Versi text one piece chapter 753 Perang

Versi text one piece chapter 753 Perang


VERSI TEKS ONE PIECE CHAPTER 753 : "Perang"


• Situasi dalam Dressrosa masih
belum berubah, perang masih
terus bergejolak.
Sementara itu Doflamingo sang dalang
dari ini semua hanya duduk
santai sambil mengamati situasi, kemudian Bellamy
yang sudah lama tak terlihat
muncul kembali dìhadapan
Dofla dan bertanya mengenai
kejadian sewaktu di koloseum
“Aku sudah tak bisa menahan
emosiku”
: gumam Bellamy
“Mengapa kau datang kemari?
Mungkinkah kau membawa
Kepala Topi Jerami untukku?”
: Tanya Dofla
“Kenapa kau mengirim
Dellinger untuk membunuhku.
Apa benar itu adalah perintahmu?
Apakah kau sudah tak menginginkan
apapun lagi dariku...”
: Tanya balik Bellamy dengan penuh
emosi dan tangan yg sudah
mengepal
? Bounty Bellamy : 195 jt berry
“fufufu... kau sudah
mengetahui nya kan...
Bellamy... Kau dan aku
memiliki suatu Keinginan yang
berbeda !!
Sejak dari awal tujuan kita tidaklah sama...!!
Kau hanya ingin menjadi
seorang bajak laut tetapi aku..
Aku berbeda.. Semuanya akan
baik baik saja bagiku selama
aku bisa menghancurkan dunia ini”
: Ucap Dofla dengan senyum jahatnya
? Bajak laut, Shicibukai, Raja
Dressrosa, Joker dan yg
lainnya kemungkinan adalah
peran peran yg Dofla gunakan
untuk bisa menghancurkan
Dunia.
Apapun perannya tak akan jadi masalah bagi Dofla
selama dia bisa mewujudkan
tujuannya itu, Yg mempunyai kekuasaan sebagai keturunan Tenryubitho.

• Sementara itu, dilantai kedua
Bukit bunga, Opsir Dofla
terlihat telah turun tangan
untuk menghadang Para
Petarung Koloseum yg tak
terbendung.
Yang pertama kali diperlihatkan adalah Dellinger yg sedang menghadang laju Suleiman
“Menyingkirlah dari sana, bocahl! ”
: Ucap Suleiman
“Kami harus cepat cepat melaju ke
depan”
“Kyaa!”
: tanggap Dellinger dgn
ciri khasnya
“Hey... Apa orang yg sedang kulihat ini?
Suleiman si "Pemenggal" ...!!”
• Dellinger bersiap menyerang,
tubuh Dellinger menjadi
terlihat ada banyak
disekeliling Suleiman,
Sebuah Bunshin kah? Ah tidak,
sepertinya itu karna efek kecepatannya yg luar biasa
“Sungguh nama yang
mengerikan. Sudah berapa
orang yg kau penggal? 100?
1000? Mereka para musuh
dimedan perang akan
dieksekusi, kan?”
: Ucap Dellinger sementara Suleiman
tercengang
“kyaa, Aku juga
suka mengeksekusi... ”
: Ucap Dellinger dengan raut wajah
yg mengintimidasi
• CLEB xD Tanduk Dellinger
berhasil menusuk perut
Suleiman sampai tembus dan
membuat Suleiman berdarah
dan terjatuh, sementara
Dellinger terlihat sangat puas
“Kyaaaaa”
“Suleiman!”
: teriak Blue Gilly yang ada didekatnya yang sdg
meladeni para Keroco
“Seorang Opsir keluarga?”
: gumamnya .
sementara Dellinger tersenyum
dengan lidah menjulur keluar untuk menjilat darah Suleiman yg menempel
• Tak hanya Dellinger, tetapi
ke 4 Opsir yang lain pun mulai
menampakan dirinya
“Waspadalah terhadap para Opsir!”
: Peringati Blue Gilly
• Sementara itu Chinjao yang
berada paling depan kini terus
menjauh dan mencoba
memanjat dinding untuk
sampai ke lantai 3
“Hyahohoho, sudah terlambat,
aku akan ke sampai lantai 3
sebentar lagi”
: Ucap Chinjao sambil menjatuhkan para keroco yang mencoba
menghadangnya
“Tak ada gunanya menyebarkan
pasukanmu didinding!”
: ucapnya sambil terus
memanjat, Tapi Tiba tiba ada yg berbeda dengan dinding yg sedang dia panjat
“hm? mengapa dinding
yg satu ini mengembang?”
: herannya
“Aku tak akan
menyentuhnya jika aku jadi
Kau 'Landmine Punk' ”
: Ucap Gladius dari bawah
• DUARR! Dinding tersebut
ternyata telah dipasangi
jebakan oleh Gladius dengan
kemampuan DF nya.
Chinjao yang sudah susah payah
memanjat pun harus terjatuh ke lantai 2 kembali
“Kakek!”
: Ucap Boo dari bawah
yang khawatir akan
kakeknya itu, namun justru
dia sendiri juga dalam bahaya
besar, tanpa dia sadari
Machvise sudah berada diatasnya dan bersiap menimpahkan tubuh besarnya itu ditambah dgn kemampuan DF nya yg bisa menambah
berat badan
“10 Ton Vice”
: BAAM! Boo pun tertindih oleh beban seberat 10 Ton sampai-sampai tanah
disana pun ikut hancur
“Gyahaha, rasakan itu
brengsek! Itulah kekuatan
para Opsir keluarga”
: Teriak para keroco
• Setelah Suleiman dan Chinjao,
Orlumbus pun dihanjar oleh
Lao G dengan pukulannya
'HODA' , begitu juga dengan
Dagama yg dihajar oleh Baby 5
dengan tendangan pistol nya 'REVOLVER LEG'
“kalian tak akan bisa
melangkahkan kaki kalian lagi
kesini”
: Lanjut para Keroco

• Sementara itu disebuah kota
bernama 'Sebio' yg berada
disebelah selatan Dressrosa ,
kericuhan akibat teknik
parasit Dofla masih terus
berlanjut.
Terlihat seorang yg terkena parasit sedang dicoba untuk dihentikan oleh
beberapa orang
“kita berhasil menangkapnya!
Cepat ambilkan tali!”
: Ucap orang" yg mencoba
menghentikan orang tersebut, Seorang Pria berhasil
menghentikan orang itu
namun Pria itu mendapatkan
luka tembak dari orang
tersebut
“juga ambilkan peralatan obat. Ada yang terkena tembakan”
“Aku minta ma'af, aku minta
ma'af!! ...Terima kasih!
Aku hampir saja membunuh
Keluargaku! Aku sangat
ketakutan!”
: Ucap orang yg terkena parasit tadi sambil tak bisa menghentikan air
matanya .
Tangisan demi tangisan terus
mengalir, para angkatan laut
dan orang orang yg tak
terkena parasit berusaha
menangkap mengikat orang"
yg terkena parasit agar tidak memberontak lagi.
Mereka terus menangisi atas perbuatan yg telah mereka lakukan yg sebenarnya bukan atas
kehendak mereka
“Aku merupakan salah satu
yg ikut dalam membakar
Kota, aku minta ma'af”
“Aku telah menikam
temanku. Sialan!”
“Jangan menyalahkan dirimu
sendiri! Kalian semua telah
dikendalikan oleh Doflamingo”
: Ucap seorang angkatan laut
“Cepat atau lambat, kita harus
mengakhiri game ini...”
: Tiba tiba datang seseorang
ke tempat itu
“Aku tau dimana Raja Riku berada, dia bersama si Bintang Lima God
Usopp”
: Semuanya langsung bersiap-siap ke tempat yg dikatakan
orang tadi
“Kita hanya perlu
menangkap mereka, jangan
lukai mereka dalam kondisi
seperti apapun...
Kalau tidak, game ini akan terus berlanjut sampai semuanya mati”
“Ayo kita tangkap Raja Riku
dan God Usopp sebagai tawanan..
Kita bisa memancing
keluar yg lainnya dengan 'tawanan' ini ! Pergilah, beritahukan ini keseluruh Negri!! Mari maju menuju
Plateu Raja”

• Sementara itu di Pabrik
Smile, didalam pabrik para
Tontatta terlihat disiksa karna
salah satu tangki SAD terjatuh
“Cepat benarkan kembali
tangki SAD ini dan juga
perbaiki.
Apakah kalian tak
ingin penyakit Putri Manshelly
disembuhkan”
“Gyaa”
: Teriak para Tontatta yg
terkena cambuk
“Ngomong ngomong ada apa
dengan Goncangan besar yg
barusan terjadi itu?”
: tanya salah seorang Tontatta
“Itu adalah sesuatu yg tak
perlu kalian ketahui”
: ucap pengawas
“Apakah Penduduk Dressrosa
baik baik saja? Apakah Green
Bit baik baik saja?”
: Tanya Tontatta lagi
“Haaahh? Diamlah dan terus
bekerja”
: Teriak si pengawas
sambil mencambuk Tontatta
tersebut
“Gyaaaa”
: teriaknya kesakitan
“Yang perlu kau pikirkan adalah bagaimana caranya membuat smile
secepat yg kau bisa...
Bekerjalah yang benar, dasar
kurcaci bodoh”
: Sementara si pengawas sibuk
memarahi Tontatta tersebut,
dari belakang Jendela terlihat
terdapat tulisan yg ditujukan
untuk para Tontatta
“hmm? Itu..?”
: Gumam para Tontatta
? dalam Jendela itu
bertuliskan
'Buka kuncinya dari dalam'
“Kata kata itu... Mereka adalah
Pink Bees (Lebah Pink)”
: Ucap sadar para Tontatta yg
memang kata kata dari balik
jendela itu disusun oleh
segerombolan lebah
“Bian! Inhel! Wicca”
: Gumam para Tontatta dari dalam pabrik yg melihat teman"nya yg berada diluar itu
“Mereka menyadarinya, Bian!”
: Ucap Inhel
“Pink Bees, Kata selanjutnya”
: Perintah Bian
? Kata tersebut adalah
'Kita telah ditipu'
“Eh? Kita telah ditipu?”
“Apa yg mereka bicarakan?”
: Gumam para Tontatta dalam
pabrik
“Hey? Mau sampai kapan
kalian berdiri sana! Cepatlah
kembali bekerja!”
: Ucap Penjaga sambil bersiap mencambuk
? Kata kata selanjutnya
'Bertarung'
“Tentang penyakit tuan putri?
Doflamingo hanya menipu kita?
Aku tak tau apa yg
sebenarnya terjadi, tetapi satu
hal yg kutahu...”
: gumam si Tontatta itu sambil mulai emosi
“Teman tak akan bohong”
: Sambil menyerang si pengawas
“Tutup mulutmu, bawahan
bodoh!!”
: Hajarnya sampai
bonyok meskipun hanya
sekali tendang
“Bagus! Mereka mengerti!”
: Ucap senang Inhel

• Scene kembali beralih ke
Lantai 2 Bukit bunga,
Cavendish yg sebelumnya
merencanakan sesuatu dgn
Luffy akhirnya muncul
kembali, setelah berpisah dengan Ucy kini mereka
bersama Caven menaiki farul
sang Kuda putih miliknya
“Jika kita menangkap para opsir...
Pastikan untuk
membuat mereka terkurung”
: Ucap Caven
“Aku akan memotong dinding masuknya untuk membuka Jalan”
“Aku akan menghajar orang
orang jahat itu”
: Sambung Luffy
“Dan aku akan memanjat
untuk sampai ke lantai 3”
: Ucap Caven sambil menengok ke belakang namun langsung
kaget karna lagi lagi ada
penumpang tak diundang
yaitu Kyros yg duduk
dibelakang Luffy dgn
santainya
“Tunggu seben... Kenapa jadi
lebih satu orang! Siapa kau?”
: tanya Caven Geram
“Ah! Paman Prajurit! Baguslah,
aku juga sedang mencarimu”
: Ucap Luffy yg juga baru sadar
“bagaimana caranya kau bisa
naik kesini?”
: Tanya Caven
“Aku mengikuti kalian dengan
melewati jalan yang dibuat Luffyland”
“Apakah kau menguntit kita
atau semacamnya?”
: Ucap Geram Caven
“Yang lebih penting lagi, kita kelebihan beban!! Cepat turun sana!”
“Kita akan menemui Rebecca!”
: Sela Luffy dengan santainya
“Rebecca berada di garis musuh?
Kenapa kau tak
menghentikannya ?!”
: Teriak Kyros geram
“Apa kau mendengarku?!”
: Teriak Caven yg dari tadi
geram terus
“Dia menunggu untuk
bertemu kita di ladang bunga
matahari pada lantai ke 4”
: Ucap Luffy
“Bagaimanapun juga Dia
termasuk kedalam Daftar orang yg harus ditangkap”
: Ucap Kyros yg khawatir
“Dia akan baik baik saja!
Dia bersama salah seorang
nakamaku... Ngomong
ngomong Ossan (paman)
mengapa kau mencoba
bertarung ke garis depan seperti ini?”
: tanya luffy
“Seekor sapi memiliki
Punggung yg lebih besar...”
: gumam Luffy yang sepertinya
membandingkan farul dengan
Ucy, tapi kenapa Sapi?
Di mangastream nya emang begitu (Cow) mungkin karna
Ucy yg selalu bersuara
"Moo"
jadi Luffy menganggapnya
seekor Sapi
“Dengarkan ini! Kuda
kesayanganku Farul dapat
berlari cantik jika hanya
dinaiki 2 orang penunggang”
: Ucap Caven yg masih
mempermasalahkan perkara itu
Kyros pun menjawab
pertanyaan dari Luffy tadi
“Tak peduli situasinya berubah
jadi seperti apa...
Aku hanya memiliki 1 hal yang ingin
kulakukan terhadap Opsir tertinggi keluarga.
Disana terdapat seorang pria yg ingin
kubunuh dengan tanganku
ini.. Tak peduli bagaimanapun
caranya..”
? Pria yg dimaksud adalah
Diamante sebagai ajang balas
Dendam karna telah
membunuh Istrinya 'Scarlet'
“Kau tak berencana untuk
mati kan, Ossan?”
: Tanya Luffy
“Jangan bodoh, aku tak
berencana untuk kehilangan
tubuh manusia ini!!”
: Jawab Kyros
“Kalau begitu baguslah”
: Ucap Luffy
“Tak ada yang bagus mengenai
hal ini. Cepat turun sana!”
: Ucap Caven yg masih saja sibuk
“Kau berisik sekali! Kenapa
tidak kau saja yg turun?”
: Ucap Luffy xD
“Apa yg kau katakan
barusan? Ini benar benar
buruk! Kurasa memang hanya inilah yg bisa diharapkan dari
Generasi Terburuk”
: Ucap Caven yg sibuk menoleh kebelakang untuk memarahi Luffy “Perhatikan sekitarmu! Tetap
fokuskan mata pada Jalan!”
Ucap Kyros
“Eh?”
: gumam Luffy yg
melihat sesuatu didepannya
• Ternyata dihadapan Luffy cs
tengah berkumpul para
petarung Koloseum yang
sedang berhadapan dgn
Bawahan Dofla.
Petarung yg tadi sempat dikalahkan pun juga terlihat ada disana dgn
kondisi yg cukup baik.
Dan entah ada angin apa mereka
yg awalnya rebutan untuk
siapa yg akan mendapatkan
kepala Doflamingo kini bekerja sama untuk membukakan jalan bagi Luffy “Teruslah maju kedepan
mugiwara! Kami akan
menahan orang orang ini!”
“Apa yang terjadi dengan
mereka?”
: Kaget Machvise
“Padahal tadi mereka
bertarung secara tak teratur
dan saling berebut posisi”
: BegituPun dgn para Keroco
“apa? Apa yg terjadi dgn
kalian?”
: Teriak Luffy
“Gamahaha!! Itulah mengapa
aku disebut sebagai 'Ahli
strategi' gama!! Ini adalah
perang!! Ketika awan gelap
mengamuk! Maka tak akan
ada seorang pun yg bisa menjangkau puncaknya”
: Ucap Dagama
“Ini adalah tugas kami untuk
mengantarkanmu maju
kedepan”
: Ucap Hajrudin
“Pastikan kita berhasil
mengantar mereka pada
tujuannya, Cavendish”
: Ucap Sai
“Hei! Hei! Aku bukanlah kusir
kuda pengantar barang yg bisa
kau suruh seenaknya”
: Ucap Caven
“Kita harus memenangkan
PERANG ini”
: Ucap Elizabello.
Ditengah tengah perbincangan mereka Dellinger kembali
muncul dan langsung
menyerang Dagama yg
sepertinya sdg melindungi
Luffy cs
“Percuma saja...”
: Dellinger menanduk tubuh
dagama dan terlihat dagama
sangat kesakitan
“Daruma!”
: Teriak Luffy xD
Dengan lapisan tubuhnya yg
gemuk dan daya tahannya,
Dagama mencoba menahan
Dellinger yg tersangkut di tubuhnya
“Hm? Hey Lepaskan
aku! Sialan!”
: Ucap Dellinger yg kemungkinan ingin langsung mengincar Luffy
“Gamahaha... Teruslah maju
sampai ke puncak”
: Ucap Dagama layaknya seorang
pahlawan
• melihat tekad mereka yg
kuat Luffy dan Caven pun
mulai melancarkan
serangannya dan menyapu
habis para keroco yg
menghalangi jalan bagi farul.
Cavendish dgn teknik
'Biken Zan Exupery' dan Luffy dgn
teknik 'Gomu Gomu no Gatling'
Para Keroco masih tak percaya
dgn para petarung yg saling
bekerja sama
“Sialan! Orang orang yg tadi saling berebut posisi... Sekarang telah bersatu dan datang bersama sama”
: Para Petarung akhirnya
mengesampingkan ego masing-masing dan mulai memiliki tujuan serupa dgn
Luffy sebagai harapan mereka,
hal ini berbanding terbalik dgn
apa yg terjadi Dofla dimana Dia
dan anak buahnya 'Bellamy' memiliki tujuan yg berbeda.
Dan seperti yg dikatakan
Dagama, Dalam 'perang' jika
mengedapakan Ego dan Emosi
maka kemenangan tak akan
diraih tetapi satu hal yg paling dibutuhkan dalam perang
adalah Kerjasama...!!
? Perang Telah Menyatukan
mereka!!!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar