Versi text one piece chapter 710 Menuju Green Bit

Versi text one piece chapter 710 Menuju Green Bit
Setelah pertarungan di blok B
berakhir, para peserta yang
terlukapun dibawa keluar
untuk segera mendapat
perawatan.
Dan di antara
mereka, tampak juga Bellamy.
Bellamy sedang
terluka, dan saat ini ia sedang
bercakap-cakap dengan Luffy.

"Huh, aku masih saja belum
berubah... lemah..."
: ucap
Bellamy.
"Kau sudah berubah,
Bellamy.."
: ucap Luffy, aka
Lucy.

"Haha, yang banyak berubah
itu kau.."
: ucap Bellamy.

"Dengan Hakimu yang melampaui imajinasi itu..."
: Lanjut Bellamy.
"Eh?? Begitukah??"
: Jawab lucy.
"Kau telah menghancurkan
kebangganku..

Mugiwara.."
: ucap bellamy lagi.
Tanpa mereka sadari, secara
tidak sengaja Bhartolomeo
yang berdiri tak jauh dari
tempat itu mendengar kata-
kata Bellamy tadi.

"Mugiwara??"
: pikirnya.

Scene kemudian beralih
menuju tim pertukaran
sandera, tempat Law, Robin,
Usopp, dan tentunya Caesar
Clown berada.
Kelompok itu
kini sedang berada di jembatan besi baja menuju
Green Bit, dan waktu sebelum
pertukaran dimulai tinggal 45
menit lagi...
"Gyaaaahhhh!!!!!!!"
: teriak
Usopp dan Caesar saat seekor
ikan petarung, sesosok ikan
raksasa berbentuk banteng
membentur dinding jeruji
jembatan itu hingga rusak.
"Me-mereka datang!!!!!!

Dinding jeruji besinya benar-
benar tak bisa diandalkan!!!!"

: duo Usopp dan Caesar benar-
benar ketakutan saat itu.
"Saat mereka mengatakan
ikan petarung, aku benar-
benar berpikir kalau yang
mereka maksud itu ikan..."
:
ucap Robin.
"Ya itu memang
ikan kan.."
: ucap Law.
"Ikan apanya woi!!!"
: bentak usopp.

"Mahluk itu tak ada bedanya
dengan monster laut!!
Mereka
itu monster!!!"
: lanjut Caesar.
"Bukan masalah besar kan,
aku yakin kalian bisa
mengatasinya.."
: ucap Law
dengan tenang.
"Kaulah yang
seharusnya mengatasinya!!

Kau ini Shichibukai kan!!"
: bentak Usopp.
"Aah, aku
sedang tak bisa bertarung.."
:
ucap Law.
"Gyaahh!!! Monster-monster
itu datang lagi!!!!"
: terpaksa
Usopp pun melancarkan
serangannya.
Usopp
menembakkan suatu bibit
dari salah satu koleksinya.
"Gyaaahh!!! Ada lagi yang
datang dari sisi lainnya!!!"
"Mille Feuille, Giganto Mano!!!"

: Robin mengurus yang
satunya.
Usopp dengan bibit
peledak berbentuk
tengkoraknya, sementara
Robin dengan tangan raksasanya.
"Pertunjukkan
yang bagus.."
: ucap Law.
"Diam
kau!!!!"
: teriak Usopp. Mereka
berempat kini berlari karena
ikan-ikan raksasa berkepala
banteng itu terus menyerang jembatan.
"Kalian pikir berapa banyak
ikan di sini!!??
Ini itu sekolah,
kalian tahu!! Ayo kita lari
saja!!
Tak akan ada habisnya
kalau kalian terus melawan!!"
:
teriak Caesar.
"Ribut sekali.."
: ucap law, dan
kemudian meminta pada
Usopp.
"Lepaskan borgol
Caesar, biarkan dia juga ikut
bertarung!!"
"Eeeh!!!? Kalau aku
melakukannya, dia akan
kabur!!"
: ucap Usopp.
"Tak
akan, dia tak mungkin
melakukan itu!!"
: Law sudah
memegang jantung Caesar untuk jaga-jaga kalau dia
berbuat macam-macam.

"Eehh!? Jantungku!!"
: teriak
Caesar.
"Sial!!! Kau pasti tak akan bisa
mati tenang!! Berani-
beraninya kau
memperlakukan ilmuan jenius
sepertiku layaknya budak!!"

: teriak kesal Caesar.
Namun pada akhirnya, ia tak bisa
melawan dan ikut bertarung.

"Gas Tea You!!!!"
: Caesar
menyerang dengan
tembakkan gas dari
mulutnya.
"Whooahhh!!! Dahsyat sekali!!

Seperti yang diduga dari
kriminal seharga tiga ratus
juta!!"
: ucap Usopp.
"kau
sendiri kenapa tak ikut
bertarung, hah!!?"
: bentak Caesar ke Law.
"Semakin kugunakan,
kekuatanku akan semakin
berkurang!!"
: ucap Law.
"Aku
harus menyimpan tenagaku
untuk perjalanan kita,
mengerti!!??
Meskipun sedikit, aku harus terus
menyimpannya!! Musuh kami
adalah Doflamingo, kau tahu
itu kan!!"
: jelas Law.
"Jadi Law berencana untuk
melawan Doflamingo dengan
kekuatan penuh ya??"
: pikir
Caesar.
"Ini buruk!!!!"
: teriak
Usopp.
Tiba-tiba saja,
gerombolan ikan petarung menyerang bagian jembatan
di depan mereka hingga
jembatannya roboh.
"Jembatannya dirusak!! Dan
kita tak bisa melihat sisi
lainnya dengan kabut yang
tebal itu!!
Ikannya juga
datang dari depan!! Kita tak
boleh membiarkan mereka menghancurkan jembatannya
lebih dari ini!!!"
~Grabbb!!!!!~
: Tiba-tiba saja suatu
jaring raksasa muncul dan
menjaring ikan yang hendak
menyerang dari depan itu.
Si
ikan tentu saja kaget diserang
tiba-tiba saja seperti itu, apalagi Usopp dan yang
lainnya.
Mereka sama
kagetnya.
"Cepat, tarik!!!!"
: teriak suatu
suara misterius.
"Kita
mendapatkannya!!
Kita
mendapatkannya!! Ayo
dapatkan tenaga baru dengan
memakan ikan rebus!!"
: teriak suara-suara misterius itu lagi.

"Ya!! Tarik terus!!!"

Tebalnya kabut di depan
membuat Law dan yang
lainnya tak mampu melihat
siapa, atau apa yang telah
melesatkan jaring dan
menangkap ikan itu.
"Suara siapa itu??"
: Robin bertanya-
tanya.
"Mungkinkah mereka
penduduk pulau ini??"
"Tunggu!! Bukankah ini pulau
tanpa penduduk??"
: ucap
Usopp.
Kemudian, Usoop
berteriak.
"Hoi!!! Ap ada
seseorang di sana!!???
Kami
tak bisa lewat!!!"
: Mendengar teriakan itu,
mereka malah mempercepat
penangkapan ikan.
"Stt, itu
suara manusia, cepat tarik
ikannya!!
Ayo cepat!!"
: entah
mahluk apa itu, yang jelas tak lama setelahnya mereka
menghilang tanpa jejak.
Bagian tengah jembatan
roboh, dengan kata lain Law
dan yang lainnya tak bisa
lewat. Namun, mereka tak
kehabisan akal.
Law meminta
Caesar untuk menggunakan gasnya dan membuat balon
udara untuk bisa terbang
melewati jembatan yang
runtuh itu.
"Sialan kau Law!!
Aku akan
mengingat ini!!"
: teriak Caesar.

"Cepat terbangkan kami
menuju pulau itu.."
: ucap Law.
"Jangan memaksaku begitu!!

Aku harus menerbangkan
tiga orang, kau pikir berapa
banyak tenaga yang
kuperlukan untuk melakukan
ini!!?
Aku ini sandera yang penting, kau tahu!!"
: bentak
Caesar.

Tak lama setelahnya,
merekapun sampai di pulau
itu.
"Haah, haah... akhirnya
kita sampai.."
: ucap Caesar
sambil ngos-ngosan.

"Kelihatannya belum ada yang datang kemari sebelumnya.."
:
ucap Robin.
"Pantai pulau ini
dipenuhi oleh rongsokan
kapal yang hancur akibat
ikan-ikan itu.."
"Jejak ikan yang terseret tadi
hilang sampai sini... siapa
sebenarnya yang tadi itu??"
:
Law masih penasaran dengan
sosok-sosok misterius yang
menangkap ikan tadi itu.
"Tapi hei, coba lihat itu..."
:
Usopp melihat ke arah pulau.

"Ini adalah hutan yang tak
menyembunyikan
keliarannya!!!"
"Hei Joker!!! Ini aku!!! Ayo
cepat ambil aku!!!"
: teriak
Caesar.

Akhirnya mereka
sampai di pulau tanpa polusi
yang terletak di bagian Utara
Dressrosa, Green Bit.
"Jadi ini ya Green Bit itu.."
:
ucap Usopp.
"Apa-apan semua
tumbuhan Humongous ini.."
: lanjutnya.

"Pantai tenggara pulau ini ada
di sana, kita akan melakukan
pertukaran pada jam 3"
: ucap Law.
"Hei lihat, di sebelah sana!!!"
:
teriak Usopp sambil menujuk
ke suatu arah.
"Bukankah itu
kapal angkatan laut!!!???"

: tampak sebuah kapal laut
besar tersangkut di antara tumbuhan-tumbuhan raksasa
Green Bit.
"Bagaimana bisa sampai
seperti itu!!??"
: mereka
bertanya-tanya.
Robin menggunakan
teropongnya, dan kemudian
melihat ke arah sekitar.
Ia lalu
menemukan sebuah dahan
yang terpotong, dan dahan itu
masih meneteskan lendir.
"Kelihatannya dahan itu baru
saja ditebang.."
: ucap Robin.
"Eeehh!??"
"Kelihatannya kapal itu juga
baru-baru ini sampai di sini.."

: ucap Robin lagi.
"Kapalnya
sendiri tak separah yang
kupikir seharusnya bisa
terjadi.."
"Kapal itu bisa melewati ikan-
ikan tadi dan sampai di sini!?

Cuma masalah waktu sampai
angkatan laut sampai di
tempat ini!!!"
: teriak Usopp.

"Eeeh!!!?? Apa artinya informasi tentang pertukaran
ini sudah bocor!!??"
: Teriak Caesar.
"Jangan keras-keras!! ilmuan
bodoh!!!"
: bentak Usopp.

"Aku juga punya harga di
kepalaku!!
Kalau boss, Joker
berhenti menjadi Shichibukai,
maka tak ada yang bisa melindungiku lagi!!"
: ucap
Caesar.
"Kalau aku berkeliaran di
pulau yang ada angkatan
lautnya maka..."

: keluh Caesar.
"Hei, tunggu!!! Joker juga
cuma bajak laut biasa kan
sekarang!!??"
: Tanya Ussop.
"Ada apa, Law?? Kelihatannya
wajahmu muram.."
: ucap
Robin.
"Aku tak menduga ini
sama sekali...
Bagaimana
mungkin aku membuat
angkatan laut bergerak.."
: Law ingat kalau saat itu ia sempat
memberitahu Smoker kalau ia
akan pergi menuju Green Bit.
"Pertukaran ini tidak sah!!
Ayo batalkan saja!!!"
: teriak
Caesar.
"Angkatan laut juga
adalah musuhku, karena
bagaimanapun aku sudah
bekerja sama dengan Topi Jerami.."
: ucap Law.
"Lima belas menit lagi.. Aku
butuh kemampuan intel dan
penembak jitu kalian untuk
membantu.."
: ucap Law.
"Kita
masih belum tahu siapa saja
yang ada di sini. Kalau kalian menemukan sesuatu yang
aneh, segera komunikasikan.."
: perintah law.
"Aku mengerti!!"
: ucap Usopp.

Setelahnya, Usopp dan Robin
pergi untuk mencari
informasi. Sementara, waktu
yang tersisa sebelum
pertukaran adalah.. empat
belas menit.
"Ro-Robin, hutan ini
berbahaya!!
Tunggu, jangan
jauh-jauh dariku!!"
: ucap
Usopp.
"Siapa yang di sana
itu!!???
Apa kalian kelompok
Topi jerami!!??"
: tiba-tiba saja terdengar suatu teriakan.
"Ki-kita ketahuan!!?"
: pikir
Usopp.
Namun, mereka berdua
terus bersembunyi.
"Bukan!! Ini aku, Leo!!"
: ucap
suara lainnya. Ternyata, itu
adalah kumpulan pasukan
angkatan laut,
mereka sedang
berbicara dengan seseorang,
namun bukan Usopp dan Robin.
Selain kelompok Law
dan angkatan laut,
tampaknya ada kelompok
lain di sana.
"Dimana kau bersembunyi!??

Keluarlah!!!"
: teriak orang-
orang dari angkatan laut.
"Angkatan laut!! Tapi, dengan
siapa mereka berbicara??"

"Kelihatannya mereka sudah
tau kita ada di sini.."
: bisik
Robin.
"Kalian itu orang baik atau
jahat!???"
: teriak suara
misterius pada para angkatan
laut.
"Kami adalah angkatan
laut!! Kami adalah pelindung
masyarakat, jadi tentu saja kami orang baik-baik!!"
: jelas marine.
"Kalau begitu, berikan senjata
kalian pada kami!!"
: pinta suara
misterius.

"Mana mungkin kami
memberikannya!! Tunjukkan
dirimu!!!"
: Ucap Marine.
"Kami punya tugas!!"
: ucap
angkatan laut itu lagi.
Dan tiba-tiba, dengan sangat
cepat sesuatu terjadi.

"Gyaaaaa!!!!"
: para angkatan
laut tadi berteriak, dan kini
mereka telah dalam keadaan
telanjang. Tampaknya dengan sangat cepat, sosok misterius
itu berhasil merampas seluruh
pakaian angkatan laut.
"Kita semua telanjang!!!!"

"Apa-apaan hutan ini!!!???"
: Para angkatan laut berlari.


Sementara, samar-samar
bayangan sosok misterius itu
masih terlihat.
Robin tak mau
membiarkannya lolos begitu
saja. Kemudian..
"Mille Feuille, Campo de Pro-Wrestle!!!"
: Robin menciptakan hamparan
tangan yang mengejar sosok
itu.
Hingga akhirnya, Robin
berhasil menangkapnya.

"Waah!! Kabu-san!!"
: teriak
suara misterius.
"Aku mendapatkannya!!"

: ucap Robin.

"Tolong!! selamatkan kami!!"
:
teriak suara misterius.

"Kabu-san!!!"
"Ini...
mereka seperti...
kurcaci!!"
: ucap Robin.

"Eeeehhh!!???"
: Usopp kaget.


Versi Teks Oleh : www.beelzeta.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar