Versi text one piece chapter 750 Situasi Perang

Versi text one piece chapter 750 Situasi Perang


VERSI TEKS ONE PIECE CHAPTER 750 : "Situasi Perang"


• Tanah Dressrosa yg
sebelumnya berguncang telah
kembali normal setelah
Monster Pica berhasil
dihentikan Luffy
“Kita berhasil menghancurkan
kepalanya!! Pica berhenti
bergerak!”
• memanfaatkan situasi
tersebut para pasukan
Koloseum pun bergegas
menuju istana dan menghajar
para Keroco yg menghalang
“Apa yang telah terjadi?”
“Mereka datang lagi kemari”
: Ucap pasukan koloseum yg
kesal dgn para keroco
• Sambil menerobos, mereka
masih tetap saja berdebat
tentang siapa yg akan
menghajar Doflamingo
“Orang yang akan mengambil
kepala Doflamingo adalah...”
“Aku!”
“Bukan! Aku!”
“Aku!”
“Tahan mereka...
Jangan biarkan mereka sampai ke
istana”
: Ucap para Keroco yg
terus menahan para pasukan
koloseum sekuat tenaga
• Namun para keroco seperti
bukanlah masalah bagi
mereka, dengan mudahnya
mereka menjatuhkan para
keroco itu tanpa mengurangi
kecepatan sedikitpun
“Jangan menghalangi jalan
kami”
: Teriak Dagama
• Dari atas bukit bunga, para
opsir doflamingo mengawasi
situasi yang sedang terjadi
dibawah.
Disana terdapat Dellinger, Machvise, Gladius, Baby 5, Lao G
"!!...Kami tak bisa menghentikan Para petarung Koloseum...!!"
: Lapor salah seorang keroco melalui den den mushi
“ahh! Lihatlah Antusiasme
mereka”
: tanggap Dellinger
dengan santainya
“Sangat menyentuh...in”
: Ucap Machvise
“Untuk berpikir mereka bisa
datang ketempat Tuan muda
dengan keadaan seperti itu
sungguh...”
: Ucap Gladius
“Mereka membutuhkan
fujitora sebagai pemimpin
mereka untuk bisa melakukan
hal tersebut”
: Ucap Lao G
“Para angkatan laut juga ada
disana! Kita tak bisa bergerak
lebih jauh lagi”
: Lanjut G
“Jadi si Topi Jerami dan
temannya lah yang telah
menghentikan Pica”
: Ucap Baby 5 yang mengamati
situasi dengan memakai
teropong
“membuat jalan masing-masing untuk menuju istana,
kurang lebih ada sekitar 4 grup
yang tersebar disana”
: Lanjut Baby 5 berdasarkan
pengamatannya
? Grup 1 = Luffy & Law (+Ucy
abdullah jet) beserta Zoro yg
sdg bertarung melawan Pica

Grup 2 = Angkatan Laut
(Fujitora cs)

Grup 3 = Pasukan Koloseum Grup

4 = Kyros yg bergerak
sendirian

• Sementara itu disisi Kyros,
Dia sedang dalam situasi yg tak
menguntungkan.
Bagaimana tidak seorang dgn satu kaki menyerang pasukan musuh
segitu banyaknya!
Saat ini dia bersembunyi dibalik dinding sambil memikirkan Ide
“Keluar dan menyerahlah
Kyros”
: Ucap mereka yg ternyata adalah para pemburu hadiah
“Kami tak mengingkan uang
hadiahmu.. Kami tak punya
pilihan lain selain
menyerangmu.
kalau tidak cepat-cepat kamilah yg akan mati , Jadi sebelum waktu itu tiba kami harus menangkap ke
12 penjahat terlebih dulu”
: Ucap mereka putus asa
“Aku tak menyalahkan kalian
atas keputusan yang telah
kalian ambil, tapi karna itu pula
lah aku harus pergi.
Aku juga... Punya urusan yang
harus kuselesaikan”
: Teriak kyros sambil keluar dan
menyerang mereka

• Scene beralih ke Plateu Istana
Raja yg dulu, tempat Viola dan
Riku berada.
Usopp cs masih
dalam perjalanan menuju
tempat tersebut dan bertemu
dengan Pasukan Dressrosa
"kapten Tank" ,
: beberapa saat
kemudian mereka pun sampai
ke Plateu tempat Viola berada.
Setibanya disana si Bartolomeo
langsung menggila tanpa sebab
“Apaaaa! Luffy-senpai tak ada
disini”
: Teriaknya
“Ya, itu sudah pasti”
: Ucap Robin
“Apa maksudmu dgn "Itu
sudah pasti"”
: Tanya Barto
“Yah, Luffy memang tak
betah kalau harus berada di
tempat yang sama lebih dari 5
menit”
: Jawab Usopp yg masih
terbaring
“Kebebasan...!! Seperti yang diharapkan dari seorang Raja
Bajak laut”
: Ucap Barto dengan
gaya maho nya
• Sementara para Tontatta
asyik menyaksikan Monster
Pica yg terlihat jelas dari
tempat tersebut
“Maaf tidak sopan Raja Riku!
Tapi bagaimana dengan
monster batunya?”
: Tanya Leo
“Kenapa Istananya ada
ditempat seperti itu?”
: gumam para Tontatta
• Dari bawah para Keroco
mencoba memanjat ke tempat
Usopp cs dengan
menggunakan Jaring dari
kemampuan Hana Hana Robin,
yg sebelumnya mereka gunakan untuk memanjat
“Robin! Kita kedatangan
tamu!”
: Ucap Rebecca
“...Benar! Kita harus menangani
jaringnya karna semuanya
sudah naik ke atas”
“Maafkan aku”
: Ucap Robin sambil menghilangkan
jaringnya yg membuat orang"
tersebut jatuh ke bawah
“Woaaaah”
: teriak mereka
• Sepertinya kita melupakan
seseorang, yah dari tadi Violet
ternyata tak ada. Dia sedang
mencari kunci borgol milik
Law yg terjatuh waktu itu.
Namun saat ini dia telah menemukannya dan langsung
bergabung bersama mereka
“Aku menemukannya!”
: Ucap Violet sambil memegang
sebuah Kunci
“Ah! Viola”
: Ucap Rebecca
sambil melambaikan tangan
“Viola-sama!!”
: Teriak Tontatta kegirangan
• Violet pun langsung dipeluk
Rebecca dan juga para Tontatta
“Kemana saja kau tadi?”
: Tanya Riku
“Aku sudah menemukan
kuncinya ayah! Kunci untuk
melepaskan borgol Trafalgar Law.
Sekarang kita harus cari
cara untuk memberikan kunci
ini padanya”
: Ucapnya
“Tunggu Viola! Sudah kubilang
kan! Dia itu bajak laut”
: Bentak Riku
“Aku tahu! Tapi mereka itu
adalah "Pengacau" yang akan
membebaskan negeri ini.
Ayah, aku... Aku ingin
mempercayakannya pada mereka ”
: Ucap Violet
“Sejak pemerintahan dunia
memberikan gelar kepada
Doflamingo, dia terus berkuasa
di negeri ini dan hanya
memberi kita luka yang lebih
dalam.
Sudah terlambat untuk meminta bantuan kepada
angkatan laut maupun
pemerintah dengan alasan
"Keadilan" setelah sekian
lamanya”
“Orang orang itu tak bisa
mendengarnya.
Suara orang orang yang telah
mengorbankan diri mereka
sendiri "Kemarahan negeri ini"
Telinga telinga para pemimpin hanya mendengar apa yang
mereka ingin dengar....
Setidaknya ada kenyataan
dibalik ucapan Luffy”
"Akan kuhajar Doflamingo,
jangan pernah jauh-jauh dari
nakamaku"
~> Ucapan Luffy dulu
“Mereka telah bertindak
dengan sesuai apa kata hati
mereka”
: Jelas Violet dengan
tatapan penuh harapan dan
kepercayaan pada Luffy
“Raja Riku, mohon lihat dia”
: Selang Leo yg ingin
memperlihatkan pahlawan
Dressrosa pada Rajanya
“Kau... Bintang 5...!”
: Ucap Riku yg ingat jika wajah Usopp ada dalam daftar buronan Dofla
“God Usopp itu Adalah Usoland”
: Ucap Leo & Usopp pun
tak lupa untuk berpose
"Peace"
: saat mengenalkan dirinya pada
sang Raja, haha
“Pria ini sengaja
membahayakan dirinya sendiri
demi memecah "kutukan
mainan" yang telah diderita
oleh negeri ini selama 10 tahun.
Dia adalah pahlawan kita, Tindakannya membuat kami
semua meneteskan air mata”
: Ucap Leo sambil menangis
terharu dan diikuti oleh
Tontatta lainnya
“Dan Luffyland adalah Kapten
dari sang pahlawan kita ini”
: Lanjut leo yg juga ingin
meyakinkan Riku
“Raja Riku! "Bajak laut Topi
Jerami-land" (Usolanders)
adalah secercah cahaya
harapan bagi Dressrosa. Kami
akan mempercayakan
segalanya pada mereka meskipun mereka itu bajak laut”
: Jelas Leo yg didukung
dengan sorakan Tontatta
lainnya dan membuat Raja
Riku kembali berpikir dua kali
• Sementara itu Rebecca
sedang membicarakan sesuatu
dgn Violet
“Hey Viola! Biar kuberikan
kuncinya pada Lucy”
“Rebecca!”
: Ucap Violet
“Lagipula aku tak bisa berdiam
diri saja disini”
: Lanjut Rebecca
“Yooo~~
~~sh !! Ayo kita lakukan!
Izinkan aku ikut
kalau kalian mau pergi
ketempat Luffy-senpai!
Serahkan saja padaku!!”
: Ucap Barto .
Tiba-tiba tapi tak ditanggapi, pfft
“Tapi kalau kau pergi lewat
jalanan, para narapidana
takkan membiarkanmu”
: Ucap Violet
“Aku akan baik-baik saja”
: Ucap Rebecca
“Kalau begitu, ayo pergi lewat
atap!”
: Selang Leo
“Jangan khawatir Viola-sama,
aku dan kabu-san juga akan
pergi membantu”
: lanjutnya
“Atap?”
: Heran Violet
“minna, apa kalian bisa
mempercayakan urusan
dipabrik pada kami?”
: Ucap Leo pada para Tontatta
“Tentu saja! Disana kami
memang kekurangan tenaga!
Ayo kita selamatkan Putri
Manshelly dan semua teman-teman kita bersama dengan Fraland”
: Ucap Inhel
“Oh”
: Sorak Tontatta
“Ayo cepat! Kita tak bisa
membuang buang waktu disini.
Pastikan kita bertemu
ditempat ini lagi nanti”
• Sementara itu di lokasi
pabrik smile, Franky telah
bersiap-siap untuk
menembakan beam-nya pada
pabrik itu
“Yosh, sudah sampai!
Ayo cepat bekerja akan
kusingkirkan pintu itu”
“Radical!! Be...”
: Belum selesai
mengucap mantra, haha ...
Franky mendapat gangguan
dari Senor Pink yg datang dari
dalam tanah dgn kemampuan
berenangnya dan langsung memeluk & mengangkat Franky dari belakang
“kau tahu... Pintunya tak akan
bergerak sama sekali... Bahkan
dengan serangan seperti ini”
"BAAM"
: Lagi-lagi Pink
menggunakan Teknik German
Suplex nya pada franky, dan
Beam yg telah siap
ditembakan tadi pun menjadi
tertuju pada arah sebaliknya dari pabrik
“Akan kuselesaikan..
Urusanku denganmu!”
: Ucap Pink yg ingin membereskan
pertarungan mereka
sebelumnya
“Ternyata kau disini ya!!”
: Teriak franky
“Inilah yang disebut pria, anak
muda”
: Ucap Pink dgn gaya so Cool nya
“Kyaa Senor ”
: Histeris para cewek yg sepertinya terus mengikuti kemanapun Pink
pergi

• Scene kembali ke pasukan
koloseum yg menuju istana,
mereka sudah hampir dekat
menuju istana, saat ini mereka
mencoba memanjat karna
memang Istana Raja berada di Puncak Bukit bunga
“Ah ini aneh! Aneh sekali”
: Heran Dellinger
“Kenapa orang orang dari
koloseum bisa sampai disini?”
“Padahal kupikir ada angkatan
laut dan ribuan orang dibawah
sana? Dan juga ada wakil
admiral Bastille! Dan bagaimana
dengan Admiral Fujitora!?
Bagaimana mereka bisa lolos darinya?”
? Para opsir Dofla mengira
jika Pasukan Koloseum akan
bertemu dgn Fujitora cs karna
Jalur yg mereka ambil
memang mengarah pada
fujitora. Tapi apa sebenarnya? Lanjut aja bacanya
• Pasukan Koloseum terus
bergerak tanpa menyia
menyiakan waktu
“Oi, apa cuma ini yang kau
punya?
Apa hanya seperti itu
pasukan keluarga Don
quixote?”
“Tak lama lagi kami akan
sampai ditempat Bos kalian”

• Bukit Bunga ini terdiri dari
empat lantai yg harus mereka
naiki untuk sampai ke puncak
dan terakhir diketahui Baby 5
cs berada di Lantai 2 sementara
Luffy dari arah samping dan pasukan Koloseum dari tengah
sedang berusaha mencapai
lantai satu
“Gomu Gomu no Gatling gun”
: Da da da da da Bantai Luffy
terhadap para keroco yg
menghadang sementara Jet
dan Abdullah tetap menjadi
pemandu sorak
"Ada laporan Tuan! Mugiwara
no Luffy telah mencapai lantai
satu.. Kami tak berdaya! Dan
juga Rombongan orang dari
koloseum telah tiba dari
bawah"
“Mugiwara”
: Senyum Cavendish
“Itu dia, Dellinger!”
: Ucap Baby 5 yg mengamati angkatan laut melalui teropongnya
“para angkatan laut berhenti
bergerak!!”
: Lanjutnya

• Sementara ditempat
angkatan laut tersebut
sepertinya sedang ada
masalah.
Fujitora terlihat
berbicara pada seseorang
“Jadi apapun yang kukatakan...
Kau tak mau bergerak”
: Ucapnya
• Dan orang yg menghadang
angkatan laut itu ternyata
adalah Sabo.
Dia seorang diri menantang seluruh angkatan laut, dibelakangnya telah
banyak marinir yg berjatuhan, disampingnya kobaran api
telah tersebar, ditangannya api
telah menyala pun di kedua
ujung pipanya yg telah dialiri
api, dan didepannya sosok
sosok tangguh menatap dgn tajam, keren gila nih orang
“Itu benar. Bajak laut topi
Jerami dan para petarung yang
menolong mereka...
Dan mereka yang berpotensi
sebagai ancaman takkan
kubiarkan melewati titik ini”
“Bukankah sudah jadi tugas
Pasukan Revolusi untuk
membantu bajak laut maka
dari itu sebagai anggota
pasukan revolusi sudah jadi
tugasku untuk tak membiarkan kalian lewat”
“...ah, aku salah! Maksudku..
Sebagai seorang kakak”
: Jelasnya
“....eghhh dan sebenarnya kau
itu Kakaknya siapa...?”
: Tanya Fujitora yg mengakhiri
chapter kali ini.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar