
Trauma musuh”
: Sambung Usopp , dalam batinnya Si Wajah melesat terus, Sugar
sgt terkejut!
Sementara Luffy
Law agak sedikit bingung dgn
apa yg baru saja melewatinya
“Luffy, kau tak perlu menyadarinya!”
: Wajah tadi terus maju
mengarah ke tembok dan
menembusnya
“asal kau selamat.. Abaikan
saja dan teruslah maju!”
Flashback singkat saat
pembuat Si Wajah ini
“Kenapa kau menggambar ini?”
: Tanya Kan
“Bisakah kau mengambar
Boneka ini?”
: Tanya balik Usopp
“Boneka?”
: gumam Kan .
Sugar jatuh pingsan lagi, mata
menangis dan mulut berbusa
“Sugar-sama... Dia pingsan lagi”
: hampiri para Keroco .
Sementara di sisi Usopp, dia sdg
diikat oleh para penduduk dan
Viola yang menyaksikan
semuanya terharu dgn aksi
Usopp ini
“kau mengagumkan, Usopp-kun. Bagaimana kau bisa
sehebat ini!”
: lalu tiba tiba Viola
memeluk~eh nggak cuman
sedikit lagi xD
“kau berhasil!
Kau berhasil mengalahkan Sugar”
“Viola-sama”
: Ucap Penduduk
“Benarkah?
Sungguh tak dapat dipercaya”
: Ucap Riku
“mengejutkan”
: ucap Kin
“apakah itu benar..?” begitupun kan yg tak percaya.
“Bagus, bagaimana dgn mereka?”
: Tanya Usopp
“mereka berdua selamat”
: Jawab Viola .
Luffy Law akhirnya sampai ke
puncak dimana Dofla berada
“Mereka sudah sampai.
Di Pertarungan terakhir. Di Lantai
puncak Istana”
: Sambung Viola
“Hehe!”
: Gumam Usopp tersenyum .
Doflamingo sang Bos terakhir
masih duduk dalam kursi dgn
santainya, ditemani Trebol
disampingnya dan juga ada
Bellamy yg tergeletak dilantai
“Cuma ingin mematiskan saja..
Ijinkan aku menanyakan satu
pertanyaan terakhir.
Apa tujuan kalian kemari?”
: Tanya Dofla
“Aku kemari untuk menghajarmu!”
: Jawab Luffy tegas
“Sama sepertinya”
: Begitipun Law
“Kalian mengecewakanku”
: Sahut Dofla.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar