Arena Coridda Coleseum
"Koridor koleseum Battle
Royal!! Sampai saat ini
sudah ada 3 penantang
yang dapat menantang
keluarga Donquixote!!"
Seru komentator
pertandingan
"Pemenang dari Block A,
dari kelompok bajak laut
Kurohige 'Champions'
Jesus Burges!!"
"Dari Block B, kelompok
dari bajak laut Barto
Club 'Cannibal'
Bartolomeo!!"
"Dari Block C!! Idola kita
semua. Gladiator
Lucyyyyy!!"
"Hanya tersisa 1
tempat untuk final!! Dan
sekarang, pertarungan
di Block D akan
mengalami kemunduran
waktu selama 15
menit!! Untuk
memperbaiki ring
pertandingan!!"
"Cepat dan perbaikilah!!"
Seru para penonton tak
sabar
"Block D harus
menunggu!!" Seru si
komentator
"Cepat keluarkan ring
tambahan!!"
----- Komik One Piece
Bahasa Indonesia -----
Ruang peserta
pertandingan
"TOPI JERAMI!!" Sahut
Cavendish berlari
menuju ke arah Luffy
"Kau tidak dapat lari
lagi!!"
"Cabbage!!" Seru Luffy
sembari meludahi kedua
telapak tangannya
"Durandal!!" Seru
Cavendish
menghunuskan
pedangnya ke arah
Luffy
"DAH!!"
Luffy dapat menangkap
dengan mudah pedang
Durandal milik Cavendish
dengan kedua telapak
tangannya
Sementara Bartolomeo
memperhatikan dan
menghampiri
pertarungan antara
Luffy dan Cavendish
"Cavendish mengamuk
lagi!!" Seru salah
seorang peserta melihat
kegaduhan yang terjadi
di dalam ruang peserta
"Apa yang terjadi?" Ucap
Bartolomeo bertanya-
tanya
"Si brengsek itu!" Ucap
salah seorang peserta
"Dia berteriak 'Topi
Jerami' lagi..."
"Topi Jerami orang itu
kan? Bajak laut yang
tidak bisa
menyelamatkan
saudaranya dalam
peperangan" Ujar salah
satu peserta "Dahahaha
Aku tidak akan
menyelamatkannya
walaupun aku mampu
melakukannya!!"
Bartolomeo tiba-tiba
menghentikan
langkahnya saat
seorang peserta itu
mengatai Luffy
"Dweh! A-Apa yang kau
lakukan!!" Teriak si
peserta tersebut dibuat
tak berdaya dengan
kekuatan dinding
pelindung Bari Bari milik
Bartolomeo
"Brengsek kau!! Aku
adalah bangsawan dari
kerajaan Do-ereena!!"
Seru si peserta tak
dapat berkutik
"Bwagah!! Hentikan!!
Aku bisa mati!!"
"Hey brengsek, kau pikir
sedang menertawai
siapa!?" Ucap
Bartolomeo "Dengar
brengsek, tuan Topi
Jerami Luffy adalah
orang yang akan
memimpin era ini!! Yang
akan menjadi raja bajak
laut!! 2 tahun yang lalu,
aku melihat apa yang
terjadi di Logue Town di
East Blue!!"
Sementara Luffy masih
berseteru dengan
Cavendish
"Lepaskan!" Seru
Cavendish
"Tidak akan!!" Ucap
Luffy masih tetap
memegangi pedang
Cavendish
"Di tempat eksekusi
legendaris yang
mengeksekusi raja
bajak laut Roger... Dia
sudah dalam keadaan
putus asa, dan dia
berteriak...!!" Ucap
Bartolomeo mengingat
saat dia menyaksikan
eksekusi Luffy di depan
umum yang dilakukan
oleh Buggy di Logue
Town
"Dan tidak lama
kemudian!! Petir
menyambarnya dari
langit!!" Seru Bartolomeo
sembari menangis
mengingat saat-saat itu
"Dan membiarkannya
hidup!! Hari itu aku telah
melihat keajaiban!!"
"Sejak hari itu aku terus
mengikuti berita
tentang kelompok bajak
laut Topi Jerami!!
Alabasta, Enies Lobby,
Impel Down!! Dan yang
paling baru Marineford!!
Aku benar-benar
tersentuh!! Di tempat
tinggalku, aku adalah
Boss yang kumuh. Yang
menghancurkan 150
kota, sehingga aku
dapat sejajar dengan
tuan Luffy. Karena itu
aku segera pergi ke
lautan!!"
"Jadi sekali lagi kau
katakan itu, kau sangat
meremehkannya...
Hanya untuk membuat
dirimu yang
menyedihkan ini terlihat
lebih baik darinya!!" Ucap
Bartolomeo sembari
menarik lidah peserta
itu dengan pisau yang di
arahkan ke lidah peserta
yang telah menjelek-
jelekan Luffy
"Hweh!! Hweh!! Hweh!!
Hweh!!"
"Apa yang bisa kau
lakukan dasar sampah!!"
Seru Bartolomeo
membuat si peserta
mengucurkan darah
"DYAAAH!!" Jerit si
peserta
"Bartolomeo menjadi
liar!!"
Sementara itu
perkelahian antara Luffy
dengan Cavendish
"Cepat lepaskan!!" Seru
Cavendish
"Aku lelah!! Aku tidak
mau bertarung
denganmu!!" Seru Luffy
sembari masih menahan
tikaman pedang
Cavendish
Keduanya membentur
lantai ruangan peserta
"Hey, seseorang tolong
hentikan mereka!!"
Teriak peserta lainnya
yang menonton
pertarungan antara
Luffy dengan Cavendish
"Aku tidak dapat
mendekat ke sana,
sangat berbahaya
sekali!!"
Sementara Bartolomeo
mengintip Luffy dari
balik tembok
"Sa-sangat sulit untuk
mendekat... Ketika
sudah ada kesempatan,
aku malah terlalu grogi
untuk mendekatinya!!"
Ucap Bartolomeo dalam
hati dengan wajah
memerah malu "Bekas
luka di bawah matanya...
Itu sesuatu yang
sangat menakjubkan!
Dia keren sekali... Huh?
Air mataku sampai
keluar sendiri. Sayuran
busuk itu! Aku sungguh
ingin membunuhnya
sehingga aku dapat
melindungi tuan Luffy,
tapi..."
"H-Hey brengsek!! Cavi...
Cavech..." Seru
Bartolomeo
Tiba-tiba Don Chinjao
datang bersama kedua
cucunya menghampiri
Luffy
"Hey Topi Jerami!" Sahut
cucu Don Chinjao
memanggil Luffy
"Dengarkan!! Kakek
kami ingin bicara
denganmu!!"
"Bertahanlah kakek!!"
Ucap Salah satu cucu
Chinjao memapah tubuh
Don Chinjao
"Apa?! Bukannya sudah
selesai dan aku
menang!!" Ucap Luffy
"Haa... Haa... Bukan itu..."
Ucap Chinjao terengah-
engah
"Aku sudah tidak dapat
membalas kepada Garp
lagi dan aku hanya ingin
mengekspresikan rasa
terima kasihku..." Ucap
Chinjao dalam hati
"Ijinkan aku untuk
mengatakan ini... Aku
sungguh berterima
kasih banyak
kepadamu!!" Ucap
Chinjao sembari
membenturkan
kepalanya ke lantai
"WAAAH!!" Teriak Luffy
terkena guncangan
"OWAAAH!!" Seru Luffy
sembari lari
"Ah!! Tunggu!!" Sahut
Cavendish
"Tunggu sebentar...
Cucunya Garp..." Sahut
Don Chinjao
"Woah!! Dia
melewatiku!! Um...
Tunggu..." Ucap
Bartolomeo
"Hey! Jangan lari dari
pertarungan kita!!"
Teriak Cavendish
"A-A-Apa yang harus
aku lakukan, apa yang
harus aku lakukan?! Aku
sangat ingin berbincang
dengannya, tapi aku
tidak tahu caranya!!"
Ucap Bartolomeo gugup
"Sebagai rasa terima
kasihku karena telah
mengembalikan bentuk
kepala ini... Aku
memberikan pasukan
Happousui milik cucuku...
Dibawah perintahmu...!!"
Ucap Chinjao dalam hati
"Ada apa dengan orang-
orang ini! Aku sampai
tak sempat istirahat!!"
Ucap Luffy ngacir
"Sebelah sini, Lucy!"
Ucap seseorang menarik
tangan Luffy
"Hm?" Dehem Luffy
"Ah, kau! Um..." Ucap
Luffy yang ternyata
ditarik oleh Rebecca
"Ini aku Rebecca!
Musuhmu banyak sekali!
Ikutlah denganku" Ajak
Rebecca menarik tangan
Luffy
"Yeah, terima kasih!"
Ucap Luffy
"Zehahaha Bukannya
Shiryu sama saja?" Ucap
seseorang di Denden
Mushi
"Tapi, sebenarnya... Aku
tidak percaya kepada
Aokiji!!" Ucap Burges
yang sedang
menghubungi kaptennya
"Ah, tunggu sebentar
kapten"
Luffy berhenti sejenak
dihadapan Burges yang
sedang menghubungi
kaptennya
"Ada Topi Jerami" Ucap
Burges kepada
kaptennya
"Hmmm?! Dia di sana?!"
Ucap Kurohige
"Topi Jerami" Sapa
Kurohige lewat Denden
Mushi
Rebecca nampak
terdiam sesaat
"Apa itu kau Kurohige!!"
Tanya Luffy
"Benar, lama tidak
ketemu... Zehahaha
Sepertinya kau
berpartisipasi juga. Huh.
Lucy" Jawab Kurohige
"Tapi Burges kami yang
akan mengambil buah
Mera Mera!! Aku senang,
sepertinya seperti Ace
sendirilah yang
bergabung dengan kami.
Dia pernah menolakku
sekali, kau tahu"
"Tentu saja aku tidak
akan membiarkan kalian
mengambil kekuatan
Ace!!" Ucap Luffy
"Uiiihahaha" Tawa
Burges
Sesaat kemudian Luffy
dan Rebecca berlalu
"Apa bajak laut itu
kenalanmu?" Tanya
Rebecca kepada Luffy
"Begitulah, aku tak bisa
membiarkan dia
menang!!" Jawab Luffy
Luffy berniat membeli
makanan
"Hey, nek, apa kau tak
punya contoh lainnya?"
Tanya Luffy kepada si
nenek penjual makanan
"Kau cuma akan
memakannya tanpa
membeli apa pun, kan?!"
Ujar si nenek
"Hey" Ucap Rebecca
"Maaf nek, mana yang
kau inginkan, Lucy?"
Tanya Rebecca kepada
Lucy (Luffy)
"Apa?! Kau mau
mentraktirku?!" Sentak
Luffy kaget
"Oh Rebecca, apa ini
temanmu?" Ucap si
nenek
Rebecca mengambil
uang dari kantong
uangnya
----- Komik One Piece
Bahasa Indonesia -----
Ruangan sel tahanan
"Terima kasih!" Ucap
Luffy bersama Rebecca
di suatu tempat
"Maaf! Aku tidak punya
banyak uang..." Ucap
Rebecca
"Terima kasih sudah
mentraktirku Rebecca!
Tempat apa ini?" Ucap
Luffy bertanya-tanya
"Ini adalah ruangan para
Gladiator... Meskipun
beberapa orang
menyebutnya penjara"
Jawab Rebecca sembari
melepas topeng besinya
"Para petarung tidak
diijinkan kesini... Jadi
sebaiknya kau tunggu di
sini sampai giliranmu
tiba"
"Begitu yah, terima
kasih banyak!" Ucap
Luffy
"Pertarunganmu
mengangumkan! Aku
tak percaya kau sekuat
ini, Lucy!" Ucap Rebecca
"Oh biasa saja tapi
makanan di koloseum ini
enak sekali!! Apa kau
tidak lapar?!" Ucap Luffy
asyik menyantap
makanan
"Aku... Tidak merasakan
lapar!!" Ucap Rebecca
"Hm? Kau seperti
seorang samurai" Ucap
Luffy
"Hey, aku
mendapatkannya!!" Seru
salah seorang tahanan
dari dalam sel meraih
Luffy "Rebecca, lakukan
sekarang!!"
"WAH!!" Sentak Luffy
kaget sembari berontak
"Kenapa?!"
Rebecca nampak
bingung
"Kau membawanya
kemari dengan tujuan
itu, kan?!" Seru tahanan
yang meraih Luffy
"Huh?? Hey, ada apa ini?!
Rebecca?!" Seru Luffy
"Hey, makanannya
tumpah!!"
Rebecca mengarahkan
pedangnya ke arah
Luffy
"GYAAA" Jerit tahanan
yang memegangi Luffy
terkena gigitan Luffy
Luffy berhasil
menghindari serangan
Rebecca
"YAAH!!"
Rebecca kembali
mengayunkan
pedangnya kepada
Luffy, Luffy melompat
guna menghindari
serangan Rebecca
dengan tetap makan.
Dengan sigap Luffy
dapat membuat
Rebecca tak berkutik.
"Rebecca... Tertangkap!!"
Seru salah seorang
tahanan yang berada di
dalam sel
"Dia sampai kalah
cepat...!!" Timpal
tahanan lainnya
"Lakukan sesukamu
padaku... Aku akan
menerima hukumanku!!"
Ucap Rebecca pasrah
"Aku tak akan
melakukan apapun pada
orang yang
membelikanku
makanan!!" Ucap Luffy
masih asyik makan
"Aku barusan mencoba
membunuhmu!!" Ujar
Rebecca
"Tak apa, aku tak akan
mati. Lagi pula, kau
tidak-" Ucap Luffy
"OWOWOW... Ha... Dia
memaafkan kita dengan
mudah... Itu menunjukan
perbedaan kekuatan
dengan jelas, Rebecca..."
Ucap salah satu
tahanan
"Kalau kita bisa
mendapatkan walau
hanya satu orang kuat...
Maka kita akan punya
sedikit harapan..."
"Huh? Mumi..." Ucap
Luffy melihat para
tahanan yang dibalut
perban
"Bukan!!" Teriak mereka
"Kami adalah Gladiator
yang terpenjara dan
Rebecca juga. Kami
tetap bertarung sampai
kami terbunuh dalam
arena" Ujar salah satu
tahanan "Ini karena
kami melawan keluarga
Doflamingo. Raja bilang
kami bisa bebas kalau
kami menang 1000 kali,
tapi... Orang kuat
sekalipun tak akan bisa
selamat dari 1000
pertarungan. Semua
yang mencoba kabur
ditembak mati. Kami tak
punya jalan lain!!"
Tampak terlihat orang-
orang di dalam penjara
dengan kondisi yang
mengenaskan
"10 tahun lalu... Sebelum
Doflamingo naik tahta
tak ada pertarungan
sampai mati!! Cara dia
memerintah negeri ini
sangat terang namun
juga sangat gelap!!"
"Apa pun yang terjadi...
Aku akan menenangkan
turnamen hari ini dan
mengalahkan
Doflamingo dengan buah
Mera Mera!!" Ucap
Rebecca "Tuan prajurit
bilang dia akan melawan
Doflamingo dengan
pasukannya hari ini demi
membebaskan kami!!"
"Aku ingin
melakukannya lebih dulu
dari dia!! Aku tak ingin
dilindungi lagi!! Kali ini aku
ingin melindungi tuan
prajurit!!" Ucap Rebecca
sembari menangis.
Versi text oleh: Mferz Fahrudinizer blogzM
"Koridor koleseum Battle
Royal!! Sampai saat ini
sudah ada 3 penantang
yang dapat menantang
keluarga Donquixote!!"
Seru komentator
pertandingan
"Pemenang dari Block A,
dari kelompok bajak laut
Kurohige 'Champions'
Jesus Burges!!"
"Dari Block B, kelompok
dari bajak laut Barto
Club 'Cannibal'
Bartolomeo!!"
"Dari Block C!! Idola kita
semua. Gladiator
Lucyyyyy!!"
"Hanya tersisa 1
tempat untuk final!! Dan
sekarang, pertarungan
di Block D akan
mengalami kemunduran
waktu selama 15
menit!! Untuk
memperbaiki ring
pertandingan!!"
"Cepat dan perbaikilah!!"
Seru para penonton tak
sabar
"Block D harus
menunggu!!" Seru si
komentator
"Cepat keluarkan ring
tambahan!!"
----- Komik One Piece
Bahasa Indonesia -----
Ruang peserta
pertandingan
"TOPI JERAMI!!" Sahut
Cavendish berlari
menuju ke arah Luffy
"Kau tidak dapat lari
lagi!!"
"Cabbage!!" Seru Luffy
sembari meludahi kedua
telapak tangannya
"Durandal!!" Seru
Cavendish
menghunuskan
pedangnya ke arah
Luffy
"DAH!!"
Luffy dapat menangkap
dengan mudah pedang
Durandal milik Cavendish
dengan kedua telapak
tangannya
Sementara Bartolomeo
memperhatikan dan
menghampiri
pertarungan antara
Luffy dan Cavendish
"Cavendish mengamuk
lagi!!" Seru salah
seorang peserta melihat
kegaduhan yang terjadi
di dalam ruang peserta
"Apa yang terjadi?" Ucap
Bartolomeo bertanya-
tanya
"Si brengsek itu!" Ucap
salah seorang peserta
"Dia berteriak 'Topi
Jerami' lagi..."
"Topi Jerami orang itu
kan? Bajak laut yang
tidak bisa
menyelamatkan
saudaranya dalam
peperangan" Ujar salah
satu peserta "Dahahaha
Aku tidak akan
menyelamatkannya
walaupun aku mampu
melakukannya!!"
Bartolomeo tiba-tiba
menghentikan
langkahnya saat
seorang peserta itu
mengatai Luffy
"Dweh! A-Apa yang kau
lakukan!!" Teriak si
peserta tersebut dibuat
tak berdaya dengan
kekuatan dinding
pelindung Bari Bari milik
Bartolomeo
"Brengsek kau!! Aku
adalah bangsawan dari
kerajaan Do-ereena!!"
Seru si peserta tak
dapat berkutik
"Bwagah!! Hentikan!!
Aku bisa mati!!"
"Hey brengsek, kau pikir
sedang menertawai
siapa!?" Ucap
Bartolomeo "Dengar
brengsek, tuan Topi
Jerami Luffy adalah
orang yang akan
memimpin era ini!! Yang
akan menjadi raja bajak
laut!! 2 tahun yang lalu,
aku melihat apa yang
terjadi di Logue Town di
East Blue!!"
Sementara Luffy masih
berseteru dengan
Cavendish
"Lepaskan!" Seru
Cavendish
"Tidak akan!!" Ucap
Luffy masih tetap
memegangi pedang
Cavendish
"Di tempat eksekusi
legendaris yang
mengeksekusi raja
bajak laut Roger... Dia
sudah dalam keadaan
putus asa, dan dia
berteriak...!!" Ucap
Bartolomeo mengingat
saat dia menyaksikan
eksekusi Luffy di depan
umum yang dilakukan
oleh Buggy di Logue
Town
"Dan tidak lama
kemudian!! Petir
menyambarnya dari
langit!!" Seru Bartolomeo
sembari menangis
mengingat saat-saat itu
"Dan membiarkannya
hidup!! Hari itu aku telah
melihat keajaiban!!"
"Sejak hari itu aku terus
mengikuti berita
tentang kelompok bajak
laut Topi Jerami!!
Alabasta, Enies Lobby,
Impel Down!! Dan yang
paling baru Marineford!!
Aku benar-benar
tersentuh!! Di tempat
tinggalku, aku adalah
Boss yang kumuh. Yang
menghancurkan 150
kota, sehingga aku
dapat sejajar dengan
tuan Luffy. Karena itu
aku segera pergi ke
lautan!!"
"Jadi sekali lagi kau
katakan itu, kau sangat
meremehkannya...
Hanya untuk membuat
dirimu yang
menyedihkan ini terlihat
lebih baik darinya!!" Ucap
Bartolomeo sembari
menarik lidah peserta
itu dengan pisau yang di
arahkan ke lidah peserta
yang telah menjelek-
jelekan Luffy
"Hweh!! Hweh!! Hweh!!
Hweh!!"
"Apa yang bisa kau
lakukan dasar sampah!!"
Seru Bartolomeo
membuat si peserta
mengucurkan darah
"DYAAAH!!" Jerit si
peserta
"Bartolomeo menjadi
liar!!"
Sementara itu
perkelahian antara Luffy
dengan Cavendish
"Cepat lepaskan!!" Seru
Cavendish
"Aku lelah!! Aku tidak
mau bertarung
denganmu!!" Seru Luffy
sembari masih menahan
tikaman pedang
Cavendish
Keduanya membentur
lantai ruangan peserta
"Hey, seseorang tolong
hentikan mereka!!"
Teriak peserta lainnya
yang menonton
pertarungan antara
Luffy dengan Cavendish
"Aku tidak dapat
mendekat ke sana,
sangat berbahaya
sekali!!"
Sementara Bartolomeo
mengintip Luffy dari
balik tembok
"Sa-sangat sulit untuk
mendekat... Ketika
sudah ada kesempatan,
aku malah terlalu grogi
untuk mendekatinya!!"
Ucap Bartolomeo dalam
hati dengan wajah
memerah malu "Bekas
luka di bawah matanya...
Itu sesuatu yang
sangat menakjubkan!
Dia keren sekali... Huh?
Air mataku sampai
keluar sendiri. Sayuran
busuk itu! Aku sungguh
ingin membunuhnya
sehingga aku dapat
melindungi tuan Luffy,
tapi..."
"H-Hey brengsek!! Cavi...
Cavech..." Seru
Bartolomeo
Tiba-tiba Don Chinjao
datang bersama kedua
cucunya menghampiri
Luffy
"Hey Topi Jerami!" Sahut
cucu Don Chinjao
memanggil Luffy
"Dengarkan!! Kakek
kami ingin bicara
denganmu!!"
"Bertahanlah kakek!!"
Ucap Salah satu cucu
Chinjao memapah tubuh
Don Chinjao
"Apa?! Bukannya sudah
selesai dan aku
menang!!" Ucap Luffy
"Haa... Haa... Bukan itu..."
Ucap Chinjao terengah-
engah
"Aku sudah tidak dapat
membalas kepada Garp
lagi dan aku hanya ingin
mengekspresikan rasa
terima kasihku..." Ucap
Chinjao dalam hati
"Ijinkan aku untuk
mengatakan ini... Aku
sungguh berterima
kasih banyak
kepadamu!!" Ucap
Chinjao sembari
membenturkan
kepalanya ke lantai
"WAAAH!!" Teriak Luffy
terkena guncangan
"OWAAAH!!" Seru Luffy
sembari lari
"Ah!! Tunggu!!" Sahut
Cavendish
"Tunggu sebentar...
Cucunya Garp..." Sahut
Don Chinjao
"Woah!! Dia
melewatiku!! Um...
Tunggu..." Ucap
Bartolomeo
"Hey! Jangan lari dari
pertarungan kita!!"
Teriak Cavendish
"A-A-Apa yang harus
aku lakukan, apa yang
harus aku lakukan?! Aku
sangat ingin berbincang
dengannya, tapi aku
tidak tahu caranya!!"
Ucap Bartolomeo gugup
"Sebagai rasa terima
kasihku karena telah
mengembalikan bentuk
kepala ini... Aku
memberikan pasukan
Happousui milik cucuku...
Dibawah perintahmu...!!"
Ucap Chinjao dalam hati
"Ada apa dengan orang-
orang ini! Aku sampai
tak sempat istirahat!!"
Ucap Luffy ngacir
"Sebelah sini, Lucy!"
Ucap seseorang menarik
tangan Luffy
"Hm?" Dehem Luffy
"Ah, kau! Um..." Ucap
Luffy yang ternyata
ditarik oleh Rebecca
"Ini aku Rebecca!
Musuhmu banyak sekali!
Ikutlah denganku" Ajak
Rebecca menarik tangan
Luffy
"Yeah, terima kasih!"
Ucap Luffy
"Zehahaha Bukannya
Shiryu sama saja?" Ucap
seseorang di Denden
Mushi
"Tapi, sebenarnya... Aku
tidak percaya kepada
Aokiji!!" Ucap Burges
yang sedang
menghubungi kaptennya
"Ah, tunggu sebentar
kapten"
Luffy berhenti sejenak
dihadapan Burges yang
sedang menghubungi
kaptennya
"Ada Topi Jerami" Ucap
Burges kepada
kaptennya
"Hmmm?! Dia di sana?!"
Ucap Kurohige
"Topi Jerami" Sapa
Kurohige lewat Denden
Mushi
Rebecca nampak
terdiam sesaat
"Apa itu kau Kurohige!!"
Tanya Luffy
"Benar, lama tidak
ketemu... Zehahaha
Sepertinya kau
berpartisipasi juga. Huh.
Lucy" Jawab Kurohige
"Tapi Burges kami yang
akan mengambil buah
Mera Mera!! Aku senang,
sepertinya seperti Ace
sendirilah yang
bergabung dengan kami.
Dia pernah menolakku
sekali, kau tahu"
"Tentu saja aku tidak
akan membiarkan kalian
mengambil kekuatan
Ace!!" Ucap Luffy
"Uiiihahaha" Tawa
Burges
Sesaat kemudian Luffy
dan Rebecca berlalu
"Apa bajak laut itu
kenalanmu?" Tanya
Rebecca kepada Luffy
"Begitulah, aku tak bisa
membiarkan dia
menang!!" Jawab Luffy
Luffy berniat membeli
makanan
"Hey, nek, apa kau tak
punya contoh lainnya?"
Tanya Luffy kepada si
nenek penjual makanan
"Kau cuma akan
memakannya tanpa
membeli apa pun, kan?!"
Ujar si nenek
"Hey" Ucap Rebecca
"Maaf nek, mana yang
kau inginkan, Lucy?"
Tanya Rebecca kepada
Lucy (Luffy)
"Apa?! Kau mau
mentraktirku?!" Sentak
Luffy kaget
"Oh Rebecca, apa ini
temanmu?" Ucap si
nenek
Rebecca mengambil
uang dari kantong
uangnya
----- Komik One Piece
Bahasa Indonesia -----
Ruangan sel tahanan
"Terima kasih!" Ucap
Luffy bersama Rebecca
di suatu tempat
"Maaf! Aku tidak punya
banyak uang..." Ucap
Rebecca
"Terima kasih sudah
mentraktirku Rebecca!
Tempat apa ini?" Ucap
Luffy bertanya-tanya
"Ini adalah ruangan para
Gladiator... Meskipun
beberapa orang
menyebutnya penjara"
Jawab Rebecca sembari
melepas topeng besinya
"Para petarung tidak
diijinkan kesini... Jadi
sebaiknya kau tunggu di
sini sampai giliranmu
tiba"
"Begitu yah, terima
kasih banyak!" Ucap
Luffy
"Pertarunganmu
mengangumkan! Aku
tak percaya kau sekuat
ini, Lucy!" Ucap Rebecca
"Oh biasa saja tapi
makanan di koloseum ini
enak sekali!! Apa kau
tidak lapar?!" Ucap Luffy
asyik menyantap
makanan
"Aku... Tidak merasakan
lapar!!" Ucap Rebecca
"Hm? Kau seperti
seorang samurai" Ucap
Luffy
"Hey, aku
mendapatkannya!!" Seru
salah seorang tahanan
dari dalam sel meraih
Luffy "Rebecca, lakukan
sekarang!!"
"WAH!!" Sentak Luffy
kaget sembari berontak
"Kenapa?!"
Rebecca nampak
bingung
"Kau membawanya
kemari dengan tujuan
itu, kan?!" Seru tahanan
yang meraih Luffy
"Huh?? Hey, ada apa ini?!
Rebecca?!" Seru Luffy
"Hey, makanannya
tumpah!!"
Rebecca mengarahkan
pedangnya ke arah
Luffy
"GYAAA" Jerit tahanan
yang memegangi Luffy
terkena gigitan Luffy
Luffy berhasil
menghindari serangan
Rebecca
"YAAH!!"
Rebecca kembali
mengayunkan
pedangnya kepada
Luffy, Luffy melompat
guna menghindari
serangan Rebecca
dengan tetap makan.
Dengan sigap Luffy
dapat membuat
Rebecca tak berkutik.
"Rebecca... Tertangkap!!"
Seru salah seorang
tahanan yang berada di
dalam sel
"Dia sampai kalah
cepat...!!" Timpal
tahanan lainnya
"Lakukan sesukamu
padaku... Aku akan
menerima hukumanku!!"
Ucap Rebecca pasrah
"Aku tak akan
melakukan apapun pada
orang yang
membelikanku
makanan!!" Ucap Luffy
masih asyik makan
"Aku barusan mencoba
membunuhmu!!" Ujar
Rebecca
"Tak apa, aku tak akan
mati. Lagi pula, kau
tidak-" Ucap Luffy
"OWOWOW... Ha... Dia
memaafkan kita dengan
mudah... Itu menunjukan
perbedaan kekuatan
dengan jelas, Rebecca..."
Ucap salah satu
tahanan
"Kalau kita bisa
mendapatkan walau
hanya satu orang kuat...
Maka kita akan punya
sedikit harapan..."
"Huh? Mumi..." Ucap
Luffy melihat para
tahanan yang dibalut
perban
"Bukan!!" Teriak mereka
"Kami adalah Gladiator
yang terpenjara dan
Rebecca juga. Kami
tetap bertarung sampai
kami terbunuh dalam
arena" Ujar salah satu
tahanan "Ini karena
kami melawan keluarga
Doflamingo. Raja bilang
kami bisa bebas kalau
kami menang 1000 kali,
tapi... Orang kuat
sekalipun tak akan bisa
selamat dari 1000
pertarungan. Semua
yang mencoba kabur
ditembak mati. Kami tak
punya jalan lain!!"
Tampak terlihat orang-
orang di dalam penjara
dengan kondisi yang
mengenaskan
"10 tahun lalu... Sebelum
Doflamingo naik tahta
tak ada pertarungan
sampai mati!! Cara dia
memerintah negeri ini
sangat terang namun
juga sangat gelap!!"
"Apa pun yang terjadi...
Aku akan menenangkan
turnamen hari ini dan
mengalahkan
Doflamingo dengan buah
Mera Mera!!" Ucap
Rebecca "Tuan prajurit
bilang dia akan melawan
Doflamingo dengan
pasukannya hari ini demi
membebaskan kami!!"
"Aku ingin
melakukannya lebih dulu
dari dia!! Aku tak ingin
dilindungi lagi!! Kali ini aku
ingin melindungi tuan
prajurit!!" Ucap Rebecca
sembari menangis.
Versi text oleh: Mferz Fahrudinizer blogzM
Tidak ada komentar:
Posting Komentar