Perairan pesisir Dressrosa, di
sisi Sunny, tempat Brook
dan yang lainnya berada,
sebuah kelompok yang
dipimpin oleh wanita
gemuk tua telah menguasai kapal mereka.
"Menyingkir
dari Sunny!!"
: teriak Brook
dan Chopper.
"Jaga mulutmu, zamas!!"
:
ucap wanita gemuk itu,
yang tak lain merupakan
salah satu anggota keluarga
Doflamingo, Jola.
"Siapa
yang kalian panggil putrinya putri duyung,
zamas??"
"Nggak ada yang bilang
woi!!"
: teriak Chopper dan
Brook.
Mereka berdua, serta
Nami dan Momonosuke kini
telah berada di luar kapal
utama, menaiki dua perahu kecil.
Dan yang
mengejutkan, tubuh
mereka berempat telah
diubah menjadi mirip
mainan, halus-halus gimana
gitu.
"Cepat dapatkan
Momonozuke, zamas!!"
: teriak Jola, dan untuk
diketahui zamas merupakan
kata akhiran yang biasa ia
pakai setiap kali mengucapkan suatu
kalimat.
"Tadi tak ada apa-
apa kecuali belut, lalu
bagaimana bisa ia sudah ada
di sana, zamas!??
Perintah
master adalah untuk menculik Momonozuke, dan
menangkap kapal mereka!!"
"Oh, tidak!! Kalau kita
membiarkannya
mengamuk dengan
kekuatan anehnya itu.."
: Nami khawatir.
"Sunny
akan kehilangan semua fungsinya sebagai kapal!!"
: ucap Chopper.
"Akan lebih
bagus kalau saja kita bisa
menyerangnya langsung di
sana, tapi...
pertama-tama
kita harus mengeluarkannya dari
kapal itu.."
"Kalian, cepat tangkap
Momonosuke!!"
: teriak Jola
pada anak buahnya yang
ada di kapal selam di luar
kapal.
"B-baik!!
Jola-sama!!"
: sanggup mereka.
"Oh tidak!! Semangatku
berguncang, zamas!!
Ohohoho!!"
: Jola menari-nari
di atas kapal.
"Gambaran
yang mengalir di dalam
diriku, hatiku mengalir keluar!!"
: ucapnya.
"Ini buruk!! Dia akan
melakukan itu lagi!!"
: teriak
Chopper dari tempatnya.
"Kamar laki-laki sudah ia
ubah menjadi tempat yang
parah!! Lemarinya, ranjang, semuanya!!"
: ucap Brook.
"Franky pasti akan marah
pada kita!! Dan yang lebih
penting lagi, bisakah kita
kembali ke bentuk
normal!??"
"Aaah!! ledakan gambar
pembebasan dan
kecantikan.."
: Jola
mengeluarkan semacam
gumpalan awan atau busa,
dan bersiap untuk menggunakan
kemampuannya lagi.
"Hentikan!!"
: teriak Brook
dan yang lainnya.
"Jangan
melakukannya pada kapal
itu!! Kami ada di sini!! Serang
saja kami kalau kau mau!!"
:
namun Jola tetap saja melakukan aksinya,
"Dunia
butuh pembebasan, zamas!!"
: Ucap Jola.
"Nza-masho!!?? Whoaaaa!!!
Dia benar-benar
melakukannya!!!"
: teriak
Brook dan yang lainnya.
"Dia melakukannya, ini
buruk!! Sial!!"
: Pada akhirnya Sunny pun
diubah oleh wanita aneh
bernama Jola itu.
"Hohoho!!"
: ia hanya tertawa,
sementara Brook dan yang
lainnya sudah stress minta ampun.
"Mustahil, ini
bahkan bukan kapal lagi!!"
"Hmmm, inilah kecantikan
yang sesungguhnya!!"
: ucap
Jola.
"Ya, dengan ini Topi
Jerami tak akan bisa kabur
dari Dressrosa, zamas!!!!
Ohohoho!!! Apa aku sudah membuat kalian kesal ,
zamas???? Ohohoho!!"
: Jola
terus tertawa. Sementara
itu Nami dan yang lainnya,
mereka benar-benar tak
tahu harus berbuat apa.
Sementara itu di kolesium,
tampak si gladiator
misterius, Ricky menolak
perawatan yang hendak
tim medis berikan.
"Ricky!!
Jangan memaksakan dirimu!! Terutama sebagai
tamu, adalah tugas kami
untuk merawat ksatria
yang terluka.."
: ucap tim
medis.
"Kalian membiarkan kami
bertarung sampai mati di
depan begitu banyak
orang!! Perawatan apanya,
hah!??"
: bentak Ricky.
"Darah dari penutup
kepalamu tak mau berhenti
mengalir, buka topengmu
dan biarkan kami
mengobatinya!!"
: pinta tim
medis.
"Jangan menyentuh topengku!!"
: Ricky malah
menghempaskan tangan
mereka.
"BUka pintu
keluarnya!!" ia memaksa
untuk keluar.
"Tahan dia!! Lukanya
parah!!"
: teriak tim medis.
Dan sepertinya tak perlu
sampai menahannya,
tampak Ricky kelelahan
sampai untuk berdiri saja sulit.
"Hah, hah.."
"Luka yang parah sekali,
sebaiknya kau membiarkan
mereka mengobatimu.."
:
ucap Rebecca.
Tiba-tiba saja
perempuan itu datang dan
melihat keadaannya.
"Menyingkir dariku!!
Aku
mampu berjalan sendiri!!"
:
Ricky bangun dan
memaksakan diri untuk
berjalan, pergi.
Dalam hati,
ksatria itu benar-benar sedih.
"Rebecca, maaf.."
:
ucapnya dalam hati.
Kelihatannya lelaki itu kenal
dengan Rebecca, namun
perempuan itu tidak
mengingatnya.
Apa lagi, dengan topeng dan pakaian
tertutup seperti itu.
Sementara itu di ruangan
staff Doflamingo, tampak
Bellamy dan juga seorang
utusan Dofla, Diamante.
"Topi Jerami...
dia sedang
ada di turnamen ini, Diamante.."
: ucap Bellamy.
"Kau bisa melakukannya
setelah turnamen.."
: ucap
Diamante.
"Joker memintaku untuk
membunuh Topi Jerami??"
:
Bellamy masih tidak
mengerti.
"Yah, Doffy
terlalu lembut, memberi
kesempatan bagi orang yang sudah gagal dalam
turnamen. Harusnya kau
bersyukur, Bellamy..
Pembunuhan adalah
pekerjaan yang mudah,
lakukan sebelum turnamen ini berakhir."
: Ucap Diamante.
"Dengan begitu, kau akan
menjadi family leader.."
:
ucap Diamante lagi.
Sementara itu, Bellamy
masih tampak agak ragu.
Apa lagi, sejak beberapa saat yang lalu, ia dan Luffy
sudah mulai lumayan dekat.
Di sisi Bhartolome, sambil
membawa koper tersegel
rantai besi, ia menghampiri
Cavendish, yang
menyaksikan pertandingan
dari jendela sambil makan hidangan mewah.
"Kelihatannya kau
menargetkan Lucy,
Cavendish??"
: ucap
Bhartolomeo.
"Bhartolomeo, selamat atas
kemenanganmu.
Ketertarikanku atas Lucy..
itu bukan urusanmu."
: ucap
Cavendish.
"Tidak, lelaki itu..
dia tak
akan mati olehmu.."
: ucap
Bhartolomeo.
Ia hendak
mengambil salah satu
daging yang ada di hadapan
Cavedish, namun dengan cepat Cavendish
menghentikannya.
"Fufufu, kau masih saja
seperti biasa."
: ucap
Cavendish.
"Dia adalah
mangsaku.."
: ucapnya lagi.
"Hehaha, urusanku
dengannya lebih dalam lagi.."
: ucap Bhartolomeo.
Di arena, tampak
pertarungan masih terus
berlanjut.
"Satu persatu
peserta jatuh ke luar arena!!
Block C hampir mencapai
klimaksnya!! Dan lihat, ada ksatria yang bisa dibilang di
atas peserta lainnya!!"
: teriak
komentator.
"Dia besar!!"
: ucap para
penonton.
"Dia adalah generasi baru
dari negara raksasa
terkenal, Elbaf!! Juga dikenal
sebabagai bajak laut
bayaran terkuat!!
Harjudin!!!!"
: teriak pembawa acara.
Di arena,
memang tampak seorang
raksasa dari Elbaf
mengamuk dan
menjatuhkan satu per satu
peserta.
"Pernahkah kalian melihat
raksasa dengan kekuatan
logia!??
Dengan buah mera
mera, aku akan menjadi raja
dari semua raksasa!!!"
:
Harjudin memukul hancur salah seorang lawannya.
"Satu pukulannya sama
seperti hantaman petir!!
Siapa yang bisa
menghentikannya!!??
Dan di
sisi lain, ia tak punya rasa
takut terhadap veteran sama sekali, seorang
banteng yang mengamuk!!
Banteng pembunuh yang
mampu dengan cepat
mengirim dua peserta ke
neraka!! Malaikat kematian kolesium!!
Orang-orang
menyebutnya sebagai, si
Banteng Brutal!!!"
: Jelas komentator, dan Tampak seekor banteng
besar ganas mengamuk dan
menghancurkan lawan-
lawannya.
"Lalu, lelaki
menakjubkan yang
menunggangi si malaikat kematian!! Dengan
kekuatan, serta
kelincahannya yang
menakjubkan, ia menjadi
populer dalam waktu yang
singkat!! Luuuucyyy!!!"
: Tampak Luffy dengan
begitu girangnya
menunggangi banteng besar
tersebut.
"Uwooo!!!!"
: para
penonton bersorak,
memberinya dukungan.
"Gyaah, aku juga suka
gayanya!! Gyahaha!!"
: ucap
komentator.
"Gyat-san, kau
tak boleh memihak.."
: ucap
orang di sebelahnya.
"Cih, bahkan ketika sedang
menyembunyikan
identitasnya, tetap saja dia
mendapat ketenaran, Topi
Jerami!!"
: Cavendish benar-
benar kesal.
"Fufufu, orang yang
menarik.."
: ucap Rebecca,
yang menonton tak jauh
darinya.
"Hahaha!!! Maju !!
Ucyyyyy!!!!!"
: teriak Luffy
ke si banteng.
"Hajar
mereka semua!!
Shishishishi!!"
: tampak Luffy
begitu menikmatinya.
Banteng itu juga tampak
menikmati ditunggangi oleh
Luffy. Sampai kemudian,
banteng itu menusuk kaki si
raksasa, Harjudin.
"Oh tidak!! Dia akan
berurusan dengan
Harjudin!!"
: para penonton
mulai panik.
"Apa kau mau
menantangku!!!??"
: raksasa
itu marah dan kemudian bersiap untuk memukul.
"Awas, lari!! Ucy!!!"
: teriak
Luffy.
Namun, pukulan
Harjudin terlalu cepat.
Buakk!!!
"Kyaaa!!!! Banteng!!! Lucy!!"
:
teriak para penonton, dan
teriakan mereka tampak
semakin menjadi saat
melihat Lucy alias Luffy
rebah di arena.
"Ya ampun, sayang sekali.."
:
ucap pembawa acara.
"Ternyata jarak kekuatan
mereka memang terlalu
jauh!!
Ini dia, kekuatan dari
rookie dari Elbaf!! Malaikat kematian kolesium, dan
gladiator misterius Lucy, tak
berdaya... Eeehh!????"
: pembawa acara kaget.
Di bawah, sudah tampak
Luffy duduk dan mengelus-
elus kepala banteng yang
pingsan.
Luffy berdiri, dan ia benar-
benar marah. Harjudin
mengira kalau urusannya
sudah selesai, jadi ia
membalikan badan.
Namun
tanpa ia ketahui, ini semua belum berakhir.
Luffy meloncat, begitu
cepat dan kini telah berada
di sebelah wajah raksasa itu.
Harjudin menoleh ke arah
Lucy, dan sebelum ia sempat
mengedipkan matanya, pukulan Luffy lesatkan!!
Buakk!!!!!
Sebagian kepala dan
penutupnya sampai hancur
dibuat olehnya, dan raksasa
pun rebah.
Para penonton
kaget, baik penonton di
dalam kolesium maupun yang menonton dari balik
jendela seperti Rebecca
misalnya.
Mereka kaget
sampai tak bisa berkata apa-
apa.
"Wooooahhhh!!"
: pembawa
acara berteriak,
"Raksasanya berhasil
dijatuhkan!!!!"
: dan teriakan
itu sekaligus mengakhiri
Chapter kali ini.
Versi Teks Oleh : www.beelzeta.com
sisi Sunny, tempat Brook
dan yang lainnya berada,
sebuah kelompok yang
dipimpin oleh wanita
gemuk tua telah menguasai kapal mereka.
"Menyingkir
dari Sunny!!"
: teriak Brook
dan Chopper.
"Jaga mulutmu, zamas!!"
:
ucap wanita gemuk itu,
yang tak lain merupakan
salah satu anggota keluarga
Doflamingo, Jola.
"Siapa
yang kalian panggil putrinya putri duyung,
zamas??"
"Nggak ada yang bilang
woi!!"
: teriak Chopper dan
Brook.
Mereka berdua, serta
Nami dan Momonosuke kini
telah berada di luar kapal
utama, menaiki dua perahu kecil.
Dan yang
mengejutkan, tubuh
mereka berempat telah
diubah menjadi mirip
mainan, halus-halus gimana
gitu.
"Cepat dapatkan
Momonozuke, zamas!!"
: teriak Jola, dan untuk
diketahui zamas merupakan
kata akhiran yang biasa ia
pakai setiap kali mengucapkan suatu
kalimat.
"Tadi tak ada apa-
apa kecuali belut, lalu
bagaimana bisa ia sudah ada
di sana, zamas!??
Perintah
master adalah untuk menculik Momonozuke, dan
menangkap kapal mereka!!"
"Oh, tidak!! Kalau kita
membiarkannya
mengamuk dengan
kekuatan anehnya itu.."
: Nami khawatir.
"Sunny
akan kehilangan semua fungsinya sebagai kapal!!"
: ucap Chopper.
"Akan lebih
bagus kalau saja kita bisa
menyerangnya langsung di
sana, tapi...
pertama-tama
kita harus mengeluarkannya dari
kapal itu.."
"Kalian, cepat tangkap
Momonosuke!!"
: teriak Jola
pada anak buahnya yang
ada di kapal selam di luar
kapal.
"B-baik!!
Jola-sama!!"
: sanggup mereka.
"Oh tidak!! Semangatku
berguncang, zamas!!
Ohohoho!!"
: Jola menari-nari
di atas kapal.
"Gambaran
yang mengalir di dalam
diriku, hatiku mengalir keluar!!"
: ucapnya.
"Ini buruk!! Dia akan
melakukan itu lagi!!"
: teriak
Chopper dari tempatnya.
"Kamar laki-laki sudah ia
ubah menjadi tempat yang
parah!! Lemarinya, ranjang, semuanya!!"
: ucap Brook.
"Franky pasti akan marah
pada kita!! Dan yang lebih
penting lagi, bisakah kita
kembali ke bentuk
normal!??"
"Aaah!! ledakan gambar
pembebasan dan
kecantikan.."
: Jola
mengeluarkan semacam
gumpalan awan atau busa,
dan bersiap untuk menggunakan
kemampuannya lagi.
"Hentikan!!"
: teriak Brook
dan yang lainnya.
"Jangan
melakukannya pada kapal
itu!! Kami ada di sini!! Serang
saja kami kalau kau mau!!"
:
namun Jola tetap saja melakukan aksinya,
"Dunia
butuh pembebasan, zamas!!"
: Ucap Jola.
"Nza-masho!!?? Whoaaaa!!!
Dia benar-benar
melakukannya!!!"
: teriak
Brook dan yang lainnya.
"Dia melakukannya, ini
buruk!! Sial!!"
: Pada akhirnya Sunny pun
diubah oleh wanita aneh
bernama Jola itu.
"Hohoho!!"
: ia hanya tertawa,
sementara Brook dan yang
lainnya sudah stress minta ampun.
"Mustahil, ini
bahkan bukan kapal lagi!!"
"Hmmm, inilah kecantikan
yang sesungguhnya!!"
: ucap
Jola.
"Ya, dengan ini Topi
Jerami tak akan bisa kabur
dari Dressrosa, zamas!!!!
Ohohoho!!! Apa aku sudah membuat kalian kesal ,
zamas???? Ohohoho!!"
: Jola
terus tertawa. Sementara
itu Nami dan yang lainnya,
mereka benar-benar tak
tahu harus berbuat apa.
Sementara itu di kolesium,
tampak si gladiator
misterius, Ricky menolak
perawatan yang hendak
tim medis berikan.
"Ricky!!
Jangan memaksakan dirimu!! Terutama sebagai
tamu, adalah tugas kami
untuk merawat ksatria
yang terluka.."
: ucap tim
medis.
"Kalian membiarkan kami
bertarung sampai mati di
depan begitu banyak
orang!! Perawatan apanya,
hah!??"
: bentak Ricky.
"Darah dari penutup
kepalamu tak mau berhenti
mengalir, buka topengmu
dan biarkan kami
mengobatinya!!"
: pinta tim
medis.
"Jangan menyentuh topengku!!"
: Ricky malah
menghempaskan tangan
mereka.
"BUka pintu
keluarnya!!" ia memaksa
untuk keluar.
"Tahan dia!! Lukanya
parah!!"
: teriak tim medis.
Dan sepertinya tak perlu
sampai menahannya,
tampak Ricky kelelahan
sampai untuk berdiri saja sulit.
"Hah, hah.."
"Luka yang parah sekali,
sebaiknya kau membiarkan
mereka mengobatimu.."
:
ucap Rebecca.
Tiba-tiba saja
perempuan itu datang dan
melihat keadaannya.
"Menyingkir dariku!!
Aku
mampu berjalan sendiri!!"
:
Ricky bangun dan
memaksakan diri untuk
berjalan, pergi.
Dalam hati,
ksatria itu benar-benar sedih.
"Rebecca, maaf.."
:
ucapnya dalam hati.
Kelihatannya lelaki itu kenal
dengan Rebecca, namun
perempuan itu tidak
mengingatnya.
Apa lagi, dengan topeng dan pakaian
tertutup seperti itu.
Sementara itu di ruangan
staff Doflamingo, tampak
Bellamy dan juga seorang
utusan Dofla, Diamante.
"Topi Jerami...
dia sedang
ada di turnamen ini, Diamante.."
: ucap Bellamy.
"Kau bisa melakukannya
setelah turnamen.."
: ucap
Diamante.
"Joker memintaku untuk
membunuh Topi Jerami??"
:
Bellamy masih tidak
mengerti.
"Yah, Doffy
terlalu lembut, memberi
kesempatan bagi orang yang sudah gagal dalam
turnamen. Harusnya kau
bersyukur, Bellamy..
Pembunuhan adalah
pekerjaan yang mudah,
lakukan sebelum turnamen ini berakhir."
: Ucap Diamante.
"Dengan begitu, kau akan
menjadi family leader.."
:
ucap Diamante lagi.
Sementara itu, Bellamy
masih tampak agak ragu.
Apa lagi, sejak beberapa saat yang lalu, ia dan Luffy
sudah mulai lumayan dekat.
Di sisi Bhartolome, sambil
membawa koper tersegel
rantai besi, ia menghampiri
Cavendish, yang
menyaksikan pertandingan
dari jendela sambil makan hidangan mewah.
"Kelihatannya kau
menargetkan Lucy,
Cavendish??"
: ucap
Bhartolomeo.
"Bhartolomeo, selamat atas
kemenanganmu.
Ketertarikanku atas Lucy..
itu bukan urusanmu."
: ucap
Cavendish.
"Tidak, lelaki itu..
dia tak
akan mati olehmu.."
: ucap
Bhartolomeo.
Ia hendak
mengambil salah satu
daging yang ada di hadapan
Cavedish, namun dengan cepat Cavendish
menghentikannya.
"Fufufu, kau masih saja
seperti biasa."
: ucap
Cavendish.
"Dia adalah
mangsaku.."
: ucapnya lagi.
"Hehaha, urusanku
dengannya lebih dalam lagi.."
: ucap Bhartolomeo.
Di arena, tampak
pertarungan masih terus
berlanjut.
"Satu persatu
peserta jatuh ke luar arena!!
Block C hampir mencapai
klimaksnya!! Dan lihat, ada ksatria yang bisa dibilang di
atas peserta lainnya!!"
: teriak
komentator.
"Dia besar!!"
: ucap para
penonton.
"Dia adalah generasi baru
dari negara raksasa
terkenal, Elbaf!! Juga dikenal
sebabagai bajak laut
bayaran terkuat!!
Harjudin!!!!"
: teriak pembawa acara.
Di arena,
memang tampak seorang
raksasa dari Elbaf
mengamuk dan
menjatuhkan satu per satu
peserta.
"Pernahkah kalian melihat
raksasa dengan kekuatan
logia!??
Dengan buah mera
mera, aku akan menjadi raja
dari semua raksasa!!!"
:
Harjudin memukul hancur salah seorang lawannya.
"Satu pukulannya sama
seperti hantaman petir!!
Siapa yang bisa
menghentikannya!!??
Dan di
sisi lain, ia tak punya rasa
takut terhadap veteran sama sekali, seorang
banteng yang mengamuk!!
Banteng pembunuh yang
mampu dengan cepat
mengirim dua peserta ke
neraka!! Malaikat kematian kolesium!!
Orang-orang
menyebutnya sebagai, si
Banteng Brutal!!!"
: Jelas komentator, dan Tampak seekor banteng
besar ganas mengamuk dan
menghancurkan lawan-
lawannya.
"Lalu, lelaki
menakjubkan yang
menunggangi si malaikat kematian!! Dengan
kekuatan, serta
kelincahannya yang
menakjubkan, ia menjadi
populer dalam waktu yang
singkat!! Luuuucyyy!!!"
: Tampak Luffy dengan
begitu girangnya
menunggangi banteng besar
tersebut.
"Uwooo!!!!"
: para
penonton bersorak,
memberinya dukungan.
"Gyaah, aku juga suka
gayanya!! Gyahaha!!"
: ucap
komentator.
"Gyat-san, kau
tak boleh memihak.."
: ucap
orang di sebelahnya.
"Cih, bahkan ketika sedang
menyembunyikan
identitasnya, tetap saja dia
mendapat ketenaran, Topi
Jerami!!"
: Cavendish benar-
benar kesal.
"Fufufu, orang yang
menarik.."
: ucap Rebecca,
yang menonton tak jauh
darinya.
"Hahaha!!! Maju !!
Ucyyyyy!!!!!"
: teriak Luffy
ke si banteng.
"Hajar
mereka semua!!
Shishishishi!!"
: tampak Luffy
begitu menikmatinya.
Banteng itu juga tampak
menikmati ditunggangi oleh
Luffy. Sampai kemudian,
banteng itu menusuk kaki si
raksasa, Harjudin.
"Oh tidak!! Dia akan
berurusan dengan
Harjudin!!"
: para penonton
mulai panik.
"Apa kau mau
menantangku!!!??"
: raksasa
itu marah dan kemudian bersiap untuk memukul.
"Awas, lari!! Ucy!!!"
: teriak
Luffy.
Namun, pukulan
Harjudin terlalu cepat.
Buakk!!!
"Kyaaa!!!! Banteng!!! Lucy!!"
:
teriak para penonton, dan
teriakan mereka tampak
semakin menjadi saat
melihat Lucy alias Luffy
rebah di arena.
"Ya ampun, sayang sekali.."
:
ucap pembawa acara.
"Ternyata jarak kekuatan
mereka memang terlalu
jauh!!
Ini dia, kekuatan dari
rookie dari Elbaf!! Malaikat kematian kolesium, dan
gladiator misterius Lucy, tak
berdaya... Eeehh!????"
: pembawa acara kaget.
Di bawah, sudah tampak
Luffy duduk dan mengelus-
elus kepala banteng yang
pingsan.
Luffy berdiri, dan ia benar-
benar marah. Harjudin
mengira kalau urusannya
sudah selesai, jadi ia
membalikan badan.
Namun
tanpa ia ketahui, ini semua belum berakhir.
Luffy meloncat, begitu
cepat dan kini telah berada
di sebelah wajah raksasa itu.
Harjudin menoleh ke arah
Lucy, dan sebelum ia sempat
mengedipkan matanya, pukulan Luffy lesatkan!!
Buakk!!!!!
Sebagian kepala dan
penutupnya sampai hancur
dibuat olehnya, dan raksasa
pun rebah.
Para penonton
kaget, baik penonton di
dalam kolesium maupun yang menonton dari balik
jendela seperti Rebecca
misalnya.
Mereka kaget
sampai tak bisa berkata apa-
apa.
"Wooooahhhh!!"
: pembawa
acara berteriak,
"Raksasanya berhasil
dijatuhkan!!!!"
: dan teriakan
itu sekaligus mengakhiri
Chapter kali ini.
Versi Teks Oleh : www.beelzeta.com
Tidak ada komentar:
Posting Komentar