Versi text one piece chapter 727 Para Pahlawan Menghadang

Versi text one piece chapter 727 Para Pahlawan Menghadang
Di arena kolesium, pertarungan masih terus
berlanjut. Tak mau melawan langsung,
tampak Rebecca terus berlari menghindari
serangan demi serangan yang dilancarkan
oleh musuhnya. Hal itu pun membuat para
penonton yang sejak awal memang
membencinya berteriak-teriak, "Berhenti lari
woi!! Jangan lari terus!!"
"Uwo!! Rebecca terus saja berlari!!" teriak
komentator juga. "Tampak Rolling Logan
mengejarnya, namun serangannya malah
mengenai kontestan lain yang juga mengejar
Rebecca!!"
"Rebecca sialan!! itu curang!!" teriak para
penonton lagi. "Bertarunglah!! Bertarunglah
dan keluarkan darahmu!! Berhentilah berlari,
Rebecca!! Dasar keluarga iblis!!"

One Piece Chapter 727 - Serbuan Para Prajurit
Teks Version by Beelzeta

"Itu.." Usopp melihat pertandingannya dari
layar monitor. Usopp kaget, apalagi setelah
mendengar penjelasan dari si tentara mainan.
"Kau bilang kalau kau adalah ayah
kandungnya.. apa itu benar?? dan dia itu cucu
dari raja artinya.. jadi mungkinkah saat kau
masih manusia dulu, kau adalah.."
"Semuanya dimulai dari pada malam yang
sangat penting itu.."
"Jawab aku!!" teriak Usopp. "Hei, apa kau
putra raja.."
"Tidak.. mungkin jauh sebelum itu.." ucap si
boneka tentara lagi. "Semuanya dimulai sejak
wanita bernama Monet itu mulai bekerja di
istana kerajaan.."
"Monet kau bilang??"
"Wanita burung dari Punk Hazard itu??"
"Dalam sepuluh tahun, negara ini berubah
secara drastis.. baik pemandangan maupun
rakyatnya." ucap si boneka tentara. Dan
flashback sebentar, dulu negeri itu begitu
tentram dan damai.
"Kudengar klian dikalahkan oleh bajak laut??"
"Ah tidak juga, raja Riku melindungi kami.."
"Kekeringan berlanjut, tapi bunganya tidak
layu.."
"Semuanya berkat para peri.."
"Aku mau makan lagi!! Aku mau makan
lagi!!!"
"Kalau kau punya tenaga untuk berteriak-
teriak begitu, artinya kau akan baik-baik saja.
Tak peduli seberapa miskin negara ini, yang
penting negara ini tidak berperang.."
Itulah beberapa percakapan yang dulu
pernah terjadi.
"Selama delapan ratus tahun raja Riku
memimpin, negeri ini tidak pernah berperang
sekalipun." jelas boneka tentara.
"Luar biasa.." ucap Robin.
"Memang, bagi sebuah negara untuk tidak
pernah berperang satu kalipun, mungkin bisa
dibilang itu adalah keajaiban. Dressrosa
memang negeri yang sangat damai. Namun..
mimpi buruk itu tiba-tiba saja menimpa
istana kerajaan.."
Flashback, tampak raja Riku yang baru saja
bangun dari tidurnya kaget karena tampak
seorang lelaki telah duduk dengan santainya
di jendela kamarnya. "Siapa kau!!??"
"Jangan berteriak, dan jangan memanggil
siapapun.." ucap lelaki itu, yang tak lain adalah
Doflamingo.
"Namaku Donquixote Doflamingo, aku hanya
kembali kemari sebagai raja sebenarnya dari
negeri ini." ucap Doflamingo.
"Aku telah memperhatikan bajak laut yang
kudengar akhir-akhir ini menggunakan nama
Donquixote.."
"Kau benar.. aku berasal dari keluarga
Donquixote yang itu.." ucap Doflamingo.
"Kudengar kau menyerang kapal yang
mengangkut uang bantuan dari Tenryuubito,
emas surga, dari tiap negara, kemudian
mengancam pemerintah dunia dan menjadi
shichibukai.."
"Fufufu, itu semua memang ada
hubungannya denganku, akulah yang
melakukan semua itu, aku tak takut sama
sekali dengan Tenryuubito. Yah, kalau kau
sudah tahu keberadaan dan kekuatanku,
maka kurasa ini tak akan sulit, langsung
saja.."
Doflamingo menatap dengan tatapan serius
dan lalu berkata, "Raja Riku, aku akan menjual
negara ini padamu dengan sepuluh milyar
berry!!"
Raja Riku kaget, "Negara ini tak punya.."
"Tentu saja, aku bisa juga tak memberimu
kesempatan ini dan hanya mengambilnya.."
ucap Doflamingo. "Waktumu sampai fajar tiba,
kau tak boleh memanggil bantuan dari
negara lain. Kemampuanmu sebagai raja
sedang diuji, jangan katakan tentang diriku
kepada rakyat."
Tak lama setelahnya raja pun
memberitahukan apa yang terjadi pada
pasukannya. Pasukan pun memberi saran,
"Bagaimana kalau kita melawan dengan
pertarungan, yang mulia!??"
"Tidak! Ada arena yang bagus utuk itu, tapi
pertarungan, manusia tak boleh membunuh
satu sama lain!!" ucap raja.
"Delapan ratus tahun yang kita lalui tanpa
peperangan menunjukan bahwa kita
bukanlah binatang!! Jangan biarkan diri
kalian terbawa nafsu dan tetaplah menjadi
manusia!! Aku tak akan membiarkan kalian
saling membunuh!!"
"Kita tak punya banyak waktu, sebarkan ini ke
seluruh kota!! Kumpulkan sepuluh milyar
berry dari seluruh negeri, jika kita tak bisa
melakukannya, negara ini akan jatuh ke
tangan bajak laut!! Untuk sesaat mungkin aku
akan kehilangan kepercayaan dari negeri ini,
tapi itu hanya untuk beberapa jam saja!!"
"Saat semuanya berakhir, mereka akan
kembali percaya!! hanya itu yang bisa kita
lakukan!! mereka tidak akan dibodohi oleh
kebohongan atau hal-hal semacamnya!!"
"Tapi.. tak seorang pun di negeri ini yang
memiliki uang sebanyak itu.." ucap komandan
Tank.
"Tetap kumpulkan sebanyak yang kalian bisa
supaya Dressrosa bisa tetap bertahan!!"
perintah raja Riku.
Setelahnya pasukan pun yang dipimpin oleh
komandan Tank disebar. Pasukan kerajaan
berkeliaran malam-malam seperti itu, orang-
orang tentu saja kaget. "Tentara di tengah
malam begini??"
"Kumpulkan semua uang yang ada di kota
ini!!" perintah komandan Tank tiba-tiba.
"Hei!! apa-apan ini!?? raja tak akan
membiarkan hal seperti ini terjadi!!" ucap
orang-orang.
"Ini adalah perintah dari raja!!"
"Apa!???"
"Cepat!! tak ada waktu untuk
menjelaskannya!! Tetaplah percaya pada raja
Riku!! bawa kemari semua uang yang kalian
miliki!!" pinta komandan Tank.
"Tapi ini terlalu mendadak, dan.."
"Hei lihat video denden mushinya!!"
"Kepada seluruh warga Dressrosa.." tampak
raja Riku di layar.
"Itu raja Riku!!" seru senang para penduduk.
Namun, mereka kaget karena ternyata
memang benar raja Riku meminta
pasukannya untuk meminta agar mereka
meminta uang pada rakyat. "Aku ada
permintaan yang mendadak kepada kalian
semua, ini permintaan yang sangat tidak adil
dan kalian tidak akan mempercayainya, aku
tidak bisa memberitahukan alasannya, tapi..
seluruh aset dari negeri ini.. Tolong pinjami
aku semua uang kalian!!!"
Raja Riku menundukkan kepalanya.
"Raja.. berlutut.." orang-orang shock dan
kaget.
"Tapi kenapa!?? Ini terlalu tiba-tiba!!"
"Yang mulia, kenapa anda berlutut!??"
pasukan di sebelahnya berusaha untuk
membangunkan. "Tidak boleh, anda adalah
raja negara ini!! tolong hentikan, angkat
kepala anda!! Bagaimana bisa anda
menghadapi leluhur anda nanti!?? anda akan
jadi bahan tertawaan seluruh dunia, tolong
hentikan!!"
Raja RIku terus berlutut, "Kumohon!! Ini
bukanlah lelucon!! Sebagai bukti, aku tak
keberatan kalau tangan dan kakiku dipotong
di sini saat ini juga!!"
Di sisi komandan Tank, ia ingat akan kata-
kata raja beberapa saat yang lalu. "Dengarkan
aku Tank, jika hal buruk terjadi, aku akan
menjatuhkan Doflamingo, setelah itu
kuserahkan semua padamu, gunakan
kekuatan negara-negara itu yang ada di
sekelilingmu. Bagaimanapun caranya, kita
harus mengumpulkan uang itu."
Kembali ke apar rakyat, setelah mendengar
kata-kata raja tadi, akhirnya mereka tergerak
untuk mau menyerahkan uang mereka.
"Cepat semuanya!! Ayo kita lakukan apa yang
raja kita perintahkan dan mengumpulkan
uang kita!!"
"Tak mungkin orang sebaik raja Riku akan
melakukan ini dengan niat buruk!!"
"Ini bukan lelucon, pasti ada alasannya!! ayo
ambil uang kita!!"
"Hikh, maafkan kami.." komandan Tank
menangis, "Kami berhutang pada kalian!!"
ucapnya, sementara para pasukan sudah
mengangkut kantung-kantung uang yang
rakyat berikan.
"Cepat bawa uangnya ke istana, cepat!!"
Setelahnya, secara mengejutkan tampak di
layar monitor raja Riku sedang menunggangi
kuda dan buru-buru menuju kota sebelah
selatan, Sevio.
"Komandan Tank, raja sedang berada di
Sevio!!"
"Raja ada di layar!!"
"Apa!??"
Di tempat raja berada sekarang, orang-orang
di sana kaget. "Yang mulia, anda tak perlu
mendatangi kami langsung.."
"Lari.." ucap raja.
"Raja Riku!! aku tak tahu kenapa anda
melakukan ini, tapi kami percaya pada anda!!"
"Lari!!" ucap raja Riku lagi, dengan air mata
yang menetes di wajahnya.
"Eh??"
"Gyaa!!!"
Raja Riku tiba-tiba membantai rakyatnya
sambil menunggangi kuda.
"Raja Riku, apa yang anda lakukan!!??"
Tak sekedar membasmi manusia, raja Riku
bahkan menembakkan panah api untuk
membakar perumahan warga.
"Hentikan!! kumohon hentikan!!" ucap raja
Riku sambil terus menangis, tampaknya ia tak
bisa mengendalikan dirinya sendiri.
"Raja Riku, apa ada kesalah pahaman??
tolong hentikan!!"
"Minggir dari jalanku!! pergi menjauh
dariku!!" pinta raja Riku.
"Uwaaaaaa!!!!!"
Raja Riku menebas orang-orang yang
dilewatinya.
"Kyaaaa!!!!"
"Bahkan para tentara!!"
"Tubuhku... bergerak sendiri!!" ucap raja Riku.
"Yang mulia.. apa yang anda lakukan.."
komandan Tank yang melihat dari layar
benar-benar tak mengerti dengan apa yang
terjadi.
"Fufufu..." dari kejauhan Doflamingo tertawa.
Tak salah lagi, ialah yang telah menggunakan
kekuatannya untuk mengendalikan tubuh
raja Riku. "Sheesh.. fufufu.. raja yang
mengerikan sekali.." ucapnya.
"Ayolah, malam baru saja dimulai, tentara,
kalian juga harus menari!!" Doflamingo juga
menggunakan benang-benang awannya
untuk mengendalikan para tentara. "Parasit!!"
Setelahnya tak hanya raja, para tentara pun
lepas kendali dan menyerang orang-orang.
"Kyaa!!! vahkan para tentara juga lepas
kendali!!"
"Uwaah!!! komandan!!!"
"Tubuhku.. bukan aku.." bahkan komandan
Tank juga sudah dikendalikan. "Aku juga...
kenapa tubuhku bergerak sendiri!? haa.. apa
raja juga mengalami hal yang sama!??"
Para rakyat histeris, menjerit, "Raja Riku,
kenapa!??"
"Dia tak akan melakukan kesalahan seperti ini,
kan!??"
"Gyaaa!!! apa yang harus kita lakukan!???"
Dengan air mata yang terus menetes,
mengalir deras, raja Riku yang tak bisa
mengendalikan dirinya terus menyerang satu
per satu rakyatnya. "Aku tak bisa mengatakan
alasannya.. negeri ini sudah tamat.." ucapnya
dalam hati.
"Ini perbuatan Doflamingo, ini jebakan.."
"Ada apa dengan raja!??"
"Tolong hentikan!!!"
Para rakyat masih belum tahu apa yang
sebenarnya terjadi.
Sementara itu di belakang tempat Doflamingo
duduk, tampak juga tiga orang lainnya yang
juga ikut muncul. "Hei hei, sekarang giliran
kami, kan, Doffy??"
"Jangan terlalu bersemangat, bodoh.. negeri
ini perlu ketakutan yang lebih besar lagi!! Dan
setelah mereka seudah membuang raja Riku
dari hati mereka yang paling dalam, itulah
saatnya pahlawan untuk muncul!!" ucap
Doflamingo.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar